Jateng

Banjir Semarang, Jalur Pantura Kaligawe-Demak Lumpuh, Stasiun Tawang Terendam

Afri Rismoko | 14 Maret 2024, 11:43 WIB
Banjir Semarang, Jalur Pantura Kaligawe-Demak Lumpuh, Stasiun Tawang Terendam

AKURAT.CO, Situasi darurat terjadi di Pantura Genuk, Semarang, pada Kamis ini, dimana kawasan tersebut mengalami kelumpuhan total akibat banjir yang melanda.

Laporan terkini menunjukkan banyak kendaraan, terutama truk, terjebak dan beberapa di antaranya terendam banjir, mengakibatkan kerusakan serius.

Kondisi di Pantura Genuk diperparah dengan banyaknya truk yang terhenti tidak bisa bergerak, dengan pemilik beberapa mobil dan truk terpaksa meninggalkan kendaraan mereka yang terendam di depan Rumah Sakit Islam Sultan Agung.

Kejadian ini menambah daftar panjang kerugian yang ditimbulkan oleh banjir yang melanda kota Semarang, khususnya di kawasan strategis Pantura yang merupakan arteri penting untuk distribusi barang dan jasa.

Baca Juga: Semarang Dikepung Banjir, Jalan Kaligawe Lumpuh, Berikut Rincian Titik Lokasi Bencana

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa tingkat kerusakan dan dampak banjir sangat serius, menghambat tidak hanya mobilitas kendaraan tetapi juga menyebabkan kerugian material bagi pemilik kendaraan yang terendam.

“Is kadung kejebak banjir lur,” ungkap salah seorang warga lokal yang merasa terjebak oleh situasi tersebut.

Kota Semarang kembali menghadapi tantangan banjir yang merendam kawasan Pantura Kaligawe Terboyo, menyebabkan pengalihan arus lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga: Pendirian Posko Darurat Bencana di Balai Kota Semarang

AKBP Yunaldi, Kasat Lantas Polrestabes Semarang, menginformasikan bahwa ketinggian air yang masih setinggi lutut orang dewasa membuat beberapa ruas jalan utama, terutama dari RSI Sultan Agung hingga terowongan Tol Kaligawe, tidak dapat dilewati.

Akibat kondisi ini, kendaraan yang bergerak dari Demak menuju Semarang dialihkan ke Jalan Woltermonginsidi, di mana meskipun terdapat genangan, kondisinya masih memungkinkan untuk dilalui.

"Untuk mengatasi genangan yang lebih dalam di Kaligawe, kami melakukan rekayasa arus dari Demak ke Woltermonginsidi, walaupun terdapat genangan namun masih bisa dilewati," ujar Yunaldi.

Untuk mengoptimalkan pengalihan arus, truk dan kendaraan roda empat atau lebih diarahkan untuk menggunakan jalan tol, dengan truk diarahkan masuk Tol Gayamsari dan keluar di Tol Krapyak, begitu pula sebaliknya untuk kendaraan yang bergerak dari arah barat menuju Demak.

"Kami telah merencanakan pengalihan arus untuk meminimalisir dampak banjir terhadap lalu lintas. Kendaraan roda empat atau lebih dialihkan lewat tol untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar," tambah Yunaldi.

Selain masalah banjir, Pantura Mangkang juga mengalami kendala akibat pohon tumbang, namun telah berhasil ditangani.

Pengaturan arus lalu lintas secara khusus dilakukan pada jam sibuk di pagi dan sore hari untuk mengurangi kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jala

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A