Jateng

Sejarah dan Perjalanan Gedung Papak: Jejak Peninggalan Bersejarah di Kantor Wali Kota Salatiga

Theo Adi Pratama | 14 Januari 2024, 12:00 WIB
Sejarah dan Perjalanan Gedung Papak: Jejak Peninggalan Bersejarah di Kantor Wali Kota Salatiga

AKURAT.CO Sejarah, Salatiga, sebuah kota yang terkenal dengan keindahan alamnya, ternyata juga menyimpan rahasia sejarah yang menarik.

Salah satu bangunan yang mencuri perhatian adalah Kantor Wali Kota Salatiga, yang lebih dikenal dengan sebutan Gedung Papak.

Ternyata, bangunan ini memiliki jejak sejarah yang kaya, menunjukkan warisan peninggalan Belanda di kota ini.

Baca Juga: Perjalanan Stasiun Solo Kota: Jejak Sejarah dan Keaslian Arsitektur di Kota Solo

Asal-usul Gedung Papak: Milik Orang Belanda

Gedung Papak, yang kini menjadi Kantor Wali Kota Salatiga, ternyata dulunya adalah properti milik seorang warga Belanda bernama Van Heeckereh Van Der Schoor.

Pada masa penjajahan Belanda, gedung ini dijadikan Markas Tentara Republik Indonesia di bawah pimpinan GPH Djatikusumo.

Namun, setelah kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Kota Salatiga memutuskan untuk membeli gedung tersebut.

Bangunan Cagar Budaya: Gedung Papak

Kantor Wali Kota Salatiga, atau Gedung Papak, memiliki status sebagai bangunan cagar budaya.

Hal ini berarti bahwa gedung ini dilindungi oleh pemerintah dan tidak boleh dirobohkan.

Keberadaan Gedung Papak menjadi salah satu saksi bisu dari masa lalu dan kini menjadi simbol keberagaman arsitektur kota Salatiga.

Baca Juga: Perjalanan Kisah Pura Mangkunegaran: Keindahan Arsitektur dan Sejarah Kerajaan Surakarta

Karakteristik Bangunan: Khas Belanda yang Megah

Gedung Papak memiliki ciri khas arsitektur Belanda yang megah dan kokoh.

Kehadirannya yang mencolok membuatnya menjadi pusat perhatian, bahkan banyak orang dari luar Salatiga yang tertarik untuk mendokumentasikan keindahannya atau menggunakan bangunan ini sebagai latar belakang fotografi mereka.

Perawatan dan Kehadiran Asri

Meskipun telah berusia, Gedung Papak tetap terjaga keasliannya. Perawatan terutama difokuskan pada cat dinding dan genting jika terjadi kebocoran.

Keindahan dan keasrian lingkungan sekitar Gedung Papak membuatnya menjadi destinasi menarik, terutama saat musim liburan atau akhir pekan.

Baca Juga: Sejarah dan Perjalanan Benteng Vastenburg: Jejak Benteng Bersejarah Kolonial Belanda di Pusat Surakarta

Kunjungi Kantor Wali Kota Salatiga

Bagi yang berkunjung ke Salatiga, mengunjungi Kantor Wali Kota atau Gedung Papak bisa menjadi pengalaman bersejarah.

Bangunan ini tidak hanya menyimpan cerita masa lalu, tetapi juga memberikan pengalaman melihat dekat keindahan arsitektur Belanda yang masih kokoh dan berdiri megah hingga saat ini.

Gedung Papak, dengan segala daya tariknya, menjadi bagian integral dari identitas sejarah dan budaya Salatiga.

Pengunjung yang melihatnya akan terpukau oleh keelokan bangunan yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kota ini.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.