Jelajah Rasa di Pasar Johar Semarang: 5 Kuliner Ikonik dari Sate Empuk hingga Es Gempol Jadul

JATENG.AKURAT.CO, Siapa sih yang gak kenal Pasar Johar? Ikon kebanggaan warga Semarang ini udah kayak jantungnya kota lama.
Bangunannya yang megah bergaya art deco, walaupun sempat terbakar beberapa tahun lalu, sekarang udah direvitalisasi dan kembali ramai.
Nah, buat para pecinta kuliner, Pasar Johar tuh surga banget! Aku inget dulu pertama kali kesasar di sini, beneran muter-muter nyari lapak yang tepat.
Tapi justru dari situlah petualangan rasa dimulai. Aroma rempah, asap pembakaran sate, dan suara pedagang yang ramai bikin suasana makin hidup.
Banyak banget pilihan makanan, dari yang jadul sampai yang kekinian. Tapi, buat kamu yang baru pertama datang, pasti bingung kan harus nyobain apa aja?
Jangan khawatir, aku sudah merangkum 5 kuliner paling legendaris di Pasar Johar yang wajib banget masuk list kamu.
Dijamin, begitu nyobain, lidah bakal bergoyang dan pengen balik lagi!
Mengapa Harus Kulineran di Pasar Johar?
Sebenernya, alasan utama kenapa Pasar Johar jadi destinasi kuliner favorit tuh karena keautentikannya.
Banyak pedagang yang udah berjualan puluhan tahun, bahkan ada yang turun-temurun. Resepnya pun dipertahankan secara konsisten.
Jadi, rasa yang kita nikmati sekarang itu kurang lebih sama seperti yang dinikmati orang tua atau bahkan kakek nenek kita dulu.
Selain itu, harganya juga bersahabat banget di kantong. Porsi yang diberikan juga nggak pelit, cocok buat kamu yang lagi liburan irit tapi tetap ingin merasakan kenikmatan kuliner Semarang. Apalagi kalau lapar mata, di sini bisa cobain banyak macam dalam satu waktu!
Daftar Lengkap Kuliner Legendaris Pasar Johar
Nah, tanpa basa-basi lagi, ini dia 5 rekomendasi kuliner di Pasar Johar yang wajib kamu coba. Siapin perut kosong, ya!
1. Sate Kambing Bu Amini: Empuknya Bikin Lupa Diri
Ini dia raja sate di Pasar Johar! Sate Kambing Bu Amini udah melegenda banget. Yang bikin beda, daging kambingnya direndam pakai nanas dulu sebelum dibakar.
Hasilnya? Dagingnya super empuk, hampir seperti daging sapi, dan sama sekali nggak bau prengus! Bumbunya meresap sempurna, gurihnya nendang.
Selain sate kambing, mereka juga jual sate sapi dan tongseng yang nggak kalah enak. Aku pernah salah pesan, malah kebanyakan beli, tapi ya udah lahap aja karena enak.
- Lokasi: Jl. Kebonharjo Raya No.26, Tj. Mas, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang.
- Jam Buka: 10.00 - 16.00 WIB.
- Harga: Rp 50.000 - Rp 75.000.
2. Kedai Katrin: Surga Masakan Nusantara Ekonomis
Kalau kamu lagi pengen makan kenyang tapi budget terbatas, Kedai Katrin jawabannya! Warung ini nyediain aneka masakan nusantara dengan porsi melimpah dan bumbu yang medok.
Favorit pengunjung adalah Nasi Goreng Babatnya. Tenang, babatnya diolah dengan bersih, nggak bau langu sama sekali.
Selain itu, ada juga Kwetiaw Goreng dan Bakmi Rebus yang nggak kalah lezat. Porsinya banyak, jadi lumayan buat makan berdua kalau lagi hemat.
- Lokasi: Lapak Pasar Johar Selatan Lt. 4, Semarang.
- Jam Buka: Setiap hari, 10.00 – 17.00 WIB.
- Harga: Rp 12.000 – Rp 20.000.
3. Es Gempol Kencono: Pelepas Dahaga Rasa Jadul
Habis makan gorengan atau sate, kurang afdol rasanya kalau nggak minum yang segar-segar.
Es Gempol Kencono di lantai 2 Pasar Johar Tengah ini wajib kamu coba. Minuman tradisional yang dikelola Pak Anhar ini udah jadi primadona sejak lama.
Perpaduan kuah santan gurih dengan isian gempol dan pleret kenyal berbahan tepung beras bikin rasanya unik.
Pemanisnya pakai gula putih halus, beda dari es tradisional lain yang biasanya pakai gula merah. Rasanya manis, gurih, dan bikin nagih!
- Lokasi: Pasar Johar Baru (Kauman), Kauman, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang.
- Jam Buka: Setiap hari, 10.00 – 15.00 WIB.
- Harga: Rp 9.000 per porsi.
4. Soto Ayam Pak No: Kehangatan di Setiap Suapan
Soto Ayam Pak No ini legendaris banget, udah ada sejak era 1970-an! Bayangin, konsistensi rasanya terjaga sampai sekarang.
Seporsi soto disajikan dengan nasi, sayuran, mi, dan kuah soto bening tapi kaya rempah. Racikannya resep rahasia turun-temurun.
Kuahnya gurih, hangat, dan ringan, pas banget buat sarapan atau makan siang.
- Lokasi: Pasar Johar Tengah Atas, Kauman, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang.
- Jam Buka: 06.30 - 14.30 WIB.
- Harga: Rp 15.000.
5. Gudeg Bu Tini: Manis Gurih Khas Jawa yang Menggoda
Penutup yang manis, siapa takut? Gudeg Bu Tini ini jadi salah satu tujuan utama pencinta gudeg di Semarang.
Cita rasanya manis-gurih seimbang, dengan isian yang komplet: nangka muda empuk, suwiran ayam, krecek (kerupuk kulit) yang kenyal, telur, dan siraman kuah yang bikin makin nikmat.
Jangan lupa tambah sambal kalau suka pedas, sensasinya makin nendang! Popularitasnya udah nggak diragukan lagi, bahkan punya cabang di Jalan Abimanyu dan Jalan Kaligarang.
- Lokasi: Johar Lama (depan Telkom Johar).
- Harga: Rp 20.000 per porsi (termasuk minuman).
Manfaat Kulineran di Pasar Tradisional
Selain memanjakan lidah, ada manfaat lain yang bisa kita dapet dengan kulineran di pasar tradisional kayak Pasar Johar.
Pertama, kita ikut melestarikan warisan kuliner lokal. Dengan membeli, kita membantu para pedagang kecil untuk tetap bertahan.
Kedua, kita bisa belajar tentang sejarah dan budaya Semarang lewat makanan. Setiap gigitan punya cerita.
Ketiga, kita bisa berinteraksi langsung dengan pedagang dan pengunjung lain, ngalamin keramahtamahan khas Jawa yang hangat.
Risiko dan Kesalahan Umum Saat Kulineran di Pasar
Biar pengalaman kulineranmu makin asyik, hindari beberapa kesalahan umum ini:
- Datang Siang Hari: Beberapa kuliner, terutama yang buka pagi, bisa cepat habis kalau kamu datang siang. Soto Ayam Pak No, misalnya, kadang udah ludes sebelum jam 12. Jadi, usahakan datang pagi atau siang awal.
- Gak Bawa Uang Tunai: Meski beberapa lapak mulai terima QRIS, mayoritas pedagang masih mengandalkan uang cash. Siapkan uang pecahan kecil biar gak repot.
- Mager Jalan Kaki: Pasar Johar luas banget, dengan beberapa lantai dan lorong. Siap-siap jalan kaki dan eksplor. Jangan malas, karena kejutan kulier sering ada di pojokan.
- Lapar Mata, Beli Kebanyakan: Godaan di pasar itu kuat! Banyak makanan enak, jadi jangan sampai kalap. Beli secukupnya dulu, kalau masih lapar bisa nambah lagi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Apakah Pasar Johar sudah buka setelah kebakaran?
Sudah! Pasar Johar sekarang sudah direvitalisasi dan beroperasi normal. Beberapa bagian lama juga masih ada dan tetap ramai.
2. Apakah ada tempat parkir yang luas?
Ada, kok. Tersedia area parkir di sekitar Pasar Johar, baik untuk motor maupun mobil. Tapi kalau akhir pekan, bisa lebih padat.
3. Selain lima di atas, apa ada rekomendasi lain?
Banyak banget! Ada Nasi Ayam, Sate Buntel, dan jajanan pasar lainnya. Eksplorasi aja sendiri, siapa tahu nemu hidden gem.
4. Apakah cocok untuk wisatawan asing?
Sangat cocok! Tapi mungkin perlu pendamping yang bisa bahasa Indonesia buat bantu komunikasi sama pedagang.
Siap-siap Banjir Rasa di Pasar Johar!
Jadi, tunggu apa lagi? Kalau kamu liburan ke Semarang, jangan lewatkan kesempatan buat menjelajahi Pasar Johar dan mencicipi 5 kuliner legendaris di atas.
Dari sate kambing empuk ala Bu Amini, es gempol segar Pak Anhar, sampai gudeg manis Bu Tini, semuanya menawarkan pengalaman rasa yang autentik dan tak terlupakan.
Pastikan kamu datang dengan perut kosong, bawa uang cash yang cukup, dan semangat jalan kaki yang tinggi!
Siapa tahu, dari sini kamu jadi punya cerita kuliner baru yang bisa dibagikan ke teman-teman. Yuk, buruan cobain sebelum kehabisan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










