Sinergi Muhammadiyah, BPJS Kesehatan dan Pemda, Tingkatkan Layanan Kesehatan bagi Masyarakat

AKURAT.CO, Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Ibnu Naser Arrohimi melaksanakan kunjungan dalam acara soft opening RSI Muhammadiyah 2 Kendal (17/11).
Acara yang juga dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Abdul Mu'ti, ini menandai babak baru bagi dunia kesehatan di wilayah Patean.
Pada acara tersebut, Ibnu mengucapkan selamat serta berterima kasih kepada organisasi Muhammadiyah yang sukses mengembangkan dunia kesehatan khususnya menyediakan layanan kesehatan berupa rumah sakit untuk masyarakat di Patean, Kendal ini.
Baca Juga: Implementasikan Perpol 2 Tahun 2023, Pemohon SIM Diharapkan Lampirkan Bukti Kepesertaan JKN
"Saya mengapresiasi upaya Muhammadiyah dalam membangun rumah sakit ini. Kehadiran RSI Muhammadiyah 2 Kendal diharapkan dapat meningkatkan cakupan layanan BPJS Kesehatan di wilayah Patean dan sekitarnya," ujar Ibnu.
Ibnu juga menyoroti pentingnya optimalisasi penggunaan peralatan medis yang telah disediakan di RSI Muhammadiyah 2 Kendal.
Ia menuturkan bahwa direktur rumah sakit telah melakukan kunjungan langsung ke CINA, untuk memastikan bahwa peralatan medis yang dibeli sesuai dengan kebutuhan dan dapat digunakan secara maksimal.
"Dengan peralatan medis yang canggih, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di RSI Muhammadiyah 2 Kendal dapat ditingkatkan. Namun, yang tak kalah penting adalah bagaimana cara mengoptimalkan penggunaan peralatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas," tambah Ibnu.
Sementara, Mu’ti memberikan apresiasi atas pembangunan RSI Muhammadiyah 2 Kendal.
Ia menilai bahwa kehadiran rumah sakit ini tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat akan akses layanan kesehatan yang lebih baik, tetapi juga menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kebetulan di sekitar wilayah sini belum ada rumah sakit yang representatif sehingga dengan RSI Muhammadiyah 2 Kendal ini masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Mu’ti.
Ketua PD Muhammadiyah Kendal Ikhsan Intizam menerangkan, kehadiran RSI Muhammadiyah 2 Kendal ini bisa menjadi tempat masyarakat wilayah Patean Kendal, untuk mendapatkan layanan kesehatan dengan mudah dan dekat.
“RSI ini adalah bukti perjuangan dan keikhlasan, sebelumnya lokasi ini hanya rumah bersalin yang diresmikan 1992. Dengan lahan 5.027 meter persegi yang diwakafkan H Karsono, dan 18 tahun beroperasi rumah bersalin tidak ada perkembangan,” ujar Ikhsan.
Ditahun 2007 rumah bersalin vakum dan beralih fungsi untuk tempat pendidikan sampai 2023. Lalu difungsikan kembali untuk kesehatan dan dibangun lah RSI Muhammadiyah 2 Kendal.
Bupati Kendal Dico M. Ganinduto mengatakan saat pertama kali menjabat akan membangun rumah sakit di wilayah Sukorejo dan Patean.
Belum juga terealisasi kini sudah dibangun oleh Muhammadiyah.
Dico berharap RSI Muhammadiyah 2 Kendal bisa berkolaborasi dengan insan kesehatan di Patean karena terdapat rumah sehat BAZNAS dan puskesmas.
Direktur RSI Muhammadiyah 2 Kendal, Bramuchaer mengatakan tersedia fasilitas di RSI Muhammadiyah 2 Kendal meliputi 61 tempat tidur terdiri dari 27 kamar standar, kelas 1 ada 8 tempat tidur, dan VIP ada 2 tempat tidur, serta ruang isolasi ada 6 tempat tidur.
Dengan beragam pilihan kamar ini, RSI Muhammadiyah 2 Kendal berupaya memenuhi kebutuhan dan kenyamanan para pasien.
“Di layanan IGD sendiri tersedia 13 tempat tidur juga dilengkapi kamar ICU serta beberapa dokter spesialis. Rencananya baru bisa beroperasi dan melayani masyarakat pada awal tahun 2025,” ungkapnya.
Soft opening RSI Muhammadiyah 2 Kendal menjadi tonggak penting dalam peningkatan layanan kesehatan di Patean.
Kolaborasi antara Muhammadiyah, BPJS Kesehatan, dan pemerintah daerah telah berhasil mewujudkan rumah sakit modern yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas.
Kehadiran RSI Muhammadiyah 2 Kendal tidak hanya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, tetapi juga membuka peluang lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat






