Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Dorong Sinergi Nasional Perkuat Ketahanan Pangan

JATENG.AKURAT.CO, KEBUMEN - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Setya Arinugroho, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Jawa Tengah disebutnya memiliki peran strategis sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Indonesia, sehingga sinergi pemerintah, TNI, petani, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai krusial untuk memastikan ketersediaan pangan dan mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan bukan sekadar urusan produksi, tetapi pertahanan negara dan kesejahteraan rakyat. Karena itu semua pihak harus terlibat aktif untuk memperkuat sektor pertanian,” ujarnya di Kebumen, Rabu (13/8/2025).
Baca Juga: Perdana! PGN Pasok Gas Bumi ke RS Kariadi Semarang, Efisiensi Operasional Meningkat Hingga 60 Persen
Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menghadiri panen raya padi di Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Kebumen, yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin.
Panen di lahan 186 hektare dengan hasil sekitar 1.116 ton gabah tersebut menjadi contoh nyata keberhasilan sinergi berbagai pihak di daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Ari mengapresiasi peran TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani yang terus mendorong inovasi di sektor pertanian.
Dalam kesempatan itu, rombongan juga meninjau hasil UMKM binaan Babinsa Kodim Kebumen dan melihat demonstrasi traktor “siluman” yang dapat dikendalikan dengan remote control.
Menurutnya, penerapan teknologi seperti ini penting untuk menjawab tantangan iklim, keterbatasan tenaga kerja, dan kebutuhan modernisasi alat pertanian.
“Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi pilar ketahanan pangan nasional. Namun tanpa dukungan teknologi dan kebijakan yang tepat, potensi ini sulit dimaksimalkan,” katanya.
Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah bagian dari pertahanan negara yang harus dijaga bersama.
Program panen raya dan pembinaan petani yang dilakukan TNI di berbagai wilayah menjadi implementasi Asta Cita Presiden RI yang menempatkan pangan sebagai prioritas strategis.
Ari berharap sinergi yang telah terjalin di Jawa Tengah dapat menjadi model nasional.
“Jika semua pihak bersatu, Indonesia tidak hanya swasembada, tapi juga tangguh menghadapi tantangan pangan global,” tegasnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?






