Jateng

Sumsel United Pantang Terpeleset Lagi! Persiku Kudus Jadi Korban Berikutnya di Jakabaring?

Arixc Ardana | 9 Oktober 2026, 14:55 WIB
Sumsel United Pantang Terpeleset Lagi! Persiku Kudus Jadi Korban Berikutnya di Jakabaring?
Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan M Nasuha membidik tiga poin sekaligus ingin mengakhiri catatan kurang memuaskan dalam pertandingan kandang.

JATENG.AKURAT.CO, PALEMBANG – Sumsel United mulai menemukan momentum kebangkitan di Pegadaian Championship 2026/2027.

Setelah berhasil meraih kemenangan perdana musim ini, Laskar Juaro kini bertekad melanjutkan tren positif saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sabtu (10/10) sore.

Laga pekan kelima ini menjadi kesempatan penting bagi Sumsel United untuk membuktikan bahwa kemenangan atas Persiraja Banda Aceh bukan sekadar keberuntungan.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan M Nasuha membidik tiga poin sekaligus ingin mengakhiri catatan kurang memuaskan dalam pertandingan kandang.

Sebelumnya, Sumsel United sukses mencuri kemenangan 2-1 saat bertandang ke markas Persiraja pada Jumat (2/10). Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Laskar Juaro pada musim ini sekaligus suntikan motivasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Namun, misi kali ini tidak akan berjalan mudah. Persiku Kudus datang dengan ambisi untuk mendapatkan hasil positif, sementara Sumsel United masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama ketika bermain di kandang sendiri.

Pelatih kepala Sumsel United, M Nasuha, menegaskan bahwa timnya telah mempersiapkan diri secara serius demi mengamankan kemenangan perdana di hadapan publik Jakabaring.

M Nasuha Tak Mau Sumsel United Kecolongan Lagi

Dua pertandingan kandang sebelumnya menjadi catatan yang ingin segera diperbaiki Sumsel United. Dari dua laga tersebut, Laskar Juaro hanya mampu meraih satu hasil imbang dan sekali menelan kekalahan.

Situasi itu membuat pertandingan melawan Persiku Kudus memiliki arti penting.

Sumsel United tidak ingin kembali kehilangan poin di kandang, terlebih setelah mendapatkan suntikan kepercayaan diri berkat kemenangan atas Persiraja.

Kabar baiknya, kondisi skuad Sumsel United relatif siap menghadapi pertandingan. Nasuha mengungkapkan hanya ada satu pemain yang masih menjalani pemulihan cedera dan diragukan tampil maksimal. Sementara itu, pemain lainnya siap diturunkan.

"Hanya ada satu pemain yang masih menjalani pemulihan cedera dan diragukan dapat maksimal di laga melawan Persiku Kudus, selebihnya siap turun bermain dan semuanya fokus agar kami tidak lagi kecolongan di kandang," ujarnya saat sesi jumpa pers jelang pertandingan, Jumat (9/10).

Pernyataan tersebut menunjukkan keseriusan Sumsel United dalam memburu tiga poin.

Kesiapan mayoritas pemain diharapkan menjadi modal untuk tampil lebih solid sejak menit pertama.

Meski demikian, Nasuha mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan kemenangan sebelumnya.

Konsentrasi dan kedisiplinan sepanjang pertandingan menjadi faktor penting untuk menghindari kesalahan yang bisa merugikan tim.

Persiku Kudus Belum Menang, tetapi Bukan Lawan Sembarangan

Di atas kertas, Sumsel United memiliki modal kepercayaan diri yang lebih baik setelah meraih kemenangan perdana.

Namun, Nasuha menolak meremehkan Persiku Kudus hanya karena tim tamu belum mendapatkan hasil yang diharapkan.

Menurutnya, Persiku tetap memiliki kualitas permainan yang patut diwaspadai.

Penampilan rapi yang diperlihatkan Laskar Muria dalam pertandingan terakhir menjadi salah satu alasan Sumsel United harus mempersiapkan diri dengan maksimal.

Nasuha pun meminta Arif Satria dan rekan-rekannya untuk menjaga fokus sekaligus berani mengambil inisiatif menyerang sejak awal laga.

"Meski belum meraih kemenangan, saya tetap percaya bahwa Persiku Kudus tim yang bagus. Terbukti di laga terakhirnya mereka bermain sangat rapi dan baik walau hasilnya belum positif. Laga ini tidak akan mudah karena tim lawan pasti juga datang dengan motivasi tinggi dan Sumsel United harus bisa menekan sejak menit awal," bebernya.

Pesan tersebut menjadi sinyal bahwa Sumsel United tidak ingin memberikan kesempatan kepada Persiku untuk mengembangkan permainan.

Tekanan sejak awal diharapkan bisa membuat tuan rumah lebih leluasa mengendalikan jalannya pertandingan.

Namun, pendekatan tersebut tetap harus diimbangi dengan pertahanan yang disiplin agar tim tidak lengah ketika menghadapi serangan balik.

Persiku sendiri tentu memiliki motivasi untuk mencuri poin di Jakabaring. Kondisi itu membuat Sumsel United dituntut tampil konsisten sepanjang 90 menit.

Tegar Pangestu Tegaskan Sumsel United Tak Mau Kehilangan Poin Lagi

Optimisme serupa juga disampaikan perwakilan pemain Sumsel United, Tegar Pangestu.

Ia menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki motivasi besar untuk meneruskan hasil positif yang diraih pada pertandingan sebelumnya.

Bagi Tegar, kemenangan atas Persiraja harus menjadi titik awal bagi Sumsel United untuk memperbaiki performa, khususnya ketika bermain di kandang sendiri.

Ia tidak ingin kesalahan yang terjadi dalam dua pertandingan kandang sebelumnya kembali terulang saat menghadapi Persiku Kudus.

"Kami tidak boleh mengulangi kesalahan di dua laga home sebelumnya dan fokus sejak menit awal hingga peluit berakhir. Kami sudah bertekad tidak ingin kembali kehilangan poin di kandang sendiri," tegasnya.

Pernyataan Tegar memperlihatkan tekad para pemain untuk menjadikan Stadion Gelora Sriwijaya sebagai tempat yang sulit bagi tim tamu untuk mendapatkan poin.

Dukungan suporter juga diharapkan mampu menambah semangat para pemain Sumsel United dalam menjalankan instruksi pelatih.

Laga Penentu Konsistensi Laskar Juaro

Pertandingan melawan Persiku Kudus bukan sekadar kesempatan untuk menambah tiga poin.

Bagi Sumsel United, laga ini menjadi ujian untuk membuktikan konsistensi setelah berhasil melewati periode sulit pada awal kompetisi.

Kemenangan akan memperkuat kepercayaan diri tim sekaligus menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di Pegadaian Championship 2026/2027.

Sebaliknya, kehilangan poin di kandang bisa membuat pekerjaan rumah Sumsel United semakin berat, terutama dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen.

Karena itu, M Nasuha dan anak asuhnya dituntut mampu menggabungkan agresivitas menyerang dengan kedisiplinan bertahan. Mereka juga harus memastikan peluang yang tercipta bisa dimaksimalkan menjadi gol.

Kini, pertanyaannya, mampukah Sumsel United mengakhiri catatan kurang memuaskan di Jakabaring?

Jawabannya akan ditentukan di lapangan, ketika ambisi Laskar Juaro diuji oleh perjuangan Laskar Muria pada Sabtu sore.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.