Sudah Ada Sejak Tahun 1955, Ini 5 Fakta Menarik Nasi Gandul, Kuliner Khas Kota Pati yang Banyak Penggemarnya

AKURAT.CO JATENG - Sudah Ada Sejak Tahun 1955, Ini 5 Fakta Menarik Nasi Gandul, Kuliner Khas Kota Pati yang Banyak Penggemarnya.
Kabupaten Pati merupakan kawasan yang terletak di pesisir utara Pulau Jawa. Daerah ini terkenal dengan hasil laut yang melimpah.
Meskipun kawasan pesisir, tapi di Kabupaten Pati makanan khas yang terkenal justru olahan nasi dengan daging. Yakni Nasi Gandul.
Baca Juga: Mencicipi Cita Rasa Istimewa Klaten: Rekomendasi 3 Kuliner Khas yang Menggugah Selera
Nasi Gandul menjadi kuliner khas Pati yang juga banyak di jual orang Pati di luar daerah. Tak sulik kok untuk menemui warung Nasi Gandul di luar Pati.
Nah, penasaran gak sih, apa saja fakta unik dibalik terciptanya Nasi Gandul kuliner khas Pati ini. Berikut ulasannya.
- Lauk Pelengkap Nasi Gandul
Di Pati, menikmati nasi gandul tak lengkap tanpa adanya tempe goreng yang renyah dan sundukan aneka macam sebagai lauknya.
Di warung nasi gandul, banyak disediakan beraneka macam lauk yang dijejer di atas meja agar pembeli bisa memilih sendiri.
Di Pati, telur bacem juga menjadi salah satu pelengkap nasi gandul yang digemari. Ditambah dengan sambal dan kecap, menambah nikmat rasa nasi gandul khas Pati ini.
Baca Juga: 6 Kuliner Khas Kota Pekalongan, Ada Masakan Unik Bernama ‘Pindang Tetel’
- Asal Usul Nama Nasi Gandul
Dikutip dari jatengprov.go.id, nama nasi gandul diadopsi dari cara penjual nasi gandul menjajakan dagangan dengan memikulnya di pundak kanan dan kiri sehingga saat berjalan dagangannya akan berayun ayun atau gondal gandul dalam bahasa jawa.
Hingga kini nama nasi gandul masih melekat pada kuliner tradisional Pati ini meskipun hampir semua penjualnya yang berjualannya magrog atau menempati suatu tempat atau rumah makan.
- Sudah Ada Sejak Tahun 1955
Melansir dari berbagai sumber, Nasi Gandul ini pertama kali dijual oleh seseorang bernama Pak Meled di Pati.
Dia adalah warga Desa Gajahmati yang pertama kali jualan Nasi Gandul pada tahun 1955.
Usaha Nasi Gandul itu lalu diteruskan oleh menantunya hingga saat ini. Oleh karena itu Desa Gajahmati di Pati dijuluki sebagai Pusat Nasi Gandul.
- Warung Nasi Gandul Paling Legend di Pati, Nasi Gandul Romantis Pak Sardi
Di Pati banyak sekali rumah atau warung makam yang menyediakan menu nasi gandul. Namun yang paling terkenal adalah Nasi Gandul Romantis Pak Sardi.
Sudah buka sejak 1978, Nasi Gandul Romantis Pak Sardi tak pernah sepi pembeli, lho.
Banyak yang mengakui, rasa dari nasi gandulnya tak pernah berubah, masih sama enaknya seperti saat pertama kali buka.
Buka mulai pukul 16.00-22.00, Nasi Gandul Romantis Pak Sardi berlokasi di Panunggulan, Gajahmati, Pati.
Bila mau mencicipi nasi gandul Pak Sardi, wajib sabar menunggu ya karena hampir setiap hari antriannya cukup banyak.
- Cara Penyajian Nasi Gandul yang Unik
Berbeda dari lainnya, nasi gandul punya keunikan tersendiri dalam cara penyajiannya yaitu pedagang akan melapisi piring pembeli dengan daun pisang sebelum diisi makanan.
Selain itu, pembeli juga bisa memilih bagian mana yang akan menjadi isian nasi gandulnya. Ada daging, empal atau jeroan sapi yang sudah dimasak bacem dan bisa dipilih oleh pembeli.
Setelah dipilih, barulah daging atau jerohannya dipotongkan oleh penjual di atas nasi.
Di warung-warung nasi gandul, akan terlihat gerabah-gerabah berisi kuah khas hidangan Pati ini.
Itulah ulasan 5 Fakta Menarik Nasi Gandul, Kuliner Khas Pati yang Juga Banyak Dijual di Beberapa Daerah di Jawa Tengah. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?





