Jateng

Ricuh Persija vs Persib: Flare, Botol, dan Kembang Api, Panpel Macan Kemayoran Kena Sanksi Berat Didenda Rp220 Juta dan 4 Laga Tanpa Penonton!

Afri Rismoko | 28 Februari 2025, 11:46 WIB
Ricuh Persija vs Persib: Flare, Botol, dan Kembang Api, Panpel Macan Kemayoran Kena Sanksi Berat Didenda Rp220 Juta dan 4 Laga Tanpa Penonton!

JATENG.AKURAT.CO, Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persija Jakarta mendapat sanksi berat usai insiden kericuhan dalam laga panas melawan Persib Bandung di BRI Liga 1 2024/2025 yang digelar pada 16 Februari 2025.

Selain itu, pemain Persib, Beckham Putra Nugraha, juga dijatuhi hukuman karena selebrasi berlebihan yang memancing reaksi suporter.

Sanksi untuk Panpel Persija Jakarta

Laga bertajuk El Clasico Indonesia ini diwarnai berbagai pelanggaran serius, termasuk penyalaan flare dalam jumlah besar, pelemparan botol air mineral, serta gangguan keamanan yang menyebabkan korban luka-luka.

Bahkan, ketenangan Tim Persib Bandung terganggu akibat penyalaan kembang api di sekitar hotel tempat mereka menginap.

Akibat kejadian ini, Panpel Persija Jakarta dijatuhi hukuman berupa: Larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak 4 laga kandang dan  Denda sebesar Rp220.000.000

Beckham Putra Juga Kena Sanksi

Bukan hanya Panpel Persija, Beckham Putra Nugraha, gelandang muda Persib Bandung, juga menerima sanksi akibat selebrasi yang dinilai berlebihan dan memicu reaksi negatif dari suporter.

Hukumannya adalah: Larangan bermain sebanyak 3 pertandingan dan Denda sebesar Rp75.000.000

Dampak Sanksi bagi Persija dan Persib

Sanksi ini tentu menjadi pukulan bagi Persija, karena mereka harus menjalani empat laga kandang tanpa dukungan suporter, yang bisa berdampak pada performa tim di Liga 1.

Sementara itu, absennya Beckham Putra selama tiga pertandingan juga menjadi kehilangan bagi Persib Bandung, mengingat perannya yang cukup vital di lini tengah.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A