Gaji Magang Rp1,5 Juta vs UMK Semarang 2027 Rp3,98 Juta: Defisit Sejak Bulan Pertama

JATENG.AKURAT.CO, Gaji magang di Jateng masih berkisar Rp0–Rp2,5 juta, sementara UMK 2027 di Semarang diproyeksi Rp3,98–4,05 juta; selisihnya bukan cuma angka, tapi juga kos, makan, dan transport yang harus ditanggung peserta magang.
Bayangkan Rani, mahasiswa semester enam di Semarang. Setiap pagi ia berangkat magang di perusahaan logistik.
Jam kerja delapan jam, kadang lembur kalau ada deadline. Uang sakunya Rp1,5 juta per bulan. Kos Rp700 ribu. Transport Rp300 ribu. Makan Rp900 ribu.
Itu belum listrik, kuota, dan cuci baju. Sejak bulan pertama, ia sudah defisit.
“Magang itu belajar, tapi belajar sambil kelaparan juga nggak sehat,” katanya, namanya disamarkan.
Kisah Rani bukan anomali. Di banyak kota di Jawa Tengah, peserta magang—mahasiswa, lulusan baru, atau peserta program pemerintah—masih menerima uang saku yang jauh di bawah UMK.
Padahal, mereka bekerja di kantor yang sama, menggunakan fasilitas yang sama, dan kadang mengerjakan tugas yang sama dengan karyawan tetap.
Baca Juga: Kenapa UMK Pantura Jateng Lebih Tinggi? Bukan Karena Lautnya, Tapi Karena Pabriknya
UMK 2027: Angka yang Tidak Pernah Jadi Patokan Magang
Pembahasan UMK 2027 di Jawa Tengah masih berlangsung. KSPI mengusulkan kenaikan 7,5 sampai 9,5 persen. Kalau skenario itu dipakai, beberapa daerah bergerak seperti ini:
Daerah | UMK 2026 | Simulasi 2027 (+7,5%) |
|---|---|---|
Kota Semarang | Rp3.701.709 | Rp3.979.337 |
Kab. Demak | Rp3.122.805 | Rp3.357.015 |
Kab. Kendal | Rp2.992.994 | Rp3.217.469 |
Kab. Kudus | Rp2.818.585 | Rp3.029.979 |
Kab. Banjarnegara | Rp2.327.813 | Rp2.502.399 |
Sumber: simulasi berdasarkan UMK 2026 dan usulan KSPI 7,5–9,5 persen.
Angka itu berlaku untuk pekerja. Peserta magang bukan pekerja.
Dalam UU Ketenagakerjaan, magang masuk kategori pelatihan, bukan hubungan kerja.
Artinya, UMK tidak otomatis berlaku. Perusahaan boleh memberi uang saku, boleh juga tidak—tergantung kesepakatan program.
Baca Juga: Berapa Kenaikan UMK Jateng 2027 yang Paling Masuk Akal? Ini Hitungannya
Tabel: Gaji Magang vs UMK Semarang 2027
Skema Magang | Uang Saku/Bulan | Selisih vs UMK Semarang 2027 (Rp3.979.337) |
|---|---|---|
Magang tanpa upah | Rp0 | −Rp3.979.337 |
Uang saku Rp1 juta | Rp1.000.000 | −Rp2.979.337 |
Uang saku Rp1,5 juta | Rp1.500.000 | −Rp2.479.337 |
Uang saku Rp2,5 juta | Rp2.500.000 | −Rp1.479.337 |
UMK Semarang 2027 (simulasi) | Rp3.979.337 | 0 |
Ilustrasi berdasarkan kisaran uang saku magang di lapangan dan simulasi UMK 2027.
Bahkan skenario paling “murah hati”—uang saku Rp2,5 juta—masih menyisakan selisih Rp1,47 juta dari UMK Semarang.
Bagi peserta magang yang harus ngekos dan hidup jauh dari rumah, selisih itu bukan angka di kertas. Apakah mereka bisa makan tiga kali sehari atau dua kali.
Baca Juga: UMK Jateng 2027 vs Jabar: UMP Sudah Unggul Tipis, Tapi UMK Masih Beda Alam
Kenapa Gaji Magang Rendah?
1. Magang dianggap pelatihan, bukan kerja.
Perusahaan melihat magang sebagai investasi waktu dan tenaga karyawan senior untuk membimbing. Uang saku dianggap bonus, bukan kewajiban.
2. Tidak ada standar uang saku.
Program magang pemerintah punya standar tertentu. Program perusahaan swasta tidak. Ada yang memberi Rp500 ribu, ada yang Rp2,5 juta, ada yang hanya transport dan makan siang.
3. Perusahaan kecil tidak punya anggaran.
Bagi UMKM dan perusahaan rintisan, menambah peserta magang berarti menambah biaya operasional. Uang saku sering dikorbankan.
4. Peserta magang tidak punya daya tawar.
Mereka butuh sertifikat, pengalaman, dan konversi SKS. Perusahaan tahu itu. Dalam posisi seperti ini, negosiasi uang saku jarang terjadi.
Baca Juga: UMK Jateng Terendah se-Jawa, Investor Pabrik Malah Betah: Ada Apa?
“Magang Kok Defisit?”
Rani menghitung ulang pengeluarannya setiap akhir bulan. “Kalau nggak dikirimi orang tua, saya nggak bisa bertahan,” ujarnya.
Ia bukan satu-satunya. Bagas, peserta magang di perusahaan manufaktur di Kendal, menerima uang saku Rp2 juta.
Kos Rp600 ribu, transport Rp250 ribu, makan Rp900 ribu. Sisa Rp250 ribu untuk kuota, listrik, dan keperluan darurat. “Nggak ada tabungan. Kadang malah minus,” katanya.
Di daerah dengan UMK rendah seperti Banjarnegara, selisihnya memang lebih kecil. UMK 2027 simulasi Rp2,50 juta, dan uang saku magang Rp1,5 juta menyisakan selisih Rp1 juta.
Tapi biaya hidup di sana juga lebih rendah. Masalahnya tetap sama: uang saku magang tidak dirancang untuk hidup layak.
Apakah Harus Setara UMK?
Tidak harus. Magang bukan pekerjaan penuh waktu dengan tanggung jawab yang sama.
Tapi uang saku magang harus cukup untuk biaya hidup minimum selama magang.
Kalau peserta magang harus ngekos, makan, dan transport, uang saku Rp500 ribu jelas tidak masuk akal.
Kalau magang dilakukan di kota asal dan peserta tinggal bersama orang tua, uang saku Rp1 juta mungkin cukup untuk transport dan makan.
Yang sering dilupakan: magang yang tidak dibayar setara dengan kerja paksa yang dibungkus sertifikat.
Bukan karena perusahaan jahat, tapi karena sistemnya tidak mengatur.
Selama tidak ada standar minimum uang saku magang, peserta magang akan terus menjadi pihak yang menanggung selisihnya—dengan uang orang tua, dengan utang, atau dengan melewatkan makan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi UMK Cilacap 2027: Naik Rp208–263 Ribu, Cukup Buat Apa di Kota Industri?
- 233 Negara Ramai-Ramai Minta Rakyatnya Timbun Makanan, Ada Apa Sebenarnya?
- 3APSI Matangkan Strategi Tingkatkan Kompetensi dan Martabat Profesi Satpam
- 4Laga Amal Jurnalis FC Bersama Ansor dan Alfamart, Tebar Kepedulian untuk Panti Asuhan Rumah Anak Surga
- 5Taekwondo Semarang Koleksi Tiga Emas Porprov XVII Jateng, Ariqfallah Tambah Pundi Medali
- 6Prediksi UMK Boyolali 2027: Naik Rp190–241 Ribu, Gap ke KHL Hampir Rp800 Ribu
- 7Matahari Magelang Jam 10 Pagi Bukan Main-Main: 7 Cara Bertahan Lari Sampai Finis
- 8Kampanye Be Ready dari Inggris: 72 Jam Stok Darurat, dari Air Minum sampai Salinan Paspor
- 998 Tahun Sumpah Pemuda, Dekan FH Untag Semarang Soroti Korupsi dan Ketimpangan Keadilan
- 10PPP Kota Semarang Mulai Panaskan Mesin Politik, Bidik Kebangkitan pada Pemilu 2029





