Ganjaran Buruh Berjuang Pastikan Eksistensi Komnas Hubungan Industrial Wujudkan Kesejahteraan Kaum Buruh

AKURAT.CO PEKALONGAN - Pembentukan Komisi Nasional (Komnas) Hubungan Industrial jadi cita-cita dari Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) untuk menjembatani antara buruh, perusahaan, dan pemerintah guna menciptakan harmonisasi hubungan industrial sehingga tercapainya kesejahteraan kaum buruh.
Sebagaimana episentrum relawan buruh, GBB ingin membangun solusi lima tahun ke depan tentang segala persoalan ketenagakerjaan seperti upah pekerja, pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan hidup, pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga tunjangan sosial dan kesehatan.
Baca Juga: NDX AKA Akan Manggung di Acara Comfest Night 2023 di Kampus 3 UIN Walisongo, Buruan Beli Tiketnya!
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum GBB, Lukman Hakim saat menyelenggarakan kegiatan GBB Goes to Pabrik dan Warung Ganjaran sebagai upaya ketahanan pangan kaum pekerja.
Acara tersebut berlangsung di PT Pandanarum Kenanga Textile (Panamtex), Desa Pandanarum, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jum'at (17/11/23).
"Jadi ini relasinya adalah konsep GBB dalam rangka mencari jalan keluar untuk pembangunan hubungan industrial yang harmonis, yang lebih berkeadilan dan juga bisa menguatkan industri nasional dan juga kesejahteraan buruh," kata Lukman.
Baca Juga: Instagram Umumkan Peluncuran Fitur Baru yang Mampu Membantu Dalam Pembuatan Konten
Selama ini sejak pertama kali dibentuk pada November 2022, GBB memiliki komitmen penuh untuk memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan buruh di Indonesia.
Komnas HI, lanjut Lukman, merupakan sebuah lembaga untuk menyelesaikan segala persoalan melalui harmonisasi hubungan industrial.
"Jadi Komnas HI itu solusi kelembagaan bukan untuk efisiensi kelembagaan tapi kelembagaan ini justru untuk membantu harmonisasi penerapan regulasi, penegakan hukum sekaligus bagaimana bisa membuat konsep-konsep peningkatan kesejahteraan buruh dan penguatan industri nasional," ucap dia.
Baca Juga: Threads Lakukan Uji Coba Fitur Tags, Ini Perbedaannya dengan Fitur Serupa di Media Sosial Lainnya
Lukman memastikan eksistensi Komnas Hubungan Industrial bakal mewujudkan kesejahteraan bagi kaum buruh yang didukung oleh pemerintahan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.
Pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mencanangkan program pembangunan ekonomi, salah satunya dengan membangun 10 juta hunian untuk buruh hingga anak muda.
Ganjar-Mahfud juga berkomitmen menyediakan pendidikan bagi buruh berprestasi dan keluarganya dalam upayanya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.
"Komnas HI inilah juga nanti membuat regulasi bagaimana kesejahteraan buruh pendapatan buruh bisa naik bukan hanya dari konsep upah, tapi pemerintah akan hadir bagaimana bisa menyediakan tambahan-tambahan pendapatan untuk buruh sehingga income security atau jaminan pendapatan yang layak," jelas Lukman.
"Itu bisa diperoleh oleh buruh salah satunya dengan cara memberikan subsidi ya, subsidi itu bisa dalam bentuk uang, bisa dalam bentuk barang, bisa dalam bentuk dukungan-dukungan yang lain sehingga buruh itu bisa memiliki daya beli dan juga buruh bisa merasakan upah yang layak," imbuh dia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat






