Jateng

Mercedes Beri Penilaian Baru soal Upgrade W17 Usai Kualifikasi GP Singapura 2026

Theo Adi Pratama | 11 Oktober 2026, 13:03 WIB
Mercedes Beri Penilaian Baru soal Upgrade W17 Usai Kualifikasi GP Singapura 2026

JATENG.AKURAT.CO, Mercedes akhirnya memberikan penilaian baru terhadap paket upgrade W17 yang sempat membuat mereka kebingungan sepanjang akhir pekan Grand Prix Singapura 2026.

Setelah menjalani strategi split spec atau spesifikasi terpisah antara kedua pembalapnya di Sirkuit Marina Bay, tim asal Brackley itu mulai menemukan titik terang.

Kimi Antonelli, yang tetap menggunakan paket upgrade baru, berhasil bangkit dari keterpurukan di sesi Sprint Qualifying dan mengamankan posisi start keempat pada kualifikasi balapan utama, hanya tertinggal 0,189 detik dari Max Verstappen yang meraih pole position.

Sementara itu, George Russell yang kembali menggunakan spesifikasi lama harus puas start dari posisi keenam sebelum nantinya turun ke barisan belakang akibat penalti power unit.

Hasil ini menjadi angin segar bagi Mercedes yang sebelumnya diterpa keraguan soal efektivitas upgrade besar-besaran yang mereka perkenalkan sejak GP Malaysia.

Lantas, seberapa besar kemajuan yang sebenarnya telah dicapai Mercedes, dan apa kata Toto Wolff soal performa W17 yang telah diperbarui ini?

Baca Juga: Kekhawatiran Terbesar Verstappen Jelang GP Singapura 2026: Start Buruk Red Bull

Strategi Split Spec yang Berbuah Jawaban

Mercedes memilih pendekatan yang tidak biasa di Singapura dengan memberikan spesifikasi mobil yang berbeda kepada kedua pembalapnya. George Russell kembali menggunakan paket lama yang pernah membawa kemenangan di Azerbaijan, sementara Kimi Antonelli tetap menjalankan paket upgrade baru yang mencakup lantai dan sidepod yang direvisi.

Tujuan utamanya jelas: mendapatkan data perbandingan langsung antara kedua spesifikasi dalam kondisi lintasan yang sama. Hasilnya, Russell sempat tampil lebih cepat pada hari Jumat, bahkan mengungguli Antonelli dengan selisih rata-rata enam persepuluh detik di sesi Sprint Qualifying.

Namun, insiden kecelakaan yang dialami Russell di Sprint Race mengubah dinamika, dan Antonelli justru tampil lebih kompetitif di kualifikasi utama.

Baca Juga: McLaren Peringatkan Norris dan Piastri Usai Tabrakan di Sprint Singapura: "Tidak Bisa Diterima"

Antonelli Mulai "Melihat Potensi" Paket Baru

Pembalap Italia yang saat ini memimpin klasemen pembalap itu mengakui bahwa perjalanan menuju performa kualifikasi yang solid bukanlah hal yang mudah. Ia sempat menyebut mobil dengan upgrade baru sebagai "sangat sulit, sangat tidak terduga, dan sangat sulit untuk menyelesaikan satu lap" pada sesi Sprint Qualifying.

Namun, setelah tim melakukan perubahan set-up besar-besaran dan menemukan akar masalahnya, Antonelli merasakan perbedaan yang signifikan. "Ya, itu terasa lebih baik, di tempat yang lebih baik," ujar Antonelli usai kualifikasi.

"Saya merasa tim melakukan pekerjaan luar biasa dalam melakukan perubahan ini dan menempatkan mobil di jendela yang lebih baik. Secara keseluruhan, saya pikir hari ini adalah hari yang lebih baik, dan kami mulai melihat potensi dari paket ini".

Toto Wolff: Masalah Sudah Teratasi

Prinsipal Tim Mercedes, Toto Wolff, memberikan penilaian yang lebih tegas. Ia mengungkapkan bahwa masalah yang selama ini membelit mobil Antonelli telah berhasil "dial out" atau dihilangkan oleh para insinyur dan pembalapnya.

"Update-nya tampaknya sudah bekerja sekarang. Kimi dan insinyurnya telah menghilangkan masalahnya," kata Wolff kepada Sky Sports F1. Wolff juga menyebut bahwa kualifikasi kali ini merupakan hasil yang positif, dengan selisih hanya satu setengah hingga dua persepuluh detik dari pole position.

Meski begitu, ia tetap berhati-hati dan menegaskan bahwa masih dibutuhkan lebih banyak bukti, terutama terkait degradasi ban pada balapan jarak penuh.

Catatan Khusus soal Mobil Russell

Dalam penilaiannya, Wolff juga menyoroti kondisi mobil George Russell yang harus dibangun ulang setelah kecelakaan di Sprint Race. Ia mengakui bahwa mobil tersebut mungkin tidak kembali ke kondisi sempurna seperti sebelum insiden.

"Mekaniknya melakukan pekerjaan luar biasa, tetapi mungkin pada akhirnya, kami tidak memiliki semua sensor di mobil, dan rasanya tidak sebaik sebelumnya," jelas Wolff.

Hal ini menjadi catatan penting karena data perbandingan antara kedua spesifikasi menjadi kurang ideal akibat insiden tersebut. Meski demikian, Wolff tetap menilai bahwa Russell telah melakukan tugasnya dengan baik mengingat kondisi yang ada.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.