Jateng

Agenda Bulan Bahasa, Tadris Bahasa Indonesia UIN SATU, Gelar Lomba Presenter se-Jawa Timur

Theo Adi Pratama | 2 November 2026, 13:41 WIB
Agenda Bulan Bahasa, Tadris Bahasa Indonesia UIN SATU, Gelar Lomba Presenter se-Jawa Timur

JATENG.AKURAT.CO, Gelaran Bulan Bahasa Tadris Bahasa Indonesia UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU) tahun ini benar-benar jadi panggung unjuk gigi generasi muda.

Sebanyak 80 peserta dari berbagai SMA dan MA se-Jawa Timur ikut ambil bagian dalam lomba presenter tingkat provinsi. Antusiasme yang luar biasa ini membuktikan bahwa profesi pembawa berita masih menjadi impian banyak pelajar di tengah gempuran cita-cita jadi influencer dan selebgram.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat, akhirnya terpilih 10 finalis terbaik. Momen penentuan itu digelar megah di Aula Lantai 6 Gedung SZ UIN SATU pada Senin, 2 November 2026. Acara berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 15.30 WIB dengan tensi persaingan yang begitu terasa.

Lomba presenter ini ternyata bukan acara tunggal. Panitia menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian besar Bulan Bahasa yang sudah dijalankan oleh Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) sejak Oktober 2026 lalu. Sebelumnya telah ada pemilihan Duta Bahasa, dan nanti akan ditutup dengan acara puncak berupa simposium literasi.

Tahun ini, panitia mengusung tema yang sangat relevan, "Dari Bahasa Kita Berkarya, Dari Literasi Kita Bersuara", tema ini ingin menegaskan bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, tapi juga ruang untuk berkarya dan bersuara kritis.

Suasana pembukaan final berlangsung hangat. Ketua Panitia, Roidal Mila, menyapa seluruh finalis dengan penuh semangat agar tetap percaya diri menampilkan kemampuan terbaiknya. Senada dengan itu, Ketua HMPS Tadris Bahasa Indonesia, Erika Dyah, juga menyambut seluruh sivitas akademika dan peserta yang hadir dari berbagai kota di Jawa Timur.

"Selamat datang seluruh peserta se-Jawa Timur. Ini bukan sekedar lomba, tetapi sebuah pengalaman sekaligus ilmu baru bagi kita semua," ujar Erika.

Puncak acara juga akan diramaikan dengan simposium bersama narasumber dari RRI Malang, yakni Etik Sulistyaningsih.

Sementara itu, Koordinator Program Studi TBIN, M. Basuni, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan peserta. Ia menekankan betapa pentingnya peran pembawa berita di era digital yang serba bising seperti sekarang.

Menurutnya, pembawa berita hari ini berada di medan yang tidak mudah. Ia harus berhadapan langsung dengan buzzer, influencer, hingga affiliate yang seringkali membelokkan fakta. Di sinilah perspektif seorang news anchor menjadi sangat krusial dalam menyuguhkan fakta apa adanya kepada publik.

"Konsumen dan produsen berita hari ini adalah entitas kekinian. Pembawa berita memegang peranan penting dalam kaitannya dengan literasi. Fungsinya untuk mendidik seluruh netizen agar memahami isi berita dengan kritis," tegas Basuni.

Ia menambahkan, satu peristiwa yang sama bisa memiliki makna yang sangat berbeda tergantung bagaimana pembawa berita menyajikannya. Kekhasan, gaya bahasa, dan kemampuan literasi sang presenter sangat menentukan apakah berita itu mendidik atau justru memprovokasi.

Di akhir sambutan, Basuni mengucapkan selamat kepada 10 finalis yang berhasil lolos dan mengajak seluruh peserta untuk tidak melewatkan simposium inspiratif bersama RRI Malang.

Dengan berakhirnya final lomba presenter ini, Bulan Bahasa UIN SATU tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga melahirkan calon-calon penjaga nalar publik di masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.