Misteri dan Sejarah Gunung Tidar: Legenda dan Asal-Usul yang Menakjubkan

AKURAT.CO Misteri, Gunung Tidar, yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, tidak hanya dikenal sebagai puncak yang menakjubkan secara alamiah tetapi juga memiliki kisah legendaris yang menarik.
Legenda ini telah disampaikan turun temurun, menceritakan asal-usul gunung yang unik dan perjalanan penuh tantangan seorang tokoh sakti dalam menyucikan pulau Jawa dari kehadiran bangsa jin dan menyebarkan ajaran Islam.
Baca Juga: Mengungkap Sejarah dan Misteri Pabrik Gula Pangkah: Menelusuri Jejak yang Tak Terlupakan
Legenda Gunung Tidar: Awal Mula Terbentuknya
Cerita dimulai pada zaman dahulu kala, ketika pulau Jawa disamakan dengan bentuk perahu yang terombang-ambing oleh gelombang laut.
Dewa khayangan yang melihat keadaan ini memutuskan untuk menancapkan paku bumi, yang kemudian bertransformasi menjadi Gunung Tidar.
Inilah awal mula keberadaan gunung yang menjadi saksi bisu legenda penuh misteri.
Nama "Gunung Tidar" sendiri berasal dari bahasa Jawa, yaitu "mati lan moda," yang memiliki arti jika tidak mati, maka modar.
Konon, gunung ini menjadi pusat kerajaan gaib di Pulau Jawa, dihuni oleh bangsa jin yang memiliki ilmu kanuragan.
Kepercayaan akan kekuatan gaib Gunung Tidar begitu kuat sehingga menyulitkan upaya para ulama Islam untuk menyebarkan dakwah di tanah Jawa.
Baca Juga: Misteri Naga Rantensari Dayang Nyai Roro Kidul: Pesona dan Keunikan Obyek Wisata Guci Tegal
Kedatangan Syekh Subakir: Menghadapi Kerajaan Jin
Perubahan datang dengan kedatangan sosok sakti, Syekh Subakir, dari Persia.
Bersama tujuh pasang suami istri muridnya, Syekh Subakir berusaha menyucikan pulau Jawa dan menyebarkan ajaran Islam.
Mereka pertama kali mendarat di desa Trunan, sebuah desa di lereng gunung yang tinggi.
Rombongan ini memutuskan untuk menyusuri tebing menuju puncak gunung setelah melihat keadaan puncak yang sepi tanpa penghuni.
Namun, keberadaan makhluk gaib di puncak tersebut menyebabkan gangguan jiwa pada murid-murid Syekh Subakir.
Akhirnya, satu per satu, mereka meninggal, meninggalkan Syekh Subakir sendirian di puncak gunung yang menakutkan.
Baca Juga: Perjalanan Sejarah Keraton Kartasura: Dari Konflik Amangkurat II hingga Runtuhnya Geger Pecinan
Perjuangan Melawan Kerajaan Jin
Dengan tekad yang kuat, Syekh Subakir memohon petunjuk kepada Tuhan dan mengetahui bahwa ada sebuah pusaka tertanam di puncak gunung.
Tuhan memerintahkan Syekh Subakir untuk kembali ke Persia sementara waktu sebelum kembali untuk mengatasi kerajaan jin dan mencabut pusaka tersebut.
Setelah berpuasa selama 40 hari dan 40 malam, Syekh Subakir bersama 80 muridnya melawan keganasan raja jin dan anak buahnya.
Pertempuran sengit terjadi di puncak gunung, di mana akhirnya mereka berhasil menghancurkan kerajaan jin tersebut.
Raja jin dan anak buahnya melarikan diri ke berbagai gunung, sungai, dan laut.
Mengakhiri Legenda: Gunung Tidar dan Syekh Subakir
Dengan keberhasilan perjuangan melawan kerajaan jin, Gunung Tidar dan sekitarnya menjadi aman dari gangguan gaib.
Syekh Subakir, meski memiliki kesaktian untuk mencabut pusaka sakti itu, memutuskan untuk tidak melakukannya karena mengetahui tombak itu ditanam untuk keselamatan.
Gunung tersebut kemudian dinamai Gunung Tidar sebagai tanda kenangan akan perjuangan dan pengorbanan di tempat tersebut.
Syekh Subakir dan para muridnya kembali ke desa Trunan, menyebarkan dakwah Islam, dan meninggalkan jejak legendaris yang tak terlupakan di masyarakat sekitar.
Cerita ini terus diwariskan turun temurun, menjadi bagian dari kekayaan budaya dan sejarah Jawa yang kaya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless






