FAKTA TERBARU! 4 Poin Pengakuan Korban yang Viral Ditendang Pacar, Diduga Gegara Masalah Utang Selama 3 Tahun Jalin Hubungan

JATENG.AKURAT.CO, Linimasa media sosial (medsos) sedang ramai menyoroti kasus kekerasan yang melibatkan pasangan sejoli di Bandung, Jawa Barat.
Dalam rekaman CCTV yang beredar di medsos, pria berinisial NT, diduga melakukan tindak kekerasan berupa tendangan ke arah pacarnya, JC.
Peristiwa itu kian menuai sorotan warganet usai insiden tersebut terekam CCTV dan membuat JC terlihat merintih kesakitan.
Diketahui, NT bersama pacarnya diduga sudah menjalani hubungan selama 3 tahun.
Kendati demikian, masalah utang hingga pengalaman traumatis diduga membayangi sang wanita, hingga akhirnya kini JC pun angkat bicara.
Melalui unggahan Instagram pribadinya, pada Rabu, 25 Februari 2026, JC mengakui besarnya dukungan terhadapnya usai viralnya kasus tersebut.
"Halo teman-teman, terima kasih banyak atas semua doa, dukungan, dan semangat yang kalian berikan ke saya," ujarnya.
"Dukungan kalian benar-benar sangat berarti di masa yang tidak mudah ini," imbuh JC.
Lantas, apa saja poin-poin penting yang disampaikan JC dalam yang kasus kekerasan yang dialaminya? Berikut ulasannya.
Pergi Temui NT di Bandung
Dalam pernyataannya, JC menuturkan dirinya sempat melakukan perjalanan demi menemui NT yang diketahui berada di Bandung.
"Sebagai penjelasan, pada tanggal 14 Februari, saya berangkat dari Pekanbaru ke Bandung untuk menemui yang bersangkutan," terangnya.
Bukan tanpa alasan, JC menyebut hal itu terjadi setelah pria tersebut menghilang tanpa kabar.
"Keputusan itu saya ambil karena sebelumnya dia menghilang tanpa kabar dan memblokir media sosial saya," sebutnya.
Masalah Utang yang Belum Selesai
Terkait kasus ini, NT sebagai terduga pelaku tindak kekerasan sempat mengakui dirinya terjerat utang piutang.
Masalah kian rumit, setelah NT tidak kunjung memberikan kepastian pada JC terkait utang tersebut.
"Permasalahan ini berawal dari hutang yang belum diselesaikan, dan saya hanya ingin meminta pertanggung jawaban serta menyelesaikan semuanya secara baik-baik," beber JC.
"Namun ketika saya sampai di sana, bukannya mendapatkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah, saya justru diusir dan mengalami kekerasan fisik," sambungnya.
Sadar untuk Tidak Tinggal Diam
Selama kurang lebih 3 tahun, JC mengakui sudah mengalami tindak kekerasan selama berhubungan dengan NT.
Wanita tersebut lantas menilai, kejadian ini menjadi titik terakhir baginya untuk menyadari bahwa dirinya tidak bisa terus untuk bungkam.
"Saya datang murni untuk meminta utangnya, saya hanya mempertahankan hak saya dan memperjuangkan apa yang memang seharusnya menjadi tanggung jawabnya," terang JC.
"Tidak ada satu pun orang yang pantas diperlakukan dengan kekerasan, apalagi saat sedang memperjuangkan haknya sendiri," tambahnya.
Di sisi lain, JC menjelaskan, langkah hukum terhadap NT telah ditempuh dan prosesnya kini sedang berjalan sesuai ketentuan.
"Saya juga menegaskan bahwa hubungan di antara kami sudah benar-benar berakhir dan tidak ada lagi keterikatan apapun," jelasnya.
Tanggapi soal Permintaan Maaf NT
Dalam unggahannya, JC turut menyoroti video permintaan maaf yang diutarakan terduga pelaku yang beredar di medsos.
Perihal itu, wanita tersebut menilai itu hanyalah permintaan maaf biasa dan tidak menjadi alasan bahwa kasus tersebut telah selesai.
"Proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya, dan tidak ada bentuk permintaan maaf apapun yang dapat menghentikan proses tersebut," tegas JC.
"Saat ini, saya hanya berharap agar kebenaran terungkap dan keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya," tandasnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






