Jateng

Xiaomi TV A Pro e Resmi Diperkenalkan, Hadir dalam 9 Model dengan Layar QLED hingga 85 Inci

Dody H | 2 November 2026, 08:38 WIB
Xiaomi TV A Pro e Resmi Diperkenalkan, Hadir dalam 9 Model dengan Layar QLED hingga 85 Inci

JATENG.AKURAT.CO, Xiaomi kembali memperluas lini produk televisinya dengan memperkenalkan keluarga terbaru Xiaomi TV A Pro e.

Jajaran televisi pintar ini hadir dalam sembilan varian ukuran layar, mulai dari 32 inci hingga 85 inci.

Menariknya, Xiaomi menyediakan pilihan resolusi HD, Full HD (FHD), hingga 4K untuk menjangkau kebutuhan pengguna yang berbeda.

Seluruh model Xiaomi TV A Pro e sudah mulai ditampilkan melalui situs resmi global perusahaan.

Meski demikian, Xiaomi belum mengumumkan harga jual maupun jadwal ketersediaan televisi terbaru tersebut di masing-masing negara.

Kehadiran seri ini melanjutkan Xiaomi TV A Pro 2026 yang sebelumnya dipasarkan di Eropa dengan pilihan ukuran 55 inci, 65 inci, dan 75 inci.

Kali ini, Xiaomi menawarkan pilihan yang jauh lebih beragam, termasuk televisi berukuran besar hingga 85 inci.

Xiaomi TV A Pro e Hadir dengan Enam Model 4K

Untuk segmen televisi 4K, Xiaomi menyiapkan enam varian, yaitu TV A Pro 43 e, 50 e, 55 e, 65 e, 75 e, dan 85 e.

Seluruh model tersebut menggunakan panel QLED dengan cakupan warna DCI-P3 sebesar 94 persen.

Teknologi ini memungkinkan televisi menampilkan warna yang lebih kaya dengan dukungan hingga 1,07 miliar warna.

Dari sisi performa, Xiaomi membekali keenam model 4K dengan prosesor quad-core Cortex-A55 yang dipadukan GPU Mali-G52.

Kombinasi perangkat keras tersebut serupa dengan yang digunakan pada generasi Xiaomi TV A Pro 2026.

Fitur menarik lainnya adalah dukungan Game Boost melalui HDMI. Lima model, yakni ukuran 50 inci, 55 inci, 65 inci, 75 inci, dan 85 inci, dapat menjalankan refresh rate hingga 120Hz ketika menggunakan mode Game Boost.

Namun, ada batasan yang perlu diperhatikan. Refresh rate 120Hz tersebut hanya tersedia pada resolusi 1080p, bukan resolusi 4K.

Sementara itu, model 43 inci tidak mencantumkan dukungan fitur Game Boost 120Hz.

Untuk konektivitas, keenam televisi 4K dilengkapi tiga port HDMI. Salah satu port tersebut mendukung eARC dan ALLM yang berguna untuk menghubungkan perangkat audio eksternal serta mengoptimalkan pengalaman bermain game.

Speaker hingga 30W dan Dukungan Dolby Audio

Xiaomi juga memberikan perbedaan konfigurasi audio berdasarkan ukuran televisi.

Pada Xiaomi TV A Pro 75 e dan TV A Pro 85 e, perusahaan menyematkan dua speaker dengan daya masing-masing 15W.

Dengan demikian, total keluaran audionya mencapai 30W.

Sementara itu, empat model 4K lainnya menggunakan konfigurasi dua speaker 10W dengan total daya 20W.

Meski memiliki konfigurasi berbeda, seluruh model dalam keluarga Xiaomi TV A Pro e sudah mendukung Dolby Audio, DTS, dan DTS Virtual.

Dukungan tersebut ditujukan untuk menghadirkan pengalaman audio yang lebih imersif ketika menikmati film maupun konten hiburan lainnya.

Dukungan HDR juga tidak sepenuhnya seragam. Model 43 inci, 55 inci, 65 inci, 75 inci, dan 85 inci mendukung HDR10+, HDR10, serta HLG.

Adapun Xiaomi TV A Pro 50 e hanya mencantumkan dukungan HDR10 dan HLG tanpa HDR10+.

Menggunakan Google TV dan Mendukung Gemini

Dari sisi perangkat lunak, seluruh anggota keluarga Xiaomi TV A Pro e menjalankan sistem operasi Google TV.

Khusus enam model 4K, Xiaomi turut mencantumkan dukungan Gemini dan Google Assistant.

Kehadiran Gemini memungkinkan pengguna memanfaatkan kemampuan asisten berbasis AI Google melalui televisi, meskipun ketersediaannya masih bergantung pada negara, bahasa, serta persyaratan usia pengguna minimal 18 tahun.

Selain itu, model 4K juga mendukung Apple AirPlay dan Google Cast. Kedua fitur tersebut memudahkan pengguna menampilkan konten dari perangkat lain ke layar televisi.

Xiaomi TV A Pro e Juga Punya Varian HD dan Full HD

Tidak hanya menawarkan televisi beresolusi 4K, Xiaomi turut menyiapkan tiga model dengan resolusi lebih rendah untuk pengguna yang membutuhkan pilihan lebih terjangkau.

Ketiga model tersebut terdiri dari:

*Xiaomi TV A Pro 32 e dengan layar 32 inci dan resolusi HD 1366 x 768 piksel.

*Xiaomi TV A Pro 43 FHD e dengan layar 43 inci dan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel.

*Xiaomi TV A Pro 50 FHD e dengan layar 50 inci dan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel.

Menariknya, ketiga televisi tersebut tetap menggunakan panel QLED. Namun, beberapa fitur yang tersedia pada model 4K tidak ditemukan di varian ini.

Xiaomi tidak mencantumkan dukungan MEMC, Apple AirPlay, maupun Gemini untuk ketiga model HD dan Full HD tersebut.

Jumlah port HDMI juga lebih sedikit, yakni dua port dibandingkan tiga port pada seluruh model 4K.

Desain Bezel Tipis dengan Rangka Logam

Dari segi tampilan, seluruh Xiaomi TV A Pro e mengusung desain yang seragam dengan rangka berbahan logam dan bezel tipis.

Desain tersebut memberikan kesan modern sekaligus membuat area layar terlihat lebih luas.

Khusus model 75 inci, Xiaomi menyediakan pilihan pemasangan kaki penyangga dalam posisi sempit maupun lebar.

Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna menyesuaikan penempatan televisi dengan ukuran meja atau ruang keluarga.

Bobot setiap model tentu berbeda mengikuti ukuran layarnya. Xiaomi TV A Pro 32 e menjadi yang paling ringan dengan bobot 3,1 kg, sedangkan model terbesar Xiaomi TV A Pro 85 e memiliki bobot mencapai 26,8 kg.

Harga Xiaomi TV A Pro e Belum Diumumkan

Sayangnya, Xiaomi masih belum mengungkap informasi mengenai harga dan tanggal peluncuran resmi seluruh keluarga TV A Pro e.

Sebagai gambaran, generasi sebelumnya, yakni Xiaomi TV A Pro 2026, mulai dipasarkan di Eropa dengan harga 479 euro untuk model berukuran 55 inci.

Belum diketahui apakah jajaran terbaru ini nantinya juga akan masuk ke pasar Indonesia.

Informasi mengenai harga, ketersediaan, serta kemungkinan peluncuran di berbagai negara masih perlu menunggu pengumuman resmi dari Xiaomi.

Dengan sembilan pilihan ukuran layar, teknologi QLED, serta opsi resolusi hingga 4K, Xiaomi TV A Pro e menjadi tambahan baru dalam portofolio televisi pintar perusahaan asal China tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.