Jateng

Jaga Kondusifitas Politik Jelang Pemilu 2024, Dorong Peran Pers Tangkal Berita Hoaks Ujaran Kebencian

Arixc Ardana | 8 Januari 2024, 17:59 WIB
 Jaga Kondusifitas Politik Jelang Pemilu 2024, Dorong Peran Pers Tangkal Berita Hoaks Ujaran Kebencian

 

AKURAT.CO SEMARANG, Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menekankan pentingnya menjaga kondusifitas politik di wilayahnya menyusul mendekatnya tahapan pemilu 2024.

Hal tersebut disampaikannya, pada acara ramah tamah dengan Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah (FWPJT) di Kota Lama Semarang pada Senin, 8 Januari 2024.

Nana meminta dukungan masyarakat dalam menjaga ketentraman selama masa kontestasi politik.

Baca Juga: Satgas NARU 2024 Ditutup, Konsumsi LPG Catat Angka Tertinggi 4.669 MT per Hari, Avtur Melonjak 54 Persen

"Kami terus koordinasi dengan beberapa partai untuk saling menjaga kondusifitas," ujar Nana.

Pihaknya pun menegaskan perlunya kerjasama lintas partai untuk memelihara keamanan dan stabilitas dalam bingkai demokrasi.

Menyadari tantangan yang mungkin muncul selama masa pemilu, Nana mengingatkan bahwa segala cara dapat dilakukan untuk memenangkan kontestasi politik.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mempertahankan suasana kondusif yang sudah terbentuk selama ini.

Dalam sambutannya, Nana juga meminta peran aktif jurnalis dalam menjaga kondusifitas Jawa Tengah.

Para wartawan diharapkan dapat meningkatkan peran mereka dalam menangkal penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan narasi provokatif yang mungkin muncul di media sosial.

“Kami juga berharap kepada rekan-rekan media khususnya jurnalis ikut berperan dalam hal menyampaikan informasi secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," tandasnya.

Di tengah maraknya informasi palsu dan narasi provokatif, Nana menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah, aparat hukum, penyelenggara pemilu, dan jurnalis.

Ia meminta agar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus melakukan patroli di dunia maya untuk menangkal penyebaran informasi palsu.

Sebagai penutup, Nana menekankan bahwa pemerintah dan media massa memiliki tujuan bersama untuk mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakat.

Baca Juga: Trending di Youtube: Lirik Lagu Gilga Sahid Alum, Berserta Terjemahan Bahasa Indonesia

Ia berharap agar sinergi dan kolaborasi antara keduanya terus terjalin, khususnya dalam menangkal penyebaran informasi palsu.

"Kita sama-sama melayani masyarakat. Tujuannya sama untuk mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakat. Kalau perlu kita bentuk tim bersama," ungkapnya.

Ketua Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah (FWPJT), Damar Sinuko, mengungkapkan bahwa saat ini anggota FWPJT mencapai 56 orang dari berbagai platform media.

Meskipun menghadapi perubahan terkait dana hibah, FWPJT tetap eksis dengan menjalankan kegiatan yang didukung oleh sponsorship dari pihak ketiga yang tidak terikat.

"Kami masih eksis baik saat mendapat dana hibah ataupun setelah tak lagi mendapat dana hibah. Kegiatan kami tetap berjalan dengan dukungan sponsorship dari pihak ketiga yang tidak terikat. Janji Pak Nana untuk memberikan dana hibah sangat kami apresiasi, maturnuwun," ungkap Damar.

Damar menegaskan bahwa keberlanjutan FWPJT tidak hanya bergantung pada dukungan dana hibah, tetapi juga didukung oleh sponsorship dari pihak ketiga yang memahami nilai dan tujuan dari keberadaan FWPJT.

Hal ini menunjukkan fleksibilitas dan adaptabilitas organisasi wartawan ini dalam menghadapi berbagai dinamika.

Seluruh anggota FWPJT juga diikutkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, menandakan komitmen dalam melibatkan wartawan sebagai pekerja yang memiliki perlindungan sosial.

Baca Juga: Bersama Gus Mus, FWPJT Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Indonesia Lewat Silaturahmi Kebudayaan

Dalam perjalanan yang akan memasuki usia 26 tahun pada 15 Mei mendatang, FWPJT terus berupaya untuk memberikan dukungan dan manfaat bagi anggotanya.

Damar juga mengundang secara resmi Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, untuk hadir dalam pentas baca puisi yang diinisiasi oleh FWPJT.

Acara ini akan menampilkan Gus Mus dan sejumlah penyair pada 12 Januari 2023 pukul 19.00 WIB di Taman Budaya Raden Saleh Semarang.

Sebuah inisiatif yang mencerminkan keragaman kegiatan FWPJT dalam mendukung perkembangan budaya dan seni di Jawa Tengah.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.