Dorong Peningkatan Produksi Usaha Jamur Tiram, Tim PKM DIKTI Undip Beri Pendampingan UKM

AKURAT.CO KLATEN - Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, yang diketuai Ir. Kustopo Budiraharjo, M.P, dengan anggota Dr. Sunarno, S.Si., M.Si., dan Kadhung Prayoga, S.P., M.Sc, beri pendampingan usaha jamur tiram di Kabupaten Klaten.
Pendampingan oleh Tim Pengabdi Undip tersebut, dalam upaya membantu pelaku usaha jamur tiram agar dapat meningkatkan produksi usaha.
Dalam kegitan ini, Tim Pengabdi Undip bermitra dengan Joko Sugiri, selaku pemilik Usaha Keripik Jamur Ngudi Rejeki di Desa Bono, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.
Tim Pengabdian Masyarakat Undip juga dibantu oleh mahasiswa, dalam memberikan pendampingan dan sosialisasi program, guna menunjang peningkatan produksi dan manajemen usaha dari UKM yang ditekuni Joko Sugiri sebagai mitra dalam kegiatan ini.
Dalam pendampingan tersebut, selain memberikan pelatihan, Tim Pengabdian Masyarakat Undip juga memberikan bantuan alat teknologi tepat guna berupa mesin boiler guna mempercepat proses produksi budidaya jamur.
"Sebelumnya, kami memerlukan waktu yang cukup lama untuk produksi, yaitu 1x24 jam dalam proses mensterilisasi dan mendinginkan baglog jamur, serta menghabiskan 5 tabung gas ukuran 3 kg untuk kapasitas 600 baglog dalam sekali proses produksi," papar Joko Sugiri, selaku pemilik Usaha Keripik Jamur Ngudi Rejeki.
Baca Juga: Usai Diwisuda Doktor Administrasi Publik Undip, Joko Berharap Penggunaan Dana Desa Tak Disetir
Kini, setelah adanya penerapan teknologi tepat guna berupa mesin boiler dari Tim Pengabdian Undip, dengan waktu produksi yang sama, pihaknya mampu mensterilisasikan sebanyak 1.200 baglog.
Tidak hanya itu, penggunaan bahan bakar berupa gas elpiji juga bisa dikurangi. Jika sebelumnya membutuhkan 5 tabung, kini, meski jumlah produksi berlipat, namun bahan bakar yang dibutuhkan hanya 3 tabung gas ukuran 3 kg.
"Artinya proses produksi 2 kali lebih cepat dari sebelumnya dan lebih hemat dalam penggunaan gas," tandasnya.
Baca Juga: Bangkitkan Kesadaran Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Undip Gelar Edukasi dan Demo Masak MPASI
Dalam kesempatan tersebut, Joko Sugiri selaku pemilik Usaha Keripik Jamur Ngudi Rejeki, juga menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan yang dilakukan Tim Pengabdi Undip.
"Kami sangat berterima kasih atas bimbingan serta pendampingan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melalui Tim PKM Undip," tambahnya.
Sementara, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Undip Kustopo Budiraharjo, berharap dengan adanya pendampingan dan penerapan mesin tepat guna tersebut, dapat membantu meningkatkan skala produksi budidaya jamur dari mitra.
"Kami Tim Pengabdian Undip, dengan penyokong dana dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tahun anggaran 2023 ini, mencoba membantu peningkatan skala produksi Budidaya Jamur Milik Pak Joko di Klaten, mengingat jamur tiram ini sangat mudah untuk dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomi yang baik serta membantu melengkapi kebutuhan pangan lokal," terang Kustopo.
Pihaknya juga berharap, dengan adanya kegiatan pendampingan usaha tersebut, dapat menjadi tambahan semangat baru bagi pelaku usaha jamur tiram, agar mampu memperluas skala usaha di daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat





