Jateng

Prakiraan Cuaca Kota Surabaya Kamis Ini, 15 Oktober 2026: Cerah Seharian, Tapi Siang Bisa Bikin Kepanasan

Theo Adi Pratama | 15 Oktober 2026, 05:15 WIB
Prakiraan Cuaca Kota Surabaya Kamis Ini, 15 Oktober 2026: Cerah Seharian, Tapi Siang Bisa Bikin Kepanasan
Ilustrasi cuaca hari ini. - Canva

JATENG.AKURAT.CO, Warga Surabaya yang pagi ini sudah siap-siap mengeluh karena matahari terik, ada kabar baik dan kabar buruk: kabar baiknya, cuaca hari Kamis (15/10/2026) diprediksi cerah sepanjang pagi hingga siang; kabar buruknya, angin kencang masih jadi ancaman yang belum sepenuhnya pergi.

BMKG sudah merilis prakiraan cuaca untuk Kota Surabaya dan sekitarnya.

Hasilnya? Kombinasi klasik khas Kota Pahlawan di musim kemarau: panas menyengat, langit biru, dan angin yang sesekali bikin payung berantakan.

Tapi jangan buru-buru mengeluh—setidaknya tidak ada hujan yang mengintai.

Pagi: Cerah, Tapi Jangan Lupa Sunscreen

Berdasarkan data prakiraan BMKG, cuaca di Kota Surabaya diprediksi cerah sejak pagi hingga siang hari .

Suhu udara pagi berkisar antara 25–28 derajat Celsius dengan kelembapan yang cukup tinggi, sekitar 60–87 persen .

Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 3–4 meter per detik .

Kecepatan ini masih tergolong sedang, tidak sampai membuat pohon tumbang atau spanduk berterbangan.

Tapi buat kamu yang naik motor, angin samping di jalur-jalur terbuka seperti Ahmad Yani atau Mayjen Sungkono tetap perlu diwaspadai.

Langit cerah di pagi hari ini berarti visibilitas bagus untuk berkendara. Tidak ada kabut tebal atau hujan yang bakal bikin jalanan licin.

Cocok buat kamu yang berangkat kerja pagi-pagi atau sekadar jogging di Taman Bungkul.

Siang: Panasnya Bikin Keringetan, Suhu Sentuh 35 Derajat

Ini bagian yang perlu kamu antisipasi. Memasuki siang hingga sore, suhu udara di Surabaya diprediksi naik signifikan.

Data BMKG menunjukkan suhu puncak mencapai 34–35 derajat Celsius pada pukul 12.00–15.00 WIB .

Tapi angka itu belum memasukkan faktor "feels like" alias suhu yang dirasakan tubuh.

Yandex Weather, salah satu platform cuaca internasional, memprediksi suhu siang di Surabaya mencapai 34 derajat Celsius dengan kelembapan sekitar 41 persen dan kecepatan angin 4,4 meter per detik .

Situs cuaca internasional lainnya, Weather2Weeks, memprediksi suhu serupa dengan probabilitas hujan hanya sekitar 17 persen . Artinya, siang ini bakal panas terik tanpa ada hujan yang menyejukkan.

Buat kamu yang beraktivitas di luar ruangan, siapkan air minum cukup, pakai tabir surya, dan kalau bisa cari teduhan saat jam-jam sibuk matahari.

Kelembapan yang turun ke level 30–40 persen di siang hari justru bikin panas terasa lebih menyengat.

Sore ke Malam: Berawan, Suhu Perlahan Turun

Memasuki sore hingga awal malam, langit Surabaya diprediksi berubah menjadi cerah berawan dan berawan .

Ini bukan awan hujan, melainkan awan tipis yang menutupi sebagian langit tanpa berpotensi mendatangkan hujan.

Suhu udara perlahan turun ke kisaran 29–32 derajat Celsius pada pukul 16.00–18.00 WIB, kemudian turun lagi menjadi 26–28 derajat Celsius pada malam hari . Kelembapan udara kembali naik ke level 65–76 persen saat malam .

Bagi kamu yang punya agenda di luar rumah malam ini—makan di kawasan Gubeng, nonton di Tunjungan Plaza, atau sekadar ngopi di Darmo—cuaca diprediksi cukup bersahabat. Tidak ada indikasi hujan yang signifikan.

Catatan Penting: Angin Kencang Masih Jadi Ancaman

Ini yang perlu kamu perhatikan. BMKG masih mengeluarkan peringatan potensi angin kencang di Jawa Timur, termasuk Surabaya, untuk periode 13–19 Oktober 2026 .

Peringatan ini disampaikan di tengah kondisi kemarau yang masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia.

Jawa Timur sendiri dimasukkan dalam daftar wilayah yang perlu mewaspadai potensi angin kencang selama periode 13–15 Oktober 2026 .

Angin kencang ini bisa datang tiba-tiba, terutama di sore hingga malam hari saat perbedaan suhu antara daratan dan lautan mencapai puncaknya.

Buat kamu yang tinggal di kawasan pesisir seperti Kenjeran, Tambaksari, atau Rungkut, pastikan barang-barang di luar rumah yang ringan sudah diamankan.

Buat pengendara motor, tetap waspada saat melintasi jalur-jalur terbuka seperti Jembatan Suramadu atau kawasan industri di Rungkut.

Konteks Musiman: Masih Kemarau, Tapi Hujan Mulai Mengintai

Satu hal yang menarik: meski cuaca hari ini diprediksi cerah, BMKG menegaskan bahwa sebagian wilayah Jawa Timur masih berada dalam musim kemarau.

Berdasarkan prospek cuaca mingguan BMKG Juanda yang dirilis Senin (12/10/2026), sebagian wilayah Jatim diprakirakan mengalami hujan ringan pada 12–16 Oktober .

BMKG juga mencatat bahwa hanya sekitar 5,7 persen wilayah Indonesia atau 40 Zona Musim (ZOM) yang telah memasuki musim hujan berdasarkan analisis perkembangan musim pada Dasarian III September 2026 .

Artinya, cuaca cerah hari ini adalah sisa-sisa kemarau yang masih bertahan. Manfaatkan sebaik mungkin, karena sebentar lagi hujan akan lebih sering datang.

Ringkasan Praktis untuk Kamu yang Sibuk

  • Pagi (06.00–10.00): Cerah. Suhu 25–28°C. Angin 3–4 m/s dari timur–tenggara. Aman untuk aktivitas luar ruangan.

  • Siang (10.00–15.00): Cerah. Suhu puncak 34–35°C. Panas menyengat. Siapkan air minum dan tabir surya.

  • Sore (15.00–18.00): Cerah berawan. Suhu 29–32°C. Nyaman untuk aktivitas santai.

  • Malam (18.00–22.00): Berawan. Suhu 26–28°C. Tidak ada indikasi hujan.

  • Catatan angin: Potensi angin kencang masih berlaku hingga 15 Oktober. Waspada saat berkendara di jalur terbuka.

Cuaca hari ini terbilang bersahabat untuk ukuran Surabaya di bulan Oktober. Tidak ada hujan yang mengancam, tidak ada kabut yang mengganggu visibilitas.

Satu-satunya "musuh" adalah panas siang dan angin yang perlu diantisipasi.

Jadi, sebelum keluar rumah, pastikan botol air minum sudah terisi, tabir surya sudah dioles, dan jaket tipis siap untuk berjaga-jaga saat suhu turun di malam hari.

Selamat beraktivitas, dan semoga hari Kamis ini berjalan lancar tanpa drama cuaca yang berlebihan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.