Jateng

Berapa Ranking FIFA Indonesia jika Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand di Final

Arixc Ardana | 5 Oktober 2026, 21:47 WIB
Berapa Ranking FIFA Indonesia jika Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand di Final
Sistem ranking FIFA menggunakan metode yang mempertimbangkan hasil pertandingan serta kekuatan lawan.

JATENG.AKURAT.CO – Timnas Indonesia berpeluang mendapatkan tambahan poin di ranking FIFA apabila berhasil mengalahkan Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Selain memburu trofi, kemenangan atas Thailand juga bisa membawa perubahan pada posisi Indonesia dalam daftar ranking FIFA.

Sebelum pertandingan final, Timnas Indonesia berada di peringkat ke-117 dunia dengan koleksi 1.163,15 poin. Sementara itu, Thailand menempati posisi ke-93 dengan 1.252,27 poin.

Perbedaan tersebut membuat Thailand berada 24 tingkat di atas Indonesia dalam ranking FIFA.

Menang atas Thailand, Indonesia Bisa Naik Empat Posisi

Kemenangan atas Thailand berpotensi memberikan tambahan sekitar 5,85 poin bagi Timnas Indonesia.

Jika tambahan tersebut terealisasi, koleksi poin Indonesia akan meningkat menjadi sekitar 1.169 poin.

Dengan jumlah tersebut, posisi Indonesia berpeluang bergerak dari peringkat 117 menuju peringkat 113 dunia.

Artinya, Skuad Garuda bisa mengalami kenaikan sekitar empat peringkat setelah final.

Perubahan tersebut tentu akan menjadi bonus penting bagi Indonesia setelah menjalani perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026.

Mengapa Menang atas Thailand Memberikan Poin?

Sistem ranking FIFA menggunakan metode yang mempertimbangkan hasil pertandingan serta kekuatan lawan.

Semakin tinggi posisi lawan yang dikalahkan, hasil pertandingan tersebut dapat memberikan dampak berbeda terhadap perolehan poin dibandingkan kemenangan atas lawan dengan peringkat lebih rendah.

Thailand yang memiliki ranking lebih tinggi dari Indonesia membuat kemenangan dalam final berpotensi memberikan tambahan poin bagi Skuad Garuda.

Karena pertandingan berlangsung di level turnamen resmi, hasil akhirnya juga dapat memengaruhi perhitungan ranking FIFA setelah pertandingan masuk dalam pembaruan resmi.

Perbandingan Ranking Indonesia dan Thailand

Sebelum final, kedua tim memiliki perbedaan cukup jauh dalam ranking FIFA.

Indonesia

Ranking: 117 dunia

Poin: 1.163,15

Thailand

Ranking: 93 dunia

Poin: 1.252,27

Thailand memiliki keunggulan sekitar 89,12 poin atas Indonesia.

Namun, perbedaan ranking tersebut tidak menjadi penentu hasil pertandingan. Jika Indonesia mampu memenangkan final, tambahan poin dari pertandingan tersebut dapat memperbaiki posisi Garuda dalam daftar ranking dunia.

Bukan Hanya Soal Trofi

Final FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mendapatkan dua pencapaian sekaligus.

Target utama tentu mengalahkan Thailand dan menjadi juara. Di sisi lain, kemenangan tersebut juga dapat memberikan tambahan poin yang membantu Indonesia memperbaiki posisi di ranking FIFA.

Jika skenario kemenangan tersebut terealisasi, Indonesia berpotensi menutup turnamen dengan posisi sekitar peringkat 113 dunia, atau naik empat tingkat dari posisi sebelumnya.

Namun, angka tersebut tetap merupakan perhitungan proyeksi. Posisi dan jumlah poin final dalam ranking FIFA dapat berubah setelah seluruh pertandingan diproses dalam pembaruan resmi.

Jadi, Berapa Ranking Indonesia Jika Juara?

Jika Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Thailand, gambaran perhitungannya adalah:

Ranking sebelum final: 117 dunia

Poin: 1.163,15

Tambahan kemenangan: sekitar 5,85 poin

Poin setelah pertandingan: sekitar 1.169 poin

Posisi yang berpotensi dicapai: 113 dunia

Kenaikan: sekitar 4 peringkat

Dengan demikian, kemenangan di final FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya membuka jalan bagi Indonesia untuk membawa pulang trofi, tetapi juga berpotensi membuat posisi Garuda semakin baik dalam ranking FIFA dunia.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.