Jateng

BREAKING: Fans Manchester United Rayakan 2 Tahun Tidak Potong Rambut, 730 Hari Menanti 5 Kemenangan Beruntun

Theo Adi Pratama | 7 Oktober 2026, 08:57 WIB
BREAKING: Fans Manchester United Rayakan 2 Tahun Tidak Potong Rambut, 730 Hari Menanti 5 Kemenangan Beruntun

JATENG.AKURAT.CO, Apa yang Anda lakukan jika tim favorit terus mengecewakan selama dua tahun? Seorang fans Manchester United bernama Frank Ilett memilih cara yang cukup ekstrem untuk mengekspresikan kesetiaannya.

Pria berusia 30 tahun itu genap dua tahun tidak memotong rambutnya sejak 5 Oktober 2024. Alasannya sederhana, namun berat untuk dipenuhi: ia berjanji tidak akan menyentuh gunting rambut sampai Manchester United meraih lima kemenangan berturut-turut di Liga Premier.

Hingga 5 Oktober 2026, pria yang dikenal dengan nama akun The United Strand di media sosial itu telah menjalani 730 hari tanpa potong rambut. Rambutnya kini panjang dan bahkan harus dikepang menjadi gimbal karena tidak lagi bisa ditata dengan cara biasa.

“Ini sudah berlangsung jauh lebih lama dari yang saya bayangkan,” ujarnya dalam unggahan di Instagram, seperti dikutip dari BBC Sport.

Baca Juga: BREAKING: Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Akhiri Era 21 Tahun

Tantangan yang Berawal dari Candaan

Tantangan ini bermula dari sebuah video singkat yang diunggah Ilett pada 5 Oktober 2024. Saat itu, Manchester United sedang dalam performa yang tidak stabil di bawah asuhan Erik ten Hag.

Ilett menganggap tantangan ini sebagai cara ringan untuk menghibur sesama penggemar Setan Merah yang tengah frustrasi.

“Saya pikir ini akan selesai dalam tiga atau empat bulan,” kenangnya kepada BBC Sport. “Ini hanya lelucon, dan setelah itu selesai. Tapi ternyata tidak berjalan seperti itu.”

Awalnya, Ilett hanya memiliki pengikut dalam jumlah kecil. Ia bahkan membuat polling sederhana, menanyakan kapan ia akan potong rambut.

Dari 27.000 respons, 90 persen menjawab tahun 2026. Jawaban itu ternyata tepat, meski terasa menyakitkan bagi Ilett.

Baca Juga: BREAKING: Dani Carvajal Resmi ke Getafe, Fabrizio Romano Umumkan "Here We Go!"

Titik Terdekat yang Hampir Terwujud

Momen paling mendebarkan terjadi pada Februari 2026. Manchester United saat itu telah meraih empat kemenangan beruntun setelah mengalahkan Manchester City, Arsenal, Fulham, dan Tottenham.

Satu kemenangan lagi melawan West Ham akan mengakhiri penderitaan Ilett. Namun, Setan Merah hanya mampu bermain imbang 1-1. Harapan potong rambut pun sirna.

“Saya benar-benar menginginkan lima kemenangan itu dan potong rambut secepatnya,” tegasnya. “Berbeda dengan anggapan sebagian orang, saya tidak menikmati ini.”

Dari Tantangan Pribadi Menjadi Gerakan Sosial

Yang dimulai sebagai lelucon kini berkembang jauh melampaui ekspektasi Ilett. Ia memiliki lebih dari 2,3 juta pengikut di media sosial dan pernah menggelar siaran langsung YouTube yang ditonton lebih dari 100.000 orang.

Lebih dari itu, tantangan ini juga menjadi penggalangan dana untuk Little Princess Trust, sebuah organisasi amal yang membuat wig untuk anak-anak penderita kanker.

Ilett juga telah bertemu dengan beberapa tokoh penting Manchester United, termasuk pelatih Rúben Amorim yang disebutnya sempat meminta maaf secara bercanda saat melihat rambut panjangnya.

Namun, tidak semua respons positif. Legenda Manchester United, Wayne Rooney, pernah menyebut tantangan ini sebagai hal yang “tidak relevan”.

Harapan di Tengah Ketidakpastian

Memasuki musim 2026/27, Manchester United masih belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan. Dari tujuh pertandingan, Setan Merah mencatatkan dua kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan.

Tantangan Ilett pun diprediksi masih akan berlanjut hingga musim depan. “Saya tidak akan berpura-pura bahwa ini bukan perjalanan yang menyenangkan,” tuturnya.

“Saya sangat bersyukur atas pengalaman ini. Tapi ini juga bukan rencana saya. Saya tidak pernah berpikir akan menjadi ‘kepribadian media sosial’ atau ‘kreator konten’.”

Ilett juga menyatakan bahwa ketika tantangan ini berakhir, ia akan merayakan kembalinya Manchester United ke performa konsisten yang ia kenal sejak kecil.

“Bukan tentang pengikut atau views yang menurun,” tegasnya. “Ketika akhirnya tiba, saya akan merayakan klub saya kembali ke performa yang seharusnya.”

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.