Iswar Aminuddin Suntikkan Semangat untuk PSIS Semarang Usai Gagal Raih Kemenangan

JATENG.AKURAT.CO, Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, memberikan dukungan moral kepada PSIS Semarang setelah ditahan imbang Persikad Depok tanpa gol dalam lanjutan Championship 2026/2027.
Ia meminta Laskar Mahesa Jenar tetap menjaga semangat dan optimisme meski belum mampu meraih kemenangan.
Iswar hadir langsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (1/11/2026) sore, untuk menyaksikan pertandingan pekan kedelapan Grup A tersebut. Laga yang berlangsung sengit itu berakhir dengan skor 0-0, sehingga kedua tim harus berbagi satu poin.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, PSIS sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mengamankan kemenangan. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat tim besutan Widodo C Putro gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan kurang memuaskan PSIS. Tim kebanggaan warga Kota Semarang itu kini telah melewati empat pertandingan tanpa kemenangan.
Menanggapi hasil pertandingan, Iswar menegaskan bahwa kegagalan meraih poin penuh harus dijadikan momentum untuk memperbaiki kualitas permainan. Ia berharap jajaran pelatih dan pemain melakukan evaluasi agar PSIS mampu tampil lebih baik pada laga berikutnya.
"Hasil imbang hari ini tentu menjadi bahan evaluasi bagi PSIS Semarang untuk terus berbenah dan meningkatkan performa ke depan," ujar Iswar.
Meski hasil pertandingan belum sesuai harapan, Iswar tetap mengapresiasi kerja keras seluruh elemen tim. Menurutnya, perjuangan pemain, pelatih, dan ofisial di lapangan patut mendapatkan penghargaan.
"Saya mengapresiasi perjuangan seluruh pemain, pelatih, dan ofisial yang telah bekerja keras di lapangan," tambahnya.
Ia juga mengingatkan para pemain agar tidak larut dalam kekecewaan. Menurut Iswar, menjaga kekompakan serta kepercayaan diri menjadi modal penting bagi PSIS untuk kembali bersaing dan memperbaiki hasil pertandingan.
"Tetap jaga semangat, kekompakan, dan optimisme untuk menghadapi pertandingan berikutnya," tegas Iswar.
Pemerintah Kota Semarang, lanjutnya, berharap PSIS mampu menunjukkan perkembangan positif dan kembali meraih hasil maksimal. Dukungan masyarakat juga diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi skuad Mahesa Jenar dalam menjalani kompetisi.
"Kami berharap PSIS terus menunjukkan perkembangan positif dan mampu meraih hasil yang lebih baik," ungkapnya.
Iswar memastikan dukungan masyarakat Kota Semarang terhadap PSIS tetap menjadi kekuatan bagi tim untuk bangkit.
"Dukungan serta doa dari masyarakat Semarang akan selalu menyertai perjuangan PSIS. Tetap semangat, Mahesa Jenar!" pungkas Iswar.
PSIS Gagal Manfaatkan Penalti, Persikad Bertahan
Pertandingan antara PSIS Semarang dan Persikad Depok berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal babak pertama. Kedua tim sama-sama berusaha membangun serangan untuk membuka keunggulan.
PSIS langsung mengancam gawang lawan pada menit ketiga melalui Deri Antony Corfe. Namun, tendangannya masih melebar tipis dari sasaran. Corfe kembali mendapatkan peluang tiga menit berselang, tetapi sepakan kerasnya belum mampu menemui target.
Pada menit ke-14, giliran Felipe Cadenazzi yang mencoba membobol gawang Persikad. Tendangan striker PSIS tersebut masih dapat diamankan penjaga gawang tim tamu.
Persikad tidak hanya bertahan. Menit ke-15, Fitra Ridwan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola yang melaju lemah dengan mudah ditangkap kiper PSIS, Dafa Al Gasemi.
Peluang tim tamu kembali hadir melalui Gustavo pada menit ke-28. Sepakan jarak jauhnya juga belum cukup menyulitkan penjaga gawang PSIS, Reky Rahayu.
Hingga menit ke-30, kedua tim belum mampu mengubah kedudukan. Situasi semakin menarik ketika wasit melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR) pada menit ke-36 menyusul insiden jatuhnya Cadenazzi di area penalti Persikad.
Setelah meninjau tayangan ulang, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti kepada PSIS.
Cadenazzi yang dipercaya sebagai eksekutor maju pada menit ke-39. Namun, peluang emas tersebut gagal dimanfaatkan. Tendangan striker asal Argentina itu berhasil dibaca dan ditepis Dafa Al Gasemi, kiper Timnas U-20 Indonesia.
Kegagalan tersebut membuat skor tetap 0-0 hingga babak pertama berakhir.
Serangan PSIS Tak Berbuah Gol
Memasuki babak kedua, PSIS meningkatkan intensitas serangan untuk memecah kebuntuan. Pada menit ke-50, upaya tuan rumah menekan pertahanan Persikad masih berhasil dihentikan barisan belakang tim tamu.
Peluang melalui tendangan sudut pada menit ke-51 juga belum membuahkan hasil. Persikad kemudian mencoba keluar dari tekanan lewat Gustavo pada menit ke-54, tetapi tembakannya kembali dapat diamankan penjaga gawang PSIS.
Laskar Mahesa Jenar terus berusaha mencetak gol. Sepakan keras Cadenazzi pada menit ke-57 berhasil diblok pemain belakang Persikad. Tiga menit kemudian, sundulannya masih melenceng tipis di sisi kanan gawang lawan.
Pada menit ke-73, Corfe kembali memperoleh peluang. Namun, tendangan terarahnya mampu ditepis Dafa Al Gasemi yang tampil impresif sepanjang pertandingan.
Memasuki menit ke-80, skor masih belum berubah. Kedua pelatih, Widodo C Putro dari PSIS dan Achmad Zulkifli dari Persikad, berupaya mencari solusi untuk mengubah jalannya pertandingan.
Kesempatan terbaik PSIS kembali muncul pada menit ke-88. Corfe mengirimkan umpan matang ke depan gawang Persikad, tetapi tidak ada pemain tuan rumah yang berhasil menyambut bola tersebut.
Drama terjadi menjelang berakhirnya waktu normal. Tendangan keras pemain pengganti Bustos pada menit ke-89 membentur mistar gawang Persikad. Peluang itu menjadi salah satu kesempatan terakhir PSIS untuk mencetak gol.
Hingga wasit meniup peluit panjang, kedua tim tetap tidak mampu mencetak gol. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 0-0.
PSIS Tertahan di Peringkat Kelima
Hasil imbang di Stadion Jatidiri membuat Persikad Depok mengumpulkan 13 poin dari delapan pertandingan yang telah dijalani. Sementara itu, PSIS Semarang baru mengoleksi 11 poin dari jumlah laga yang sama.
Tambahan satu poin tersebut membuat Persikad tetap berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup A Championship 2026/2027.
Adapun PSIS Semarang harus puas menempati posisi kelima. Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi skuad Mahesa Jenar untuk memperbaiki performa dan kembali meraih kemenangan dalam pertandingan selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi UMK Cilacap 2027: Naik Rp208–263 Ribu, Cukup Buat Apa di Kota Industri?
- 233 Negara Ramai-Ramai Minta Rakyatnya Timbun Makanan, Ada Apa Sebenarnya?
- 3APSI Matangkan Strategi Tingkatkan Kompetensi dan Martabat Profesi Satpam
- 4Laga Amal Jurnalis FC Bersama Ansor dan Alfamart, Tebar Kepedulian untuk Panti Asuhan Rumah Anak Surga
- 5Taekwondo Semarang Koleksi Tiga Emas Porprov XVII Jateng, Ariqfallah Tambah Pundi Medali
- 6Prediksi UMK Boyolali 2027: Naik Rp190–241 Ribu, Gap ke KHL Hampir Rp800 Ribu
- 7Miris! Silatnas BEM Muhammadiyah dan Aisyiyah di UMS Ternoda Kericuhan hingga Baku Hantam
- 8Matahari Magelang Jam 10 Pagi Bukan Main-Main: 7 Cara Bertahan Lari Sampai Finis
- 998 Tahun Sumpah Pemuda, Dekan FH Untag Semarang Soroti Korupsi dan Ketimpangan Keadilan
- 10Bus PO Tunggal Dara Terbakar di Tol Bawen-Ungaran, Seluruh Penumpang Selamat





