Jateng

SMPN 43 Semarang Terbaik di LINTAS CBP Rupiah 2026, BI Perkuat Literasi Keuangan Pelajar

Arixc Ardana | 3 November 2026, 08:12 WIB
SMPN 43 Semarang Terbaik di LINTAS CBP Rupiah 2026, BI Perkuat Literasi Keuangan Pelajar
Kompetisi yang diikuti 246 siswa dari 123 sekolah negeri dan swasta tersebut menjadi ajang adu pengetahuan sekaligus sarana memperkuat literasi keuangan sejak dini.

JATENG.AKURAT.CO – SMP Negeri 43 Semarang berhasil meraih Juara I dalam Lomba Intelektual dan Tantangan Antar Siswa (LINTAS) Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah 2026 tingkat SMP se-Kota Semarang.

Kompetisi yang diikuti 246 siswa dari 123 sekolah negeri dan swasta tersebut menjadi ajang adu pengetahuan sekaligus sarana memperkuat literasi keuangan sejak dini.

Posisi Juara II diraih SMP Negeri 5 Semarang, sedangkan SMP Negeri 2 Semarang menempati peringkat ketiga.

Adapun Juara Harapan I diraih SMP Islam PAPB, Juara Harapan II SMP Negeri 12 Semarang, dan Juara Harapan III SMP Negeri 14 Semarang.

Para pemenang memperoleh trofi, sertifikat, dan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi serta kreativitas yang ditunjukkan selama kompetisi.

LINTAS CBP Rupiah 2026 diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Semarang. Kegiatan berlangsung di Kantor BI Jateng, Kamis (29/10/2026).

Kompetisi ini dirancang untuk mengajak pelajar mengenal Rupiah lebih dekat, tidak hanya sebagai alat pembayaran, tetapi juga sebagai simbol kedaulatan dan identitas bangsa Indonesia.

Rangkaian perlombaan meliputi babak penyisihan, storytelling bertema Rupiah, hingga babak final. Melalui tahapan tersebut, peserta tidak hanya diuji pengetahuannya, tetapi juga didorong mengembangkan kreativitas, kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, dan bekerja sama.

Edukasi Rupiah Tak Hanya Berhenti di Perlombaan

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Semarang, Aloysius Kristiyanto, menyambut baik kolaborasi dengan Bank Indonesia untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar.

Menurutnya, LINTAS CBP Rupiah merupakan salah satu upaya menanamkan pemahaman mengenai Rupiah sekaligus membangun kesadaran siswa dalam mengelola keuangan secara bijak.

“Kami menyambut baik kerja sama dan sinergi antara Bank Indonesia dengan Dinas Pendidikan, khususnya dalam peningkatan literasi keuangan,” kata Aloysius saat ditemui di Kantor BI Jateng.

Ia menjelaskan, tahun ini menjadi penyelenggaraan keempat program edukasi dan kompetisi CBP Rupiah di Kota Semarang. Selama tiga tahun sebelumnya, kegiatan serupa dikenal dengan nama Olimpiade CBP Rupiah.

Pada 2026, konsep kegiatan dikembangkan menjadi LINTAS CBP Rupiah dengan format lomba intelektual dan tantangan antarsiswa. Perubahan tersebut diharapkan membuat pembelajaran lebih menarik dan mendorong keterlibatan aktif pelajar.

Selain melalui kompetisi, Dinas Pendidikan Kota Semarang juga mengintegrasikan materi CBP Rupiah ke dalam pembelajaran di sekolah.

Materi tersebut disampaikan kepada guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), untuk kemudian diterapkan dalam proses belajar mengajar, khususnya bagi siswa SMP kelas VII, VIII, dan IX.

“Harapannya, melalui kegiatan ini anak-anak lebih cinta, bangga, dan paham Rupiah sekaligus meningkatkan literasi keuangan,” jelasnya.

Aloysius menambahkan, guru IPS memiliki peran penting dalam menyampaikan materi tersebut melalui rancangan pembelajaran.

Dengan begitu, pemahaman mengenai Rupiah dapat diperoleh secara berkelanjutan, bukan hanya saat mengikuti perlombaan.

Program edukasi CBP Rupiah juga telah diterapkan di tingkat sekolah dasar, terutama bagi siswa kelas IV, V, dan VI. Namun, peserta LINTAS CBP Rupiah tahun ini secara khusus berasal dari jenjang SMP.

Menanamkan Cinta Rupiah Sejak Bangku Sekolah

Edukasi CBP Rupiah mencakup tiga aspek utama yang saling berkaitan. Cinta Rupiah mengajak masyarakat mengenali keaslian uang, merawat, dan memperlakukannya dengan baik.

Bangga Rupiah menanamkan penghargaan terhadap mata uang nasional sebagai simbol kedaulatan negara dan alat pembayaran yang sah.

Sementara Paham Rupiah mendorong masyarakat memahami fungsi uang serta menggunakannya secara bijak.

Melalui sinergi BI Jateng, Dinas Pendidikan, dan MGMP IPS Kota Semarang, materi tersebut diharapkan semakin mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih dari sekadar kompetisi, LINTAS CBP Rupiah diharapkan melahirkan generasi muda yang memiliki kebanggaan terhadap Rupiah sekaligus memahami pentingnya pengelolaan keuangan.

Para siswa juga diharapkan dapat menjadi agen edukasi di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dengan menyebarkan pengetahuan mengenai cara mengenali keaslian uang, menjaga Rupiah, serta menggunakan uang secara bertanggung jawab.

Dengan demikian, semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dapat tumbuh sejak dini dan menjadi bagian dari pembentukan generasi yang cerdas secara finansial serta memiliki kesadaran terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.