FIFA Beri Lampu Hijau: Thom Haye Bakal Diturunkan? Andalan Persib Kembali Perkuat Timnas di Final ASEAN Cup 2026

JATENG.AKURAT.CO, Kabar baik datang untuk Timnas Indonesia menjelang duel panas menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026.
Gelandang andalan yang juga menjadi bagian penting Persib, Thom Haye, dipastikan sudah tersedia dan berpeluang kembali memperkuat skuad Garuda.
Kepastian mengenai status Haye disampaikan langsung oleh FIFA melalui pratinjau resmi final FIFA ASEAN Cup 2026 yang diterbitkan pada Sabtu (3/10/2026).
FIFA menyebut Thom Haye sudah dapat dimainkan oleh pelatih Timnas Indonesia John Herdman setelah menyelesaikan masa skorsing.
Kondisi tersebut membuat Herdman kini memiliki tambahan opsi penting di lini tengah ketika Indonesia menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam.
Pertandingan final dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB.
Thom Haye Sempat Kena Kartu Merah
Thom Haye sebelumnya harus menepi setelah mendapatkan kartu merah ketika Indonesia menghadapi Malaysia pada pertandingan fase Grup A.
Laga tersebut berlangsung di SUGBK, Senin (28/9/2026), dan berakhir dengan skor imbang 0-0.
Kartu merah tersebut membuat Haye harus menjalani hukuman skorsing sehingga tidak dapat dimainkan pada pertandingan berikutnya.
Absennya sang gelandang menjadi salah satu perhatian karena Indonesia membutuhkan kekuatan terbaik untuk menghadapi persaingan ketat di fase akhir turnamen.
Haye kemudian menjalani hukuman tersebut dan kembali berstatus tersedia menjelang pertandingan final.
FIFA secara khusus menyebut Haye telah menyelesaikan skorsing dan dapat kembali dimainkan oleh John Herdman.
Artinya, keputusan terakhir kini berada di tangan sang pelatih.
Bakal Diturunkan sebagai Starter?
Kembalinya Thom Haye memang menjadi kabar menggembirakan bagi Indonesia. Namun, status tersedia tidak otomatis berarti sang gelandang akan langsung dimainkan sejak menit pertama.
John Herdman masih harus menentukan komposisi terbaik untuk menghadapi Thailand.
Pelatih asal Inggris tersebut memiliki sejumlah pertimbangan sebelum memasukkan nama Haye ke dalam starting XI.
Kondisi fisik, kebutuhan taktik, hingga karakter permainan Thailand menjadi faktor yang bisa memengaruhi keputusan Herdman.
Jika Herdman menilai Haye berada dalam kondisi terbaik, peluang gelandang tersebut kembali mengisi lini tengah sejak awal pertandingan tentu terbuka lebar.
Sebaliknya, Herdman juga dapat memilih pendekatan berbeda dengan menyimpan Haye di bangku cadangan dan memasukkannya pada babak kedua untuk memberikan perubahan permainan.
Yang jelas, kembalinya Haye membuat pilihan Herdman menjadi lebih banyak.
Kehadiran Haye Bisa Jadi Pembeda
Indonesia membutuhkan pemain yang mampu menjaga keseimbangan permainan ketika menghadapi Thailand.
Partai final tentu berbeda dengan pertandingan fase grup. Setiap kesalahan dapat berakibat fatal karena hanya ada satu pertandingan yang menentukan siapa yang menjadi juara.
Dalam situasi tersebut, keberadaan pemain berpengalaman seperti Haye bisa menjadi keuntungan bagi Indonesia.
Gelandang tersebut dapat memberikan opsi tambahan bagi Herdman dalam mengatur ritme permainan sekaligus menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Terlebih Indonesia dipastikan mendapat dukungan penuh dari suporter.
Sebanyak 67 ribu tiket final Indonesia vs Thailand telah terjual habis. Puluhan ribu suporter akan memenuhi SUGBK untuk memberikan dukungan kepada skuad Garuda.
Atmosfer tersebut diharapkan menjadi energi tambahan bagi pemain Indonesia.
Direktur Utama PT Garuda Sepakbola Indonesia (GSI), Marsal Masita, mengatakan tingginya penjualan tiket menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap perjuangan Timnas Indonesia.
“Penjualan tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 menunjukkan minat besar publik terhadap perjuangan Timnas Indonesia. Apresiasi kepada seluruh suporter yang telah memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia sejak fase grup hingga partai final,” ujar Marsal di Jakarta, Ahad (4/10/2026).
Indonesia Punya Modal Produktivitas
Indonesia melangkah ke final sebagai juara Grup A setelah mengoleksi tujuh poin.
Garuda memiliki poin yang sama dengan Malaysia, tetapi unggul dalam produktivitas gol.
Pada pertandingan terakhir fase grup, Indonesia tampil sangat produktif dengan menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2.
Hasil tersebut mengantarkan Indonesia ke partai puncak sekaligus menjadikan skuad Garuda sebagai salah satu tim paling produktif sepanjang fase grup.
Sementara itu, Thailand memastikan tiket final lebih dahulu setelah meraih kemenangan atas Pakistan dan Vietnam.
Namun, Thailand kemudian kalah 1-2 dari Filipina pada pertandingan terakhir fase grup.
FIFA menyebut sejumlah pemain reguler Thailand yang sebelumnya diistirahatkan juga siap kembali memperkuat Changsuek di final.
Situasi ini membuat pertandingan Indonesia vs Thailand diprediksi berlangsung sengit.
FIFA Sudah Pastikan Haye Bisa Main, Tinggal Keputusan Herdman
Dengan keluarnya konfirmasi dari FIFA, tidak ada lagi persoalan terkait status Thom Haye.
Haye secara regulasi sudah bisa dimainkan pada final Indonesia vs Thailand.
Kini pertanyaan besarnya adalah apakah John Herdman akan langsung menurunkannya sebagai starter atau menyimpannya sebagai opsi di bangku cadangan.
Jika dimainkan sejak awal, Haye berpotensi menjadi salah satu pemain penting dalam upaya Indonesia mengontrol lini tengah.
Namun, jika Herdman memilih tidak mengambil risiko, Haye bisa menjadi senjata yang digunakan ketika pertandingan memasuki fase krusial.
Apa pun keputusan Herdman, satu hal sudah pasti: Indonesia kembali memiliki salah satu opsi pentingnya untuk menghadapi Thailand.
Kembalinya Haye juga menjadi kabar positif bagi Persib dan pendukungnya karena sang pemain kembali mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia di panggung final.
Kini publik tinggal menunggu satu jawaban dari John Herdman: Thom Haye starter atau menjadi supersub?
Jawabannya akan terungkap ketika susunan pemain final Indonesia vs Thailand diumumkan sebelum kick-off di SUGBK.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kolaborasi Huawei x Pop Mart: Nova 16 Pro dan Watch Fit 5 Hirono Edition Resmi Dirilis
- 2Jadwal Lengkap F1 GP Bahrain di Malaysia 2–4 Oktober 2026, Ada Live Streaming
- 3UPDATE Live Skor! PSIS vs Adhyaksa FC: Sundulan Miftahul Hamdi Bawa Laskar Mahesa Jenar Unggul 1-0 di Babak Pertama
- 4Cuma Dari YouTube, Reiga Luwes Menari Sampai Bikin Orang Tua Bangga
- 5Pakar Hukum Tata Negara Soroti Perkara Ijazah Gibran di MK: Dinilai Jadi Terobosan Hukum dan Menyisakan Persoalan Kewenangan
- 6Starting Grid MotoGP Jepang 2026: Jorge Martin Pole Position, Marc Marquez Membayangi di Posisi Kedua
- 7itel A300+ Resmi Siap Masuk Indonesia 10 Oktober 2026, Ini Spesifikasi dan Fiturnya
- 8BAGANA Blora Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 65 KK Terdampak Kekeringan di Randublatung
- 9Jadwal MotoGP Jepang 2026 dan Cara Nonton Live Streaming: Persaingan Sengit Marc Marquez & Jorge Martin
- 10Bukan Sekadar Pelantikan, MES Jateng Siapkan Ekonomi Syariah Tembus Pasar Global



