Tertinggi di Solo Raya, Tapi UMK Karanganyar Masih Rp900 Ribu di Bawah KHL

JATENG.AKURAT.CO, UMK Karanganyar 2027 diproyeksi cuma naik ke kisaran Rp2,74–2,85 juta, sementara KHL Jateng sudah Rp3,5 juta; di kota yang hidup dari Tawangmangu dan Grojogan Sewu ini, pekerja hotel dan pemandu wisata tetap jadi pihak yang paling menanggung beban ketika okupansi lesu dan alfa ditahan di 0,5.
Bayangkan Rina, seorang housekeeping di hotel kecil di Tawangmangu. Setiap pagi ia menanjak jalan berbatu menuju tempat kerja, menyiapkan kamar untuk tamu yang datang akhir pekan.
Gajinya Rp2,5 juta—sedikit di bawah UMK Karanganyar 2026 yang Rp2.592.154. Di grup WhatsApp, teman-temannya membahas simulasi UMK 2027 yang katanya naik.
Rina hanya diam. Ia tahu, di kota wisata yang katanya “menjanjikan” ini, angka di berita dan angka di slip gaji sering kali tidak pernah bertemu.
UMK Karanganyar 2026: Tertinggi di Solo Raya, Tapi Masih di Bawah KHL
Karanganyar punya posisi yang unik. UMK-nya Rp2.592.154—tertinggi di kawasan Solo Raya, di atas Kota Solo yang Rp2.570.000 dan Klaten Rp2.538.691.
Tapi “tertinggi di Solo Raya” bukan berarti “layak”. KHL Jawa Tengah pada 2025 sudah berada di Rp3,5 juta. Artinya, bahkan UMK tertinggi di Solo Raya pun masih Rp900 ribu di bawah garis layak provinsi.
Daerah | UMK 2026 |
|---|---|
Kab. Karanganyar | Rp2.592.154 |
Kota Surakarta | Rp2.570.000 |
Kab. Boyolali | Rp2.537.949 |
Kab. Klaten | Rp2.538.691 |
Kab. Sukoharjo | Rp2.500.000 |
Kab. Sragen | Rp2.337.700 |
Kab. Wonogiri | Rp2.335.126 |
Sumber: SK Gubernur Jateng 2026 .
Pariwisata Lesu, Okupansi Hotel Rendah
Ini bagian yang jarang masuk simulasi UMK. Karanganyar adalah kabupaten wisata. Tawangmangu, Grojogan Sewu, Candi Cetho, dan Ngargoyoso adalah magnetnya. Tapi sepanjang 2026, magnet itu melemah.
Pada libur Lebaran 2026, Karanganyar berada di peringkat 25 dari 35 kabupaten/kota di Jateng dalam jumlah kunjungan wisatawan.
Grojogan Sewu disebut “lesu” bahkan di akhir pekan, dengan kios-kios di area parkir banyak yang tutup. Penurunan kunjungan setelah libur sekolah diperkirakan mencapai 60 persen.
Apindo Karanganyar memakai data ini untuk menahan kenaikan upah. Dalam rapat Dewan Pengupahan, mereka mengusulkan alfa 0,5—batas terendah dalam PP 49/2025—dengan alasan “utilitas mesin produksi belum maksimal dan tingkat okupansi hotel rendah”. Buruh, di sisi lain, mengusulkan alfa 0,9.
Simulasi 2027: 5,78% sampai 10%
Pembahasan UMK 2027 masih berlangsung. Dengan inflasi 3,18% dan pertumbuhan ekonomi 5,2%, formula PP 49/2025 menghasilkan kenaikan 5,78% sampai 7,86% untuk alfa 0,5–0,9. Buruh lewat ABJAT menuntut minimal 10 persen.
Skenario | Asumsi | UMK Karanganyar 2027 |
|---|---|---|
Apindo (alfa 0,5) | +5,78% | ±Rp2.742.000 |
Formula (alfa 0,9) | +7,86% | ±Rp2.796.000 |
Buruh (ABJAT) | +10% | ±Rp2.851.000 |
Sumber: simulasi berdasarkan UMK Karanganyar 2026, PP 49/2025, dan tuntutan ABJAT .
Bahkan skenario paling agresif—10 persen—hanya membawa UMK Karanganyar ke Rp2,85 juta. Masih Rp650 ribu di bawah KHL Jateng.
Bagi pekerja di sektor pariwisata yang sudah menerima gaji “sesuai UMK” atau bahkan di bawahnya, kenaikan ini tidak akan terasa seperti “naik kelas”.
Ia hanya memastikan bahwa gaji mereka tetap di bawah garis layak, sementara harga makan dan transport terus naik.
Gaji Bersih: Setelah BPJS, Sisa Rp2,7 Juta
Mari kita hitung. Pekerja lajang, baru setahun bekerja, gaji bruto mengikuti UMK 2027 simulasi 10 persen: Rp2.851.000. Potongan BPJS Kesehatan 1%, JHT 2%, dan JP 1%—total 4 persen—menggerus sekitar Rp114.040. Gaji bersihnya ±Rp2.736.960.
Komponen | Nominal |
|---|---|
Gaji Bruto (simulasi 10%) | Rp2.851.000 |
Potongan BPJS (4%) | Rp114.040 |
Gaji Bersih | ±Rp2.736.960 |
Ilustrasi berdasarkan aturan potongan BPJS karyawan 2026.
Dengan kos Rp600 ribu, makan Rp900 ribu, dan transport Rp200 ribu, sisa uangnya Rp1,03 juta. Itu sebelum listrik, kuota, dan keperluan darurat.
Bagi pekerja hotel yang harus membeli seragam sendiri atau menghadapi pemotongan tip, sisa itu bisa lebih kecil lagi.
“Kami bukan minta mewah. Kami cuma mau gaji yang cukup buat makan dan kos,” kata seorang pekerja hotel di Tawangmangu, yang minta namanya tidak ditulis.
“Tertinggi di Solo Raya” Bukan Jawaban
Karanganyar tidak perlu malu disebut kabupaten dengan UMK tertinggi di Solo Raya. Tapi selama UMK-nya masih Rp2,5 jutaan dan KHL Jateng sudah Rp3,5 juta, gelar itu hanya jadi banner di gerbang kabupaten, bukan kenyataan di rekening pekerja.
Di sektor pariwisata, masalahnya berlapis: kunjungan turun, okupansi hotel rendah, dan pengusaha memakai itu sebagai alasan menahan alfa di 0,5. Buruh tetap menunggu di tengah ketidakpastian, dengan gaji yang bahkan sebelum naik pun sudah di bawah garis layak.
UMK 2027 boleh naik. Tapi selama pariwisata Karanganyar belum pulih dan KHL masih jauh di atas UMK, kenaikan itu hanya akan terasa seperti jalan di tempat yang lebih rapi.
Dan pekerja di Tawangmangu, yang setiap hari menanjak jalan berbatu untuk menyambut tamu, akan tetap bertanya: “Kapan naiknya sampai ke kami?”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi UMK Cilacap 2027: Naik Rp208–263 Ribu, Cukup Buat Apa di Kota Industri?
- 233 Negara Ramai-Ramai Minta Rakyatnya Timbun Makanan, Ada Apa Sebenarnya?
- 3Miris! Silatnas BEM Muhammadiyah dan Aisyiyah di UMS Ternoda Kericuhan hingga Baku Hantam
- 4APSI Matangkan Strategi Tingkatkan Kompetensi dan Martabat Profesi Satpam
- 5Laga Amal Jurnalis FC Bersama Ansor dan Alfamart, Tebar Kepedulian untuk Panti Asuhan Rumah Anak Surga
- 6Taekwondo Semarang Koleksi Tiga Emas Porprov XVII Jateng, Ariqfallah Tambah Pundi Medali
- 7Prediksi UMK Boyolali 2027: Naik Rp190–241 Ribu, Gap ke KHL Hampir Rp800 Ribu
- 8PPP Kota Semarang Mulai Panaskan Mesin Politik, Bidik Kebangkitan pada Pemilu 2029
- 998 Tahun Sumpah Pemuda, Dekan FH Untag Semarang Soroti Korupsi dan Ketimpangan Keadilan
- 10Matahari Magelang Jam 10 Pagi Bukan Main-Main: 7 Cara Bertahan Lari Sampai Finis




