Jateng

BAGANA Blora Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 65 KK Terdampak Kekeringan di Randublatung

Muhammad Husni Mushonifi | 2 Oktober 2026, 20:50 WIB
BAGANA Blora Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 65 KK Terdampak Kekeringan di Randublatung

JATENG.AKURAT.CO, Musim kemarau yang memicu kekeringan membuat kebutuhan air bersih warga di sejumlah wilayah Kabupaten Blora terus meningkat.

Merespons kondisi tersebut, Satuan Khusus Banser Siaga Bencana (SATSUS BAGANA) Kabupaten Blora bersama jajaran Ansor dan Banser menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dukuh Boto, Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Jumat (2/10/2026).

Sebanyak 8.000 liter air bersih didistribusikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di wilayah tersebut. Bantuan disalurkan mulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan menyasar warga di RT 02/RW 03, Dukuh Boto, Desa Sambongwangan.

Di lokasi tersebut, sedikitnya 65 kepala keluarga atau sekitar 250 jiwa terdampak kondisi kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih.

Perwakilan Banser Siaga Bencana (BAGANA), Chafid Nur, mengatakan distribusi air bersih merupakan bentuk kepedulian Banser dan Ansor terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk kepedulian BAGANA bersama Ansor dan Banser kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami berupaya membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, terutama di wilayah yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air,” ujar Chafid Nur.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama kondisi kekeringan masih berlangsung. BAGANA juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang membutuhkan dukungan distribusi air bersih.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan warga. Air merupakan kebutuhan utama, sehingga ketika terjadi kekeringan, distribusi air bersih menjadi salah satu bentuk bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Selain Dukuh Boto RT 02/RW 03, laporan kegiatan juga mencatat adanya wilayah lain di Desa Sambongwangan yang membutuhkan perhatian terkait kebutuhan air bersih. Di RT 04/RW 03 Dukuh Boto tercatat sekitar 80 KK atau 320 jiwa, sementara di RT 01/RW 03 Dukuh Ngampel, Desa Sumberejo, terdapat sekitar 60 KK atau 160 jiwa.

Kegiatan distribusi air tersebut melibatkan jajaran PAC Ansor Kabupaten Blora, Kasatkorcab Banser Kabupaten Blora, Satsus BAGANA Kabupaten Blora, Banser Satkoryon Kecamatan Randublatung serta PAC Ansor Randublatung.

Chafid menambahkan, keterlibatan berbagai unsur Ansor dan Banser dalam penanganan dampak kekeringan menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan jajaran di lapangan untuk melihat kebutuhan masyarakat. Ketika ada wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih, kami siap berkoordinasi dan membantu sesuai kemampuan,” tutur Chafid.

Distribusi air bersih ini menjadi bagian dari aksi kemanusiaan BAGANA Kabupaten Blora dalam merespons dampak bencana kekeringan. Bantuan diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan air sehari-hari sekaligus meringankan dampak kekeringan yang masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Blora.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.