Jateng

BREAKING: Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Akhiri Era 21 Tahun

Theo Adi Pratama | 7 Oktober 2026, 08:52 WIB
BREAKING: Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Akhiri Era 21 Tahun
Lionel Messi resmi pensiun dari Timnas Argentina

JATENG.AKURAT.CO, Kabar yang ditunggu sekaligus ditakuti penggemar sepak bola akhirnya tiba. Lionel Messi secara resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional Argentina.

Keputusan itu disampaikan lewat sebuah surat yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Senin, 31 Agustus 2026.

Pria berusia 39 tahun tersebut mengaku butuh waktu lama untuk merenungkan pilihan ini, terutama setelah Argentina kalah di final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

Dalam pernyataannya, Messi menyebut keputusan ini sebagai hal yang menyakitkan, tetapi ia merasa sudah waktunya untuk berhenti.

Momen ini menandai berakhirnya perjalanan 21 tahun seorang pemain yang mengubah wajah sepak bola Argentina, dari yang nyaris selalu gagal di final, menjadi juara dunia dan raja Amerika Selatan.

Perjalanan yang Tak Terlupakan

Messi pertama kali mengenakan seragam La Albiceleste pada 2005. Sejak itu, ia menjelma menjadi pemain paling ikonik dalam sejarah timnas Argentina.

Total, ia mencatatkan 208 penampilan, 126 gol, dan 67 assist. Angka-angka itu membuatnya menjadi pemain dengan caps terbanyak, pencetak gol terbanyak, dan pemberi assist terbanyak sepanjang sejarah Argentina.

Javier Mascherano, yang berada di posisi kedua, hanya mengoleksi 147 caps.

Sementara Gabriel Batistuta, legenda yang sebelumnya memegang rekor gol, finis di angka 54 gol.

Jarak yang begitu lebar menunjukkan betapa dominan Messi di level internasional selama dua dekade terakhir.

Trofi yang Mengubah Sejarah

Selama bertahun-tahun, Messi dan Argentina dikenal sebagai tim yang selalu gagal di partai puncak.

Kekalahan di final Piala Dunia 2014 dan dua final Copa America berturut-turut sempat membuatnya memutuskan pensiun pada 2016, sebelum akhirnya berubah pikiran.

Namun, kesabaran itu berbuah manis. Argentina memenangkan Copa America 2021, mengakhiri puasa trofi selama 28 tahun.

Setahun berselang, Messi mengangkat trofi Piala Dunia 2022 di Qatar, trofi paling bergengsi yang selama ini menghindarinya.

Gelar Finalissima 2022 melawan Italia dan Copa America 2024 melengkapi koleksi empat trofi internasionalnya.

Laga Perpisahan yang Penuh Emosi

Messi tidak langsung menghilang begitu saja. Pada Selasa, 6 Oktober 2026, ia menjalani laga perpisahan melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires.

Pertandingan itu berakhir dengan kemenangan Argentina 3-0. Messi menyumbang satu gol dan dua assist, seolah ingin menutup kariernya dengan cara yang paling ia kenal: membuat orang terpesona.

Golnya lahir dari titik penalti pada menit ke-10, di momen ketika pertandingan sempat dihentikan untuk memberi penghormatan kepadanya.

Setelah peluit akhir, ia menari bersama rekan-rekannya dan melambaikan tangan ke arah keluarganya yang berada di tribun.

Sebuah perpisahan yang sempurna untuk seorang pemain yang telah memberikan segalanya.

Reaksi Dunia Sepak Bola

Kabar pensiunnya Messi memicu gelombang reaksi dari berbagai penjuru dunia. Surat kabar Spanyol, Marca, menyebutnya sebagai "bom dunia".

Media Katalan, Mundo Deportivo, menulis bahwa sepak bola telah kehilangan salah satu bagian jiwanya.

Sementara Ole, media Argentina, menggambarkan 31 Agustus 2026 sebagai hari yang akan abadi dalam ingatan negeri itu.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, dilaporkan menangis saat upacara perpisahan berlangsung. Lionel Messi bukan sekadar pemain bagi Argentina.

Ia adalah simbol harapan, kebanggaan, dan cinta yang mengikat sebuah bangsa melalui sepak bola.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.