Jateng

Peninggalan Bangunan Bersejarah: Wisma BCA Salatiga, Keindahan dan Sejarah yang Tetap Terjaga di Pusat Kota

Theo Adi Pratama | 14 Januari 2024, 15:00 WIB
Peninggalan Bangunan Bersejarah: Wisma BCA Salatiga, Keindahan dan Sejarah yang Tetap Terjaga di Pusat Kota

AKURAT.CO Sejarah, Wisma BCA Salatiga, sebuah gemerlap sejarah di tengah pusat kota strategis di Jalan Diponegoro, menjadi bukti tegaknya warisan zaman kolonial Belanda yang tak terlupakan.

Kawasan ini, dahulu dikenal sebagai Toentangscheweg, telah berkembang menjadi Europeesche Wijk, pusat kota bagi bangsa Eropa yang memiliki pengaruh besar pada perkembangan Salatiga.

Baca Juga: Jejak Peninggalan Sejarah Kota Salatiga: Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Tamansari

Lokasi Strategis dengan Jejak Sejarah yang Kaya

Terletak di pusat kota Salatiga, Wisma BCA menduduki lahan yang memiliki jejak sejarah yang kaya.

Toentangscheweg, yang menjadi Europeesche Wijk, menjadi tempat eksklusif bagi orang Eropa, Timur, dan masyarakat pribumi dengan penghasilan setara. Daerah ini menjadi pusat perekonomian yang ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan.

Bangunan Bersejarah yang Megah

Dengan perkiraan usia sekitar 100 tahun, Wisma BCA Salatiga menjadi bukti hidup peninggalan zaman kolonial Belanda.

Bangunan ini, yang awalnya dikenal sebagai De Mestein Pensioens Hotel, menyajikan arsitektur bergaya art deco dengan ornamen yang unik.

Menara klasik yang dijadikan anjungan tunai mandiri memberikan sentuhan klasik pada bangunan ini.

Baca Juga: Sejarah dan Perjalanan Gedung Papak: Jejak Peninggalan Bersejarah di Kantor Wali Kota Salatiga

Arsitektur Art Deco dengan Sentuhan Indo-Eropa

Gaya desain art deco yang kental terlihat pada jendela-jendela lancip dan bentuk segi delapan bangunan ini.

Konsep rumah tetirah, dengan jendela lancip yang khas, menambah keunikan arsitektur.

Bangunan ini dirancang dengan gaya indo-eropa yang menciptakan harmoni antara keindahan alam dan keunikan desain.

Penggunaan Fasilitas yang Beragam

Keberadaan pendopo di depan dan belakang bangunan memberikan ruang untuk menikmati keindahan alam sekitar pusat Kota Salatiga.

Sebelum diakuisisi oleh Bank BCA, bangunan ini pernah menjadi salon harapan.

Penggunaan yang beragam menunjukkan fleksibilitas dan relevansinya dalam berbagai konteks sejarah dan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Misteri yang Tersembunyi di Gunung Kawi: Keseimbangan Antara Aura Mistis dan Keindahan Alam

Pengakuan Sebagai Bangunan Cagar Budaya

Pentingnya Warisan ini diakui oleh pemerintah Kota Salatiga, yang menetapkan Wisma BCA sebagai bangunan cagar budaya dengan inventaris 11-73/Sla/10.

Pengakuan ini menjadi langkah penting dalam menjaga dan melestarikan keberlanjutan bangunan ini sebagai warisan bersejarah.

Peran Penting dalam Sejarah Kota Salatiga

Sebagai bagian dari pusat Kota Salatiga yang bersih, indah, dan nyaman pada masa kolonial Belanda, Wisma BCA Salatiga memiliki peran signifikan dalam menarik orang Eropa dan masyarakat pribumi.

Penginapan pada zaman itu menjadi simbol kondisi alam yang damai dan ramah.

Baca Juga: Misteri yang Tersembunyi di Gunung Kawi: Keseimbangan Antara Aura Mistis dan Keindahan Alam

Lestarikan dan Nikmati Keindahan Pusaka Sejarah

Dengan perawatan yang baik oleh pengelola bangunan, Wisma BCA Salatiga tetap menjadi saksi hidup dari masa lalu yang perkasa.

Keputusan untuk menjaga dan melestarikan bangunan ini adalah investasi pada kekayaan budaya dan sejarah yang tak ternilai.

Wisma BCA Salatiga, dengan segala kemegahan dan sejarahnya, menunggu untuk dijelajahi dan dinikmati oleh generasi masa depan.

Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kota ini, warisan ini menceritakan cerita perjalanan Salatiga yang perlu dihargai dan dilestarikan untuk menjaga keindahan masa lalu.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.