Jateng

Starting Grid MotoGP Jepang 2026: Jorge Martin Pole Position, Marc Marquez Membayangi di Posisi Kedua

Theo Adi Pratama | 4 Oktober 2026, 09:47 WIB
Starting Grid MotoGP Jepang 2026: Jorge Martin Pole Position, Marc Marquez Membayangi di Posisi Kedua

JATENG.AKURAT.CO, Dua kandidat kuat juara dunia, Jorge Martin dan Marc Marquez, dipastikan bakal memulai balapan utama MotoGP Jepang 2026 dari posisi start pertama dan kedua di Sirkuit Mobilityland Motegi.

Persaingan perebutan poin klasemen musim ini kian sengit setelah Marc Marquez berhasil memangkas jarak menjadi tersisa tujuh poin usai memenangi sesi Sprint Race sehari sebelumnya.

Penggemar balap yang menantikan aksi memukau di lintasan dapat memantau barisan starting grid MotoGP Motegi 2026 serta menanti pilihan strategi ban Michelin yang diprediksi menjadi faktor penentu kemenangan.

Kehadiran pebalap Aprilia yang berhasil memecahkan rekor lap tercepat di atas aspal baru Motegi ini mempertegas betapa panasnya duel papan atas kelas utama dalam perburuan mahkota juara dunia.

Baca Juga: Marc Marquez Ancam Posisi Jorge Martin: Simak Jadwal Main dan Kualifikasi MotoGP Jepang 2026

Jorge Martin Pecahkan Rekor Lap, Pedro Acosta Lengkapi Baris Terdepan

Keberhasilan Jorge Martin mengamankan posisi pole position tidak diraih dengan mudah.

Pebalap andalan tim Aprilia tersebut sukses tampil luar biasa di sesi kualifikasi dengan menajamkan rekor waktu putaran di Sirkuit Motegi yang baru saja mengalami pembaruan lapisan aspal.

Di samping Martin dan Marquez, pebalap muda berbakat KTM, Pedro Acosta, kembali mengamankan posisi start ketiga untuk melengkapi komposisi baris terdepan (front row).

Komposisi ini persis mengulang formasi persaingan sengit yang sebelumnya terjadi di Red Bull Ring.

Sementara itu, rekan satu tim Martin, Marco Bezzecchi, memimpin baris kedua di posisi start kelima, berada tepat di depan dua penunggang Ducati GP26, yakni Alex Marquez (Gresini) dan Fabio Di Giannantonio (VR46).

Tantangan Strategi Ban Michelin dan Hukuman Double Long Lap

Sesi balapan utama sepanjang 24 lap di Motegi diprediksi akan menyajikan drama tak terduga akibat keputusan pembatasan alokasi ban dari pemasok tunggal, Michelin.

Pabrikan asal Prancis tersebut menarik pilihan ban belakang tipe soft dan merekomendasikan penggunaan tipe hard.

Keputusan mendadak ini menjadi teka-teki besar bagi seluruh tim, mengingat belum ada satu pun pebalap yang sempat menguji ketahanan ban tipe hard tersebut sebelum sesi pemanasan (warm-up) hari Minggu.

Di sisi lain, Alex Marquez dan Johann Zarco harus menerima kenyataan pahit mengawali balapan dengan beban hukuman double long lap penalty.

Hukuman bagi Alex ditanggungkan akibat insiden kecelakaan yang melibatkannya dengan Acosta dan Di Giannantonio pada lap pembuka sesi Sprint, sedangkan Zarco diganjar sanksi karena berupaya menyalakan kembali motornya di pinggir lintasan saat sesi pemanasan.

Daftar Lengkap Starting Grid MotoGP Jepang 2026

Berikut adalah susunan posisi start resmi seluruh pebalap yang akan berlaga di Sirkuit Motegi:

  • Baris 1: Jorge Martin (Pole), Marc Marquez, Pedro Acosta

  • Baris 2: Marco Bezzecchi, Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio

  • Baris 3: Enea Bastianini, Raul Fernandez, Diogo Moreira

  • Baris 4: Johann Zarco, Ai Ogura, Fabio Quartararo

  • Baris 5: Francesco Bagnaia, Franco Morbidelli, Somkiat Chantra

  • Baris 6: Luca Marini, Brad Binder, Fermin Aldeguer

  • Baris 7: Maverick Viñales, Jack Miller, Alex Rins

  • Baris 8: Toprak Razgatlioglu

Adapun Pebalap wildcard Honda, Takaaki Nakagami, terpaksa mengundurkan diri dari ajang balap kandang ini usai mengalami cedera patah tulang selangka pada sesi latihan Jumat pagi.

Dengan kondisi persaingan angka yang sangat tipis di tabel klasemen, balapan utama di Sirkuit Motegi dipastikan bakal berlangsung sangat dramatis sejak kibatan bendera start hingga garis finish.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.