Jateng

PSIS Semarang Bidik Kemenangan Keempat, Misi Tekuk Persiraja Bidik Pemuncak Klasemen Grup A!

Arixc Ardana | 9 Oktober 2026, 14:40 WIB
PSIS Semarang Bidik Kemenangan Keempat, Misi Tekuk Persiraja Bidik Pemuncak Klasemen Grup A!

JATENG.AKURAT.CO, SEMARANG – PSIS Semarang menatap laga pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027 dengan optimisme tinggi.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Laskar Mahesa Jenar bertekad melanjutkan tren positif saat menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (9/10) malam.

Modal PSIS terbilang menjanjikan. Dari empat pertandingan yang telah dilakoni, tim besutan Widodo Cahyono Putro sukses membukukan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.

Catatan tersebut menempatkan PSIS di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan sembilan poin, setelah terkena pengurangan satu poin.

PSIS hanya terpaut satu poin dari PSMS Medan yang saat ini menduduki puncak klasemen.

Kondisi tersebut membuat kemenangan atas Persiraja menjadi kesempatan penting bagi Mahesa Jenar untuk terus menempel pemuncak klasemen sekaligus menjaga persaingan di papan atas.

Namun, lawan yang akan dihadapi bukan berarti bisa dipandang sebelah mata.

Persiraja Banda Aceh datang ke Semarang dengan catatan kurang menggembirakan.

Laskar Rencong belum mampu meraih poin dalam empat pertandingan awal musim ini setelah menelan empat kekalahan secara beruntun.

Meski secara statistik PSIS lebih diunggulkan, pelatih Widodo Cahyono Putro atau yang akrab disapa WCP meminta anak asuhnya tetap membumi.

Ia menegaskan bahwa tren negatif Persiraja tidak boleh membuat para pemain kehilangan fokus dan menganggap pertandingan akan berjalan mudah.

"Kami sudah siap untuk jalani laga lawan Persiraja. Kesiapannya mungkin sudah lebih dari 100 persen. Tapi saya tekankan tidak boleh meremehkan lawan, meski dalam beberapa laga Persiraja belum memenangkan laga, namun mereka masih bisa cetak gol. Ini harus tetap diwaspadai," ucap WCP.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa PSIS tidak ingin terpeleset akibat rasa percaya diri berlebihan.

Terlebih, Persiraja tentu datang dengan motivasi untuk mengakhiri rentetan kekalahan dan mencuri poin di kandang Mahesa Jenar.

Evaluasi Penyelesaian Akhir Jadi Perhatian

Selain mengingatkan pemain agar tidak meremehkan lawan, WCP juga menyoroti sejumlah aspek permainan PSIS yang masih perlu diperbaiki.

Kemenangan tipis 1-0 atas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan sebelumnya menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih.

Meski berhasil mengamankan tiga poin di kandang sendiri, PSIS dinilai masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam memaksimalkan peluang menjadi gol.

Menurut WCP, evaluasi tidak hanya berfokus pada penyelesaian akhir, tetapi juga menyangkut kualitas permainan tim secara keseluruhan.

"Kita evaluasi keseluruhan. Tidak hanya terkait banyaknya peluang yang gagal dikoversimenjadi gol, terpenting bagaimana cara bermain kita. Ini sangat penting. Pemain sudah berhasil ciptakan peluang, tinggal final pass-nya. Kita sudah terus asah itu dalam latihan. Yang pasti, saya suka terjadi banyak gol dalam permainan," tegasnya.

Catatan tersebut menjadi perhatian penting menjelang duel kontra Persiraja.

Kemampuan menciptakan peluang memang menjadi modal positif, tetapi PSIS membutuhkan efektivitas yang lebih baik agar dominasi permainan dapat berbuah gol.

Latihan penyelesaian akhir dan peningkatan kualitas umpan terakhir pun terus diasah. Harapannya, peluang-peluang yang tercipta dalam pertandingan nanti tidak kembali terbuang sia-sia.

Apalagi, bermain di Stadion Jatidiri memberikan kesempatan bagi PSIS untuk mengendalikan permainan dan menekan pertahanan lawan sejak awal pertandingan.

WCP Tak Peduli Siapa Pencetak Gol, yang Penting PSIS Menang

Menghadapi Persiraja, WCP juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh pemainnya. Ia meminta setiap peluang yang didapat, sekecil apa pun, dimaksimalkan demi kepentingan tim.

Bagi pelatih PSIS tersebut, kemenangan jauh lebih penting daripada siapa yang mencatatkan namanya di papan skor.

"Saya harap ke setiap pemain, siapa pun itu, peluang sekecil apa pun, tolong diusahakan jadi gol. Bukan masalah siapa yang cetak gol, terpenting adalah tim ini bisa menang," pungkasnya.

Pesan itu sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama dan efektivitas seluruh lini.

PSIS tidak bisa hanya mengandalkan satu atau dua pemain untuk menjadi penentu kemenangan, melainkan membutuhkan kontribusi kolektif dari seluruh anggota tim.

Dengan modal tiga kemenangan, satu hasil imbang, serta dukungan publik Stadion Jatidiri, PSIS memiliki peluang untuk kembali mengamankan hasil positif. Namun, konsistensi permainan dan ketajaman di depan gawang akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir.

Duel melawan Persiraja pun bukan sekadar kesempatan menambah tiga poin. Bagi Mahesa Jenar, pertandingan ini juga menjadi momentum untuk membuktikan bahwa performa impresif pada awal musim dapat dipertahankan.

Jika mampu tampil disiplin, menjaga fokus, dan memaksimalkan peluang, PSIS berpeluang melanjutkan tren positif sekaligus memberikan tekanan lebih besar dalam persaingan di Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.