Jateng

2026, Tahun Bersejarah bagi Mac: OLED, Touchscreen, dan Dynamic Island

Theo Adi Pratama | 7 September 2026, 18:26 WIB
2026, Tahun Bersejarah bagi Mac: OLED, Touchscreen, dan Dynamic Island

JATENG.AKURAT.CO, Setelah lebih dari lima tahun tanpa perubahan desain besar, Apple akhirnya siap menghadirkan generasi terbaru laptop premiumnya.

Bukan sekadar penyegaran spesifikasi, kali ini Apple dikabarkan akan meluncurkan model yang benar-benar baru dengan perubahan mendasar: layar OLED, dukungan sentuh pertama dalam sejarah Mac, desain yang lebih ramping, serta fitur Dynamic Island yang selama ini hanya ada di iPhone.

Laptop anyar ini sebelumnya dikenal dengan nama MacBook Pro generasi berikutnya, namun kini spekulasi mengarah pada branding baru yang lebih eksklusif: MacBook Ultra.

Keputusan Apple untuk menghadirkan layar sentuh di Mac terbilang monumental. Selama bertahun-tahun, pendiri Apple Steve Jobs secara terbuka menolak konsep touchscreen pada laptop karena dinilai menyebabkan kelelahan pada lengan pengguna.

Namun kini, raksasa teknologi asal Cupertino itu tampaknya berubah haluan. macOS dilaporkan akan dioptimalkan untuk mendukung interaksi sentuhan, di mana pengguna bisa mengetuk elemen layar dan menu bar akan menampilkan kontrol yang lebih besar saat diakses dengan jari.

Apple tidak akan memasarkan perangkat ini sebagai perangkat touch-first seperti iPad, melainkan memberi kebebasan bagi pengguna untuk beralih antara sentuhan, mouse, dan trackpad sesuai kebutuhan. Keputusan besar ini menandai babak baru dalam sejarah Mac yang telah berusia lebih dari empat dekade.

OLED dan Dynamic Island: Wajah Baru MacBook

Salah satu perubahan paling signifikan pada MacBook Ultra adalah peralihan dari panel miniLED ke OLED.

Teknologi OLED akan menghadirkan kualitas gambar yang jauh lebih baik dengan warna yang lebih kaya, kontras lebih tinggi, dan hitam yang benar-benar pekat—seperti yang sudah dinikmati pengguna iPhone, Apple Watch, dan iPad Pro.

Lembaga riset Omdia melaporkan bahwa Samsung Display sudah mempersiapkan pengiriman panel OLED hybrid baru untuk perangkat ini mulai Juli 2026, dengan ukuran 14,3 inci dan 16,3 inci—sedikit lebih besar dari MacBook Pro saat ini berkat bezel yang lebih tipis.

Selain itu, takik atau notch yang selama ini menghiasi layar MacBook Pro akan digantikan oleh Dynamic Island.

Fitur interaktif ini pertama kali diperkenalkan di iPhone 14 Pro dan kini akan hadir di Mac untuk pertama kalinya.

Dynamic Island di Mac akan menampilkan berbagai informasi kontekstual seperti notifikasi baterai rendah, indikator koneksi AirPods, dan elemen interaktif lainnya yang muncul di sekitar kamera di bagian tengah atas layar.

MiniLED Bertahan: Strategi Harga Apple

Meskipun MacBook Ultra hadir dengan layar OLED, Apple tidak akan serta-merta menghentikan lini MacBook Pro yang menggunakan panel miniLED.

Menurut laporan Omdia yang dikutip 9to5Mac, Apple akan mempertahankan produksi panel miniLED untuk MacBook Pro setidaknya hingga 2028.

Ini berarti dua lini laptop premium akan dijual bersamaan: MacBook Pro dengan miniLED di segmen harga lebih terjangkau, dan MacBook Ultra dengan OLED di posisi premium tertinggi.

Keputusan ini memperkuat spekulasi bahwa Apple akan menggunakan nama "MacBook Ultra" untuk model OLED, bukan sekadar menyebutnya MacBook Pro generasi baru.

Dengan adanya dua lini yang dijual bersamaan, pemisahan nama menjadi semakin masuk akal.

Sebelumnya, jurnalis Bloomberg Mark Gurman melaporkan bahwa Apple akan membawa beberapa elemen desain MacBook Ultra ke MacBook Pro dasar dengan chip M7, yang sempat membuat branding "Ultra" dipertanyakan.

Namun kini, dengan miniLED yang bertahan, strategi Apple menjadi lebih jelas.

Deretan Model MacBook yang Akan Hadir

Berdasarkan laporan 9to5Mac, lini MacBook dalam 12 bulan ke depan diperkirakan akan terlihat seperti ini:

Musim Gugur 2026:

  • MacBook Neo (A18 Pro)

  • MacBook Air (13 dan 15 inci, M5)

  • MacBook Pro (miniLED, 14 inci, M6)

  • MacBook Pro (miniLED, 14 dan 16 inci, M5 Pro & M5 Max)

  • MacBook Ultra (OLED, 14 dan 16 inci, M5 Pro & M5 Max)

Musim Semi 2027:

  • MacBook Neo (A19 Pro)

  • MacBook Air (13 dan 15 inci, M6)

  • MacBook Pro (OLED, 14 inci, M7)

  • MacBook Pro (miniLED, 14 dan 16 inci, M5 Pro & M5 Max)

  • MacBook Ultra (OLED, 14 dan 16 inci, M5 Pro & M5 Max)

Yang menarik, meskipun MacBook Ultra mengusung teknologi OLED, chip yang digunakan adalah M5 Pro dan M5 Max, bukan M6 Pro/Max seperti yang semula diperkirakan.

Apple dikabarkan akan melewatkan generasi M6 Pro dan M6 Max sepenuhnya dan langsung beralih ke M7 Pro/Max pada 2027.

Harga: Siapkan Dompet Lebih Tebal

Dengan hadirnya MacBook Ultra sebagai lini premium baru, harga dipastikan akan melonjak.

Dikutip dari 9to5Mac, diperkirakan MacBook Pro miniLED akan tetap berada di kisaran harga mulai US$2.499** (sekitar Rp40,7 juta), sementara MacBook Ultra kemungkinan dibanderol mulai **US$2.999 (sekitar Rp48,9 juta) atau bahkan lebih tinggi.

Kenaikan sekitar 20 persen dibandingkan MacBook Pro tertinggi saat ini dianggap wajar mengingat teknologi OLED, layar sentuh, dan desain anyar yang dihadirkan.

Namun, keberadaan MacBook Pro miniLED yang tetap dijual berarti Apple masih menyediakan opsi bagi konsumen yang menginginkan laptop premium tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Strategi ini mirip dengan yang pernah diterapkan Apple pada lini iPhone, di mana model lama tetap dijual dengan harga lebih rendah setelah model baru hadir.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.