Jateng

Viral Video Keributan Saat Salat Tarawih Disebut di Masjid Pati, Ini Kata Kemenag

Arixc Ardana | 24 Februari 2026, 09:32 WIB
Viral Video Keributan Saat Salat Tarawih Disebut di Masjid Pati, Ini Kata Kemenag
Sejumlah jemaah anak-anak membawa tongkat berniat menyodok jamaah lainnya yang sedang khusuk salat jamaah (instagram @malangraya_info)

JATENG.AKURAT.CO, Sebuah video yang memperlihatkan adegan keributan saat pelaksanaan salat tarawih menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Dalam unggahan yang beredar, kejadian tersebut dinyatakan terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Menanggapi hal ini, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati segera memberikan klarifikasi dan mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi sebelum memastikan kebenarannya.

Video Viral Menampilkan Adegan Keributan, Disebut Terjadi di Pati

Video yang viral tersebut menunjukkan beberapa jemaah, termasuk anak-anak yang membawa tongkat, berniat menyodok jemaah lain yang tengah khusyuk melaksanakan salat jamaah.

Dalam rekaman juga terlihat seorang jemaah dewasa yang melakukan tindakan serupa.

Salah satu akun yang menyebarkan konten tersebut adalah @malangraya_info melalui platform Instagram.

Pada bagian ketiga dari unggahan tersebut, kejadian dalam video disebutkan berlangsung di wilayah Kabupaten Pati.

Postingan ini kemudian mendapatkan banyak tanggapan dari pengguna media sosial.

Kemenag Pati Minta Masyarakat Lakukan Tabayyun Terlebih Dahulu

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, mengimbau seluruh masyarakat serta pengguna internet untuk tidak langsung mempercayai dan menyebarkan video yang beredar tersebut.

Menurutnya, penting bagi semua pihak untuk melakukan proses tabayyun atau pencarian kebenaran sebelum memberikan penilaian.

”Saya mengajak masyarakat dan netizen, jika menemukan video semacam ini, mohon untuk melakukan tabayyun terlebih dahulu untuk mencari kebenarannya. Jangan sampai kita secara spontan memberikan predikat negatif kepada siapapun, apalagi belum bisa dipastikan apakah kejadian tersebut benar-benar terjadi di Pati atau tidak,” ujar Ahmad Syaiku, pada Senin (23/02).

Pihak Kemenag Sudah Siagakan Personel untuk Amanahkan Ramadan

Sebelum bulan Ramadan dimulai, Kemenag Kabupaten Pati telah melakukan langkah antisipatif untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan ibadah umat.

Pihaknya telah mengumpulkan seluruh penyuluh agama se-Kabupaten Pati dan membentuk tim pengawas dengan pembagian tugas per kecamatan.

”Sebelum Ramadan, kami telah mengumpulkan semua penyuluh agama dari setiap kecamatan – sekitar 8 orang per kecamatan. Kami juga telah membagikan wilayah kerja per desa, di mana satu penyuluh bertanggung jawab atas 3 hingga 4 desa,” jelasnya.

Tujuan dari pembentukan tim ini adalah untuk mendeteksi dan melaporkan segala bentuk hal yang berpotensi mengganggu ibadah selama bulan Ramadan.

Menurut laporan yang diterima hingga saat ini, tidak ada indikasi gangguan keamanan atau kejadian tidak diinginkan selama pelaksanaan ibadah salat tarawih di Kabupaten Pati.

”Sampai hari ini, semua laporan dari penyuluh agama menunjukkan kondisi normal dan baik-baik saja. Kami juga belum menerima informasi apapun terkait video keributan yang sedang viral tersebut,” pungkas Ahmad Syaiku.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dody H
Arixc Ardana