Jateng

Dua Tim Inovator Kimia UIN Walisongo Semarang Gondol Dua Medali dari Ajang Internasional di Malaysia

Theo Adi Pratama | 3 Juni 2025, 11:19 WIB
Dua Tim Inovator Kimia UIN Walisongo Semarang Gondol Dua Medali dari Ajang Internasional di Malaysia

JATENG.AKURAT.CO, Dua tim inovator pada Cluster Enterpreneurship Education dan Cluster Technologies in Learning dari Program Studi Kimia UIN Walisongo Semarang menggondol dua medali dari negeri jiran, Malaysia. 

Dua tim ini meraih medali perak dan perunggu dalam ajang bergengsi studi kimia International Education Innovation Competition (Edu@Innovate 2025) yang diselenggarakan oleh Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia pada 19-20 Mei 2025. 

Tim pertama, yang dipimpin Ratnawati memperoleh perak dengan tema inovasi Rumah Sains Berdaya untuk siswa disabilitas.

Kemudian tim kedua yang dipimpin Himawa Rosadi (Prodi Pendidikan Kimia) memperoleh perunggu dengan inovasi Media pembelajaran kimia berbasis game pda materi Sistem Periodik Unsur (Elemental Quest). 

Atas pencapaian dalam kompetisi bertema “Empowering Humanity Amidst The Evolving Landscape of Innovation Challenges” ini, Ratnawati mengungkapkan rasa syukurnya. 

“Harapannya melalui ide business plan yang kami sampaikan dapat membuat peningkatan layanan pendidikan khusus untuk kaum disabiltas. Dan mampu memberikan terobosan Pendidikan yang lebih merata.” ungkap Ratnawati.

Prestasi yang ditorehkan oleh mahasiswa merupakan hasil kerja keras tim yang sudah disiapkan sejak bulan Februari 2025 dengan tim dosen pembimbing.

Ilham menambahkan bahwa pretasi ini akan menjadi semangat untuk terus berkarya dan mengembangkan diri di tingkat internasional. 

“Semoga kami bisa mengikuti ajang kompetisi lainnya di tingkat internasional dan meningkatkan prestasi lainnya,” ujarnya.

Mahasiswa yang sedang menunggu ujian tugas akhir ini juga menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan kerjasama tim mahasiswa dan dosen. 

“Alhamdulillah semua pihak, termasuk pihak kampus sangat support kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri dan berprestasi di ajang internasional,” tambahnya.

Kompetisi ini merupakan ajang yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali dengan memamerkan karya transformasi pada Pelajar, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan Stakeholders untuk membangun Pendidikan yang lebih baik secara internasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.