Jateng

Johann Zarco Kena Hukuman Double Long Lap Penalty di MotoGP Jepang 2026 Akibat Aturan Baru Starter Mesin

Theo Adi Pratama | 4 Oktober 2026, 09:54 WIB
Johann Zarco Kena Hukuman Double Long Lap Penalty di MotoGP Jepang 2026 Akibat Aturan Baru Starter Mesin

JATENG.AKURAT.CO, Kabar mengejutkan datang dari garasi tim LCR Honda setelah pebalap veteran asal Prancis, Johann Zarco, resmi dijatuhi hukuman double long lap penalty pada balapan utama MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi.

Sanksi tegas dari pihak pengawas balapan (FIM Stewards) ini dijatuhkan akibat tindakan nekat Zarco yang berusaha menyalakan kembali mesin motornya (push-start) di Sisi Lintasan usai mengalami insiden kecelakaan pada sesi pemanasan (warm-up) Minggu pagi.

Pelanggaran regulasi keselamatan balap MotoGP 2026 ini dinilai membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pebalap lain yang sedang melaju.

Imbas sanksi ini diprediksi bakal mempersulit langkah Zarco untuk mengamankan poin penting di seri ke-16 musim ini, terlebih ia juga harus bersaing ketat dari posisi start baris pertengahan.

Baca Juga: Sesi Warm-Up MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tercepat Usai Uji Ban Belakang Hard Michelin

Kronologi Pelanggaran Regulasi Starter Mesin Johann Zarco di Motegi

Insiden berawal saat Johann Zarco kehilangan kendali atas gawai pacuannya dan terjatuh di Tikungan 9 Sirkuit Motegi pada sesi pemanasan sebelum balapan.

Zarco kemudian tertangkap kamera berusaha mendorong dan menghidupkan kembali sepeda motornya yang mogok di area trek.

Tindakan tersebut dinilai melanggar Instruksi Khusus Regulasi Kejuaraan Dunia FIM Pasal 1.21.4 mengenai tata cara penanganan sepeda motor mogok.

Pihak FIM Stewards menegaskan bahwa Zarco melakukan push-start di depan garis perlindungan pertama dan bergerak melawan arah lintasan, sehingga menciptakan potensi bahaya fatal di area run-off.

Baca Juga: Starting Grid MotoGP Jepang 2026: Jorge Martin Pole Position, Marc Marquez Membayangi di Posisi Kedua

Aturan Ketat Penanganan Motor Mogok MotoGP Musim 2026

Regulasi keselamatan terbaru yang diterapkan mulai musim 2026 secara ketat melarang seluruh pebalap maupun kru menyalakan mesin kendaraan di area yang berada di dalam garis perlindungan utama.

  • Evakuasi Jalur Utama: Setiap sepeda motor yang mati akibat insiden kecelakaan atau kendala teknis wajib segera dipindahkan oleh petugas marshal ke balik pagar pengaman (safety barrier).

  • Lokasi Perbaikan: Proses perbaikan, penyesuaian komponen, maupun upaya menyalakan kembali mesin (push-start) hanya diizinkan dilakukan di area jalan servis (service road) dengan bantuan petugas resmi.

Aturan ini dirancang untuk memastikan keselamatan fisik para pebalap agar tidak berada di area berisiko tinggi saat sesi latihan maupun balapan sedang berlangsung.

Baca Juga: Marc Marquez Ancam Posisi Jorge Martin: Simak Jadwal Main dan Kualifikasi MotoGP Jepang 2026

Tantangan Berat Zarco dan Alex Marquez di Balapan Utama

Meskipun sempat menduduki posisi ke-12 sebagai pebalap tercepat pada sesi pemanasan yang diperpanjang, hukuman penalti ganda ini dipastikan menggerus posisi waktu Zarco saat melakoni balapan sepanjang 24 putaran.

Menariknya, Zarco bukan satu-satunya pebalap yang mengantongi sanksi ganda di Sirkuit Motegi.

Pebalap Gresini Racing, Alex Marquez, juga harus menjalani double long lap penalty akibat memicu kecelakaan beruntun yang menimpa Pedro Acosta dan Fabio Di Giannantonio pada lap pertama sesi Sprint.

Harapan kedua pebalap untuk menembus jajaran sepuluh besar kini bergantung sepenuhnya pada efektivitas strategi mengeksekusi area penalti tanpa kehilangan banyak detik berharga di atas lintasan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.