Mandi Malam Menyebabkan Rematik, Mitos atau Fakta? Berikut Penjelasan Singkat dari Dokter Spesialis

JATENG.AKURAT.CO, Mandi malam kerap dianggap sebagai penyebab timbulnya rematik atau nyeri sendi.
Namun, anggapan ini ternyata hanya mitos belaka yang tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.
Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Reumatologi, Handono Kalim, mandi malam tidak bermasalah dan tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa kebiasaan ini dapat menyebabkan rematik di kemudian hari.
Rematik, atau dalam istilah medis disebut rheumatoid arthritis, adalah kondisi peradangan pada sendi yang ditandai dengan rasa sakit, bengkak, dan kaku.
Penyakit ini biasanya menyerang jari tangan, pergelangan tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.
Meskipun penyebab pasti rematik masih belum diketahui secara pasti, faktor genetik, sistem kekebalan tubuh, dan gaya hidup diyakini memainkan peran dalam timbulnya penyakit ini.
Sebaliknya, mandi malam justru memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.
Selain menyegarkan, mandi malam juga dapat menghilangkan lelah setelah beraktivitas seharian, menjaga kebersihan tubuh, bahkan membuat tidur menjadi lebih nyenyak.
Handono menambahkan bahwa yang perlu diwaspadai adalah mandi dengan air yang terlalu dingin, sebab hal ini dapat menyebabkan otot menjadi kaku.
Namun, kondisi ini bersifat sementara dan tidak berkaitan dengan rematik.
Jadi, tidak perlu khawatir untuk mandi di malam hari, asalkan menggunakan air dengan suhu yang nyaman dan tidak terlalu dingin.
Mitos mandi malam dan rematik sudah sepatutnya disingkirkan, karena tidak memiliki landasan ilmiah yang kuat.
Dengan memahami fakta ini, masyarakat dapat lebih tenang dalam menikmati manfaat mandi malam tanpa kekhawatiran yang berlebihan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










