Kuliner Unik Jateng: Tongseng Bebek Cak Gondrong di Pekalongan, Rasanya Tetap Mantap Meski Tanpa Kambing

JATENG.AKURAT.CO, Tongseng adalah kuliner biasanya menggunakan daging kambing sebagai bahan utama.
Namun tidak demikian dengan tongseng Cak Gondrong di Desa Purwodadi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan.
Pemilik Warung Cak Gondrong ini bernama asli Kushendarto, masakan tongseng nya ini unik, karena malah membuka warung tongseng bebek.
Baca Juga: Kuliner Enak Jateng: Ada 4 Warung Es Legend di Kota Kudus, Asyik Buat Jajan Saat Liburan
Karena keunikannya itu, warung di jalur alternatif Sragi-Bojong, Pekalongan itu hampir tiap hari dipenuhi pembeli.
Tak ubahnya seperti tongseng berbahan daging kambing, tongseng bebek Cak Gondrong juga disajikan dengan mentimun, bawang bombay, dan tomat.
Sementara daging bebeknya dipotong kecil-kecil. Aroma rempah cukup tajam serta rasanya juga agak pedas.
mencicipi makanan tersebut rasanya lezat, tekstur dagingnya lunak sehingga mudah dikunyah.
Yang menarik, di Warung Tongseng Cak Gondrong ini kuliner tersebut tidak menggunakan micin atau penyedap rasa.
Warung makan ini menyediakan makanan tongseng dari tongseng bebek, entok, dan ayam. Semuanya tidak menggunakan penyedap rasa.
Kushendarto mengungkapkan cara memasak daging bebek agar lunak dan enak untuk dijadikan tongseng.
Sebelum bebek dimasak, bebek dipotong beberapa potongan lalu dagingnya diungkep dengan jahe dan daun salam.
Setelah itu, daging bebek dicampur dengan sejumlah bumbu dan rempah-rempah serta ramuan khas Cak Gondrong. Prosesnya tidak lama, sekitar 30 menit.
Satu porsi tongseng bebek dijual Rp 40 ribu dan Rp 35 ribu untuk tongseng ayam.
Pelanggannya dari berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat umum, pegawai negeri sipil, anggota kepolisian, dan lain sebagainya.
Untuk menjaga kepuasan konsumen, Cak Gondrong selalu menanyakan apakah ada komplain dari pelanggan. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







