Pertama di Jawa Timur, BI Kediri Inisiasi Wisata Ramah Muslim di Pantai Serang Blitar

JATENG.AKURAT.CO, Sebuah langkah strategis dilakukan Bank Indonesia (BI) Kediri dalam pengembangan pariwisata daerah. Untuk pertama kalinya di Jawa Timur, konsep wisata ramah Muslim, diinisiasi dan mulai diimplementasikan di Pantai Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.
Program ini lahir dari kolaborasi antara BI Kediri, Walisongo Halal Center UIN Walisongo Semarang, serta Pemerintah Desa Serang, sebagai upaya menjadikan Pantai Serang sebagai destinasi wisata inklusif dan mendukung gaya hidup halal.
Konsep wisata ramah Muslim ini mengacu pada Global Muslim Travel Index (GMTI), standar internasional yang digunakan untuk menilai dan memeringkat destinasi wisata halal terbaik di dunia.
GMTI menekankan pentingnya penyediaan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan Muslim, termasuk tempat ibadah yang nyaman, toilet bersih, serta ketersediaan makanan dan minuman yang bersertifikasi halal.
Direktur Walisongo Halal Center, Dr. Malikhatul Hidayah menjelaskan bahwa penerapan wisata ramah Muslim bukan sekadar label, melainkan bentuk nyata dari komitmen terhadap pelayanan wisata yang beretika, nyaman, dan sesuai prinsip keislaman.
“Wisata ramah Muslim memberi rasa aman dan nyaman bagi wisatawan Muslim dalam menjalankan ibadah dan aktivitas harian mereka selama berlibur. Ketersediaan mushala atau masjid yang layak, sanitasi yang bersih, serta sertifikat halal untuk makanan adalah indikator dasar yang wajib terpenuhi,” ujar Dr. Malikhatul.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan ini tidak hanya menyasar wisatawan domestik, tetapi juga membuka peluang menarik wisatawan mancanegara, khususnya dari negara-negara berpenduduk Muslim besar seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Timur Tengah, dan lainnya.
Sementara itu, Kepala Desa Serang, Dwi Handoko, S.Sos, mengapresiasi dan menyambut baik program ini. Ia menyatakan bahwa sejak dibuka pada tahun 2014, Pantai Serang telah menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Blitar.
Namun, adanya inovasi dalam bentuk wisata ramah Muslim menjadi angin segar dalam pengembangan potensi wisata lokal.
“Kami sangat bangga bisa menjadi pariwisata pertama di Jawa Timur yang mengembangkan wisata ramah Muslim. Kami yakin, dengan adanya program ini, Pantai Serang akan semakin dikenal dan diminati. Pemerintah desa berkomitmen penuh untuk mendukung dan menjalankan program ini dengan maksimal,” ujar Dwi Handoko.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 2Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 3Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5RedMagic 12 Pro Series Resmi Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasinya
- 6Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 7Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 8Tiga Warga Gombel Lama Jalani Klarifikasi Polisi, Buntut Laporan Kerusakan Rumah Terkait Proyek Pakuwon Mall
- 9Jadi Cabor Unggulan di Porprov Jateng 2026, Barongsai Kota Semarang Diharapkan Sapu Bersih Medali
- 10Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG





