Sadis, Pria di Sedayu Bantul Tewas Dibacok OTK Saat Tidur di Depan Istri dan Anak

JATENG.AKURAT.CO, Warga Kaliurang, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta, digegerkan dengan aksi pembunuhan sadis di wilayahnya.
Korban berinisial TYR (36), warga setempat, meninggal dunia usai dibacok oleh orang tak dikenal (OTK) menggunakan parang saat sedang tidur bersama anak dan istrinya di ruang tengah, pada Rabu (25/2) sekitar pukul 05.30 WIB.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengungkapkan, pelaku yang menggunakan penutup wajah berhasil masuk ke dalam rumah melalui pintu samping yang tidak dikunci.
Baca Juga: Hanya Satu Domain Resmi! Kemenaker Tegaskan Skillhub Asli Bukan Akhiran .com
Tanpa memberikan kesempatan korban untuk bereaksi, pelaku langsung mengayunkan senjata tajamnya ke arah TYR yang masih dalam keadaan tertidur.
"Saat serangan terjadi, istri korban yang bernama RPS (34 tahun) berusaha menghalangi agar pasangannya tidak terluka. Aksi beraninya itu membuatnya mengalami luka robek pada tiga jari tengah tangannya, yang membutuhkan perawatan hingga mendapatkan 17 jahitan," jelas Iptu Rita.
Meski ada upaya perlawanan dari istri korban, pelaku tetap meneruskan serangannya.
Korban mengalami luka sayatan di beberapa bagian tubuh, antara lain wajah, perut, dan paha. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa luka di perut dan paha memiliki panjang sekitar 20 sentimeter dengan kedalaman hingga 10 sentimeter.
Baca Juga: Gempa M3,8 Guncang Selatan Cilacap, BMKG: Pusat Gempa di Laut Kedalaman 25 Km
Selain itu, wajah korban memiliki luka sepanjang 10 sentimeter dan ibu jari kanannya terluka sepanjang 4 sentimeter.
"Luka di area perut menyebabkan pendarahan yang sangat hebat, hingga akhirnya korban wafat tepat di lokasi kejadian," ujarnya.
Jenazah TYR kemudian diangkut ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Daerah Istimewa Yogyakarta untuk proses lebih lanjut.
Beruntung, anak korban yang berusia lima tahun tidak mengalami kekerasan fisik apapun selama insiden berlangsung.
Dari hasil penyelidikan awal, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa kasus ini merupakan pembunuhan yang disengaja, karena tidak ditemukan adanya barang berharga milik korban atau keluarga yang hilang dari rumah.
Baca Juga: Instagram Resmi Hadir di Google TV: Cara Baru Nonton Reels di Layar Lebar!
Berdasarkan informasi yang terkumpul, pelaku diperkirakan berjumlah dua orang, satu orang masuk ke dalam rumah untuk melaksanakan aksi, sedangkan yang lainnya menunggu di atas kendaraan roda dua di luar area rumah.
Ketua RT wilayah setempat, Samidi, menyampaikan bahwa ketika ia tiba di lokasi setelah menerima laporan dari warga sekitar, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan lagi.
Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku dan mengusut motif yang mendasari aksi keji tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





