Roy Suryo Ketawa Lebar saat Jokowi Bawa Ijazah Asli ke Meja Hijau, Nyesel Nggak Tuh?

JATENG.AKURAT.CO, Roy Suryo ketawa lebar saat Jokowi mengeluarkan ijazah asli di ruang sidang PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026), tapi tawa itu bukan tanda nyesel—ia justru langsung menyebut “palsu” dan setelah sidang memamerkan kaus “Saya akan Lawan”, seolah ingin bilang bahwa pertarungan baru saja dimulai.
Bayangkan ruang sidang PN Jakarta Timur, Kamis pagi, 5 November 2026. Jokowi masuk sekitar pukul 09.13 WIB untuk bersaksi dalam perkara dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo.
Jaksa menunjukkan barang bukti ijazah ke majelis hakim. Jokowi ikut maju, melihat dokumen itu, lalu meminta izin untuk memperlihatkannya kepada pengunjung sidang.
“Karena saya sudah berjanji untuk menunjukkan ijazah dari SD, SMP, SMA, dan ijazah S1 saya. Mohon, Yang Mulia,” kata Jokowi .
Hakim sempat menolak, meminta agar ditunjukkan di lain kesempatan. Jokowi tetap memohon.
Setelah diizinkan, ia berbalik badan, mengangkat lembaran ijazah dengan kedua tangan, dan memperlihatkannya ke arah pengunjung serta awak media. Ruangan riuh. Sebagian pengunjung bersorak dan bertepuk tangan .
Di sisi lain, Roy Suryo—yang berdiri tak jauh dari kursi saksi—terlihat tertawa lebar. Bukan senyum tipis. Bukan tawa canggung. Ia tertawa, lalu melontarkan kata “palsu” ke arah Jokowi .
Baca Juga: Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
“Penglihatan Saya Adalah Penglihatan Seorang Fotografer”
Saat jeda sidang, Roy menjelaskan alasan tawanya. “Saya tadi tertawa dan langsung menyampaikan dengan kata-kata palsu. Kenapa? Saya sangat sependapat dengan Mas Refly. Penglihatan saya adalah penglihatan seorang fotografer yang sudah sejak SMP itu mencetak,” ujarnya di PN Jakarta Timur .
Ia menilai ada perbedaan fisik antara ijazah yang diperlihatkan di persidangan dan ijazah bertanggal 15 Desember yang pernah ia pegang.
“15 Desember itu ijazahnya rapi, tidak ada rusak di bawah, lubang-lubang di bawah. Itu tadi jelas betul ijazahnya berbeda,” katanya. Roy juga menyinggung soal emboss, watermark, dan kualitas foto. “Berkasnya lama, fotonya baru,” ujarnya .
Kuasa hukumnya, Refly Harun, bahkan menyebut aksi Jokowi “melanggar tata tertib” karena menunjukkan ijazah tanpa izin hakim dan mengambil barang bukti yang seharusnya berada di bawah kewenangan jaksa .
Jokowi: “Saya Merasa Dihina dan Direndahkan”
Di sisi lain, Jokowi tidak tertawa. Ia mengatakan bahwa tuduhan ijazah palsu telah mencemarkan nama baik dirinya dan keluarganya.
“Kerugian immateriel, Yang Mulia. Kerugian immateriel karena tercemarnya nama baik saya dan juga keluarga saya,” ujarnya .
Kalimat yang paling menusuk: “Saya juga merasa telah dihina, direndahkan dengan amat sangat”.
Ia juga mempertanyakan dasar Roy menyimpulkan ijazahnya palsu, padahal menurut Jokowi, Roy belum pernah melihat dokumen aslinya .
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menilai reaksi kubu Roy tidak perlu terlalu dipikirkan.
“Kalau mimik wajah dan reaksi, mungkin rekan-rekan semua bisa menilai sendiri. Kalau kami fokus bahwa semua fakta yang disajikan Pak Jokowi di persidangan sangat lengkap,” ujarnya .
Tabel: Kronologi Singkat Sidang 5 November 2026
Waktu | Peristiwa |
|---|---|
08.30 WIB | Jokowi tiba di PN Jakarta Timur |
09.13 WIB | Jokowi masuk ruang sidang untuk bersaksi |
Sekitar 09.15 WIB | Sidang dimulai; jaksa menunjukkan barang bukti ijazah |
10.39 WIB | Jokowi meminta izin hakim, lalu menunjukkan ijazah SD–S1 ke pengunjung |
Setelahnya | Roy Suryo tertawa, menyebut “palsu”; pengunjung bersorak |
Jeda sidang | Roy menjelaskan alasan tawa: “penglihatan fotografer” |
Setelah sidang | Roy memamerkan kaus “Saya akan Lawan” |
Ketawa atau Nyesel?
Pertanyaan “Roy Suryo ketawa atau nyesel?” sebenarnya agak salah alamat.
Dari semua pernyataannya, tidak ada satu pun yang menunjukkan penyesalan. Ia tertawa bukan karena sadar salah, tapi karena yakin ada yang tidak beres dengan dokumen yang ditunjukkan.
Ia menyebut perbedaan fisik, mempersoalkan watermark, dan menyiapkan pertanyaan detail untuk Jokowi di sidang berikutnya .
Kaus “Saya akan Lawan” yang ia pamerkan setelah sidang adalah konfirmasi bahwa ia tidak berniat mundur .
Tawa itu bukan tawa orang yang kalah. Itu tawa orang yang merasa masih punya kartu untuk dimainkan.
Tapi di sisi lain, tawa di ruang sidang—di depan hakim, di depan Jokowi, di depan pengunjung—juga bisa dibaca sebagai tameng.
Ketika seseorang tertawa di momen yang seharusnya tegang, ia sedang mengirim pesan: “Saya tidak gentar.” Apakah pesan itu tulus atau cuma pertahanan diri, hanya Roy yang tahu.
“Adem Ayem” Itu Sementara
Ruang sidang sempat riuh, lalu kembali tenang setelah Jokowi duduk. Tapi “adem ayem” di ruang sidang bukan berarti perkara selesai.
Sidang masih berlanjut. Kubu Roy masih punya jatah untuk memeriksa Jokowi.
Dan narasi “palsu” akan tetap hidup di grup WhatsApp, di kolom komentar, dan di linimasa—tempat orang-orang yang tidak pernah membaca kronologi lengkap tetap merasa paling tahu.
Jokowi sudah menunjukkan ijazah asli. Roy sudah menunjukkan tawa dan kausnya.
Publik sudah menunjukkan reaksinya. Yang tersisa sekarang bukan lagi soal siapa yang paling keras tertawa, tapi siapa yang bisa membuktikan klaimnya di meja hijau.
Karena di ruang sidang, tawa tidak pernah jadi bukti. Yang jadi bukti adalah dokumen, saksi, dan keterangan di bawah sumpah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dari Got Terbuka ke Video Viral: Kronologi Lengkap Polemik Bakso Bintang 2 Banyumanik
- 2Link Streaming Siaran Ulang Persib vs Melbourne Victory, Comeback Dramatis Maung Bandung Menang 2-1 dan Lolos 16 Besar ACL Two
- 3Agenda Bulan Bahasa, Tadris Bahasa Indonesia UIN SATU, Gelar Lomba Presenter se-Jawa Timur
- 4PMII Jateng Soroti Penggeledahan Pesantren Putri di Sukoharjo, Polisi Dinilai Abaikan Aspek Humanis
- 5Viral Bakso Buang Kuah ke Got Semarang: DLH Temukan Pelanggaran SOP, Ini Solusi yang Benar
- 6Link Live Streaming PSMS vs Persija! Tonton Gratis Tinggal Klik, Cek Prediksi Skor di League Cup 2026/2027: Macan Kemayoran Tetap Mengincar Kemenangan
- 7Niat Jualan Biar Berkah, Penjual Bakso di Banyumanik Malah Berurusan dengan Warga Gara-Gara Got Mampet
- 8Festival Tring! by Pegadaian Hadir di Solo Paragon, Suguhkan Hiburan hingga Edukasi Investasi Emas
- 9Update Skor Java United vs Adhyaksa FC: Gustavo Franca Bawa Tuan Rumah Unggul 1-0 hingga Menit ke-15
- 10Iswar Aminuddin Suntikkan Semangat untuk PSIS Semarang Usai Gagal Raih Kemenangan



