Jateng

Simulasi UMK Kendal 2027: Gaji Bersih Rp3,15 Juta, Sisa Buat Kopi Rp1,14 Juta

Theo Adi Pratama | 3 November 2026, 09:24 WIB
Simulasi UMK Kendal 2027: Gaji Bersih Rp3,15 Juta, Sisa Buat Kopi Rp1,14 Juta
Foto Ilustrasi

JATENG.AKURAT.CO, Simulasi UMK Kendal 2027 yang naik ke kisaran Rp3,21–3,28 juta memang bikin gaji bersih tembus Rp3,08–3,15 juta, tapi setelah kos, makan, transport, dan cicilan motor, sisa uangnya cuma cukup buat nongkrong di Semarang sekitar 2–3 kali seminggu—itupun kalau kamu tidak jajan di kafe Kota Lama.

Bayangkan Bagas, pekerja muda di Kendal. Setiap Jumat malam, ia dan tiga temannya naik motor ke Semarang.

Jaraknya sekitar 30 menit dari Boja. Mereka nongkrong di kafe dekat Simpang Lima, pesan kopi Rp25.000 dan kentang goreng Rp20.000.

Total pengeluaran malam itu: Rp45.000, belum termasuk bensin dan parkir. Dalam sebulan, empat kali nongkrong berarti Rp180.000.

Ditambah bensin pp Rp40.000 dan parkir Rp10.000 per kunjungan, totalnya bisa Rp380.000 per bulan.

Gajinya mengikuti UMK Kendal 2026: Rp2.992.994. Tahun 2027, simulasi UMK naik 7,5 persen memberinya Rp3.217.469. Ia senang. Tapi ia juga tahu, harga kopi di Semarang tidak pernah menunggu UMK Kendal.

Baca Juga: Gaji UMK Semarang Rp3,7 Juta, Kok Bisa Habis di Tanggal 18? Ini Strateginya

Gaji Bersih 2027: Rp3,08–3,15 Juta

Pembahasan UMK 2027 masih berlangsung. KSPI mengusulkan kenaikan 7,5–9,5 persen.

Kalau skenario itu dipakai, Kendal bergerak dari Rp2.992.994 ke Rp3.217.469 (7,5 persen) atau Rp3.277.328 (9,5 persen).

Setelah dipotong BPJS Kesehatan 1 persen, JHT 2 persen, dan JP 1 persen—total 4 persen—gaji bersihnya sekitar Rp3.088.770 sampai Rp3.146.235.

Skenario

UMK 2027

Gaji Bersih (setelah potongan 4%)

Naik 7,5%

Rp3.217.469

±Rp3.088.770

Naik 9,5%

Rp3.277.328

±Rp3.146.235

Sumber: simulasi berdasarkan UMK Kendal 2026 dan usulan KSPI.

Setelah Kos dan Makan, Sisa Rp700 Ribu–1 Juta

Mari kita pakai skenario 9,5 persen: gaji bersih Rp3.146.235. Pengeluaran dasar pekerja lajang di Kendal:

Pos

Nominal

Kos (kamar mandi dalam, kipas)

Rp600.000

Makan (3x sehari)

Rp900.000

Transportasi

Rp250.000

Listrik dan air

Rp150.000

Kuota internet

Rp100.000

Total dasar

Rp2.000.000

Sisa

Rp1.146.235

Ilustrasi berdasarkan pola pengeluaran pekerja lajang di Kendal.

Sisa Rp1,14 juta terlihat lega. Tapi angka itu belum memasukkan cicilan motor, laundry, pulsa, keperluan darurat, dan kiriman ke orang tua. Kalau semua itu dimasukkan, sisa untuk “senang-senang” bisa menyusut ke Rp700 ribu–Rp900 ribu.

Baca Juga: Simulasi UMK Semarang 2027 Naik Rp4,05 Juta, Cukup Buat Nge-cafe Berapa Kali Seminggu?

Cukup Buat Nongkrong di Semarang Berapa Kali?

Harga kopi di kafe Semarang bervariasi. Kawasan Tembalang dan Banyumanik: Rp18.000–Rp25.000.

Pusat kota seperti Simpang Lima atau Kota Lama: Rp25.000–Rp35.000. Angka ini ilustrasi pasar, bukan data resmi.

Harga per Kunjungan

Sisa Rp700 Ribu

Sisa Rp1 Juta

Rp25.000 (kopi saja)

28 kali/bulan (7x/minggu)

40 kali/bulan (10x/minggu)

Rp45.000 (kopi + snack)

15 kali/bulan (3–4x/minggu)

22 kali/bulan (5x/minggu)

Rp70.000 (kopi + makan)

10 kali/bulan (2–3x/minggu)

14 kali/bulan (3–4x/minggu)

Ilustrasi berdasarkan kisaran harga kafe Semarang, bukan data resmi.

Kalau kamu tipe yang nongkrong sekadar pesan kopi Rp25.000, sisa Rp1 juta bisa membuatmu nongkrong hampir setiap hari.

Tapi kalau kamu pesan kopi plus camilan Rp45.000–Rp70.000, sisa itu hanya cukup untuk 2–4 kali seminggu. Belum termasuk bensin dan parkir.

Baca Juga: Simulasi UMK Jateng 2027: Dari Rp221 Ribu sampai Rp351 Ribu, Siapa Juara?

“Nongkrong di Semarang Itu Gengsi, Tapi Dompet yang Menentukan”

Seorang pekerja di Kendal, yang minta namanya tidak ditulis, mengatakan bahwa nongkrong di Semarang adalah cara dia “merasa masih bagian dari kota”. “Di Kendal juga ada kafe, tapi suasananya beda. Di Semarang lebih rame, lebih banyak teman,” ujarnya.

Kalimat itu masuk akal. Semarang menawarkan lebih banyak pilihan: kafe, bioskop, mall, dan tempat hiburan yang tidak ada di Kendal.

Tapi jarak dan biaya perjalanan membuat nongkrong di Semarang menjadi pengeluaran yang tidak bisa dilakukan setiap hari.

Jadi, Cukup Berapa Kali?

Jawabannya tergantung gaya hidup dan harga kafe yang kamu pilih. Dengan gaji bersih Rp3,15 juta dan pengeluaran dasar Rp2 juta, sisa Rp1,14 juta cukup untuk nongkrong di Semarang 2–4 kali seminggu kalau kamu pesan kopi plus camilan.

Kalau kamu hanya pesan kopi, bisa lebih sering. Kalau kamu juga nonton atau belanja, frekuensinya turun lagi.

UMK Kendal 2027 boleh naik. Tapi selama harga kopi, bensin, dan parkir di Semarang ikut naik, “cukup buat nongkrong berapa kali” akan tetap jadi pertanyaan yang jawabannya berubah setiap akhir bulan.

Bagi Bagas, jawabannya sederhana: seminggu sekali, sisanya ditabung untuk nongkrong lagi bulan depan—atau untuk hal yang lebih penting.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.