Jateng

Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat

Arixc Ardana | 24 September 2026, 13:06 WIB
Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat
informasi apakah hari ini Kamis 24 September 2026 merupakan Malam Jumat kliwon atau tidak, bisa didapatkan selengkapnya di artikel ini

JATENG.AKURAT.CO, Simak selengkapnya apakah hari ini Kamis 24 September 2026 merupakan Malam Jumat kliwon atau tidak?

Bagi Anda yang ingin mengetahui informasi apakah hari ini Kamis 24 September 2026 merupakan Malam Jumat kliwon atau tidak, bisa didapatkan selengkapnya di artikel ini

Berdasarkan kalender Jawa, Kamis, 24 September 2026 bertepatan dengan Kamis Wage, sedangkan Jumat, 25 September 2026 merupakan Jumat Kliwon dengan neptu 14.

Sehingga dipastikan Kamis, 24 September 2026 malam setelah Magrib merupakan Malam Jumat Kliwon.

Dalam sistem penanggalan Jawa, pergantian hari berlangsung setelah matahari terbenam.

Karena itu, malam yang secara kalender Masehi masih disebut Kamis malam sudah masuk Jumat dalam perhitungan Jawa setelah Magrib.

Kalender Jawa mencatat 24 September 2026 sebagai Kamis Wage, 11 Bakdamulud 1960, sementara 25 September 2026 merupakan Jumat Kliwon, 12 Bakdamulud 1960.

Istilah Jumat Kliwon sendiri berkaitan dengan perpaduan hari Jumat dalam siklus tujuh hari dan Kliwon dalam siklus lima pasaran Jawa.

Bagi masyarakat yang masih menggunakan penanggalan Jawa, kombinasi tersebut memiliki makna tersendiri dalam tradisi dan budaya.

Namun, bagi umat Islam, malam Jumat dapat diisi dengan berbagai ibadah dan amalan yang dianjurkan. Keutamaan ibadah tersebut tidak bergantung pada pasaran Kliwon, melainkan pada kemuliaan hari Jumat dalam ajaran Islam.

Amalan Malam Jumat

Ada sejumlah amalan yang dapat dilakukan untuk menyambut Jumat. Di antaranya memperbanyak shalawat, membaca Al-Qur'an, berzikir, berdoa, serta bersedekah.

1. Memperbanyak membaca shalawat

Malam Jumat dapat diisi dengan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Anjuran memperbanyak shalawat pada malam dan hari Jumat disebutkan dalam sejumlah literatur keislaman. NU Online juga mengutip pendapat Imam Syafi'i yang menyukai memperbanyak shalawat kepada Nabi, terutama pada malam dan hari Jumat.

Salah satu bacaan shalawat yang dapat diamalkan adalah:

Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad kama shallaita 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim, innaka hamidum majid. Allahumma barik 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad kama barakta 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim, innaka hamidum majid.

Artinya:

"Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi keberkahan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."

2. Membaca Surat Al-Kahfi

Amalan lain yang dianjurkan pada malam atau hari Jumat adalah membaca Surat Al-Kahfi.

NU Online menjelaskan bahwa terdapat riwayat yang menjadi dasar anjuran membaca Surat Al-Kahfi pada malam dan hari Jumat. Imam Syafi'i juga menyatakan kesukaannya membaca surat tersebut pada malam Jumat dan siangnya.

Karena itu, umat Islam dapat menyempatkan diri membaca Surat Al-Kahfi setelah Magrib pada Kamis malam maupun pada Jumat siang.

3. Memperbanyak istighfar

Malam Jumat juga dapat menjadi waktu untuk melakukan introspeksi diri dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Salah satu bacaan istighfar yang sederhana adalah:

Astaghfirullahal 'azhim.

Artinya:

"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."

Istighfar juga dapat dilanjutkan dengan membaca Sayyidul Istighfar dan memohon agar dosa-dosa diampuni serta diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri.

4. Memperbanyak doa

Selain membaca Al-Qur'an dan berdzikir, umat Islam dapat memperbanyak doa pada malam Jumat.

Doa dapat berisi permohonan ampunan, kesehatan, keselamatan, keberkahan rezeki, kemudahan dalam urusan, serta kebaikan untuk keluarga.

Salah satu doa yang dapat dibaca adalah:

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta khalaqtani wa ana 'abduka wabnu amatika wa fi qabdhatika wa nashiyati biyadika amsaitu 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'udzu biridhaka min syarri ma shana'tu, abu-u bini'matika wa abu-u bidzunubi faghfirli dzunubi innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Artinya:

"Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkaulah yang menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam genggaman-Mu dan nasibku berada di tangan-Mu. Aku berada di atas janji kepada-Mu sesuai kemampuanku. Aku berlindung dengan keridaan-Mu dari keburukan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah dosa-dosaku karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau."

5. Bersedekah

Sedekah juga dapat menjadi bagian dari amalan untuk mengisi malam dan hari Jumat.

Bentuknya tidak harus selalu dalam jumlah besar. Sedekah dapat dilakukan sesuai kemampuan, baik berupa bantuan kepada orang yang membutuhkan maupun berbagai bentuk kebaikan lainnya.

Sejumlah kajian keislaman juga memasukkan sedekah sebagai salah satu amalan yang dianjurkan untuk memperbanyak kebaikan pada Jumat.

6. Memperbanyak zikir dan membaca Al-Qur'an

Malam Jumat juga dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak zikir dan membaca Al-Qur'an.

Membaca Yasin, tahlil, maupun zikir lainnya dikenal sebagai amalan yang dilakukan sebagian masyarakat pada malam Jumat. Sementara itu, membaca Al-Kahfi memiliki riwayat khusus yang menjadi dasar anjurannya pada malam dan hari Jumat.

Dengan demikian, malam Jumat Kliwon pada 24 September 2026 dapat diisi dengan kegiatan ibadah dan doa tanpa harus mengaitkan keutamaan ibadah tersebut dengan unsur mistis dari pasaran Kliwon.

Jadi, Kamis 24 September 2026 malam adalah Malam Jumat Kliwon. Dalam kalender Jawa, tanggal 24 siang merupakan Kamis Wage, tetapi setelah matahari terbenam telah memasuki Jumat Kliwon, yang secara kalender Masehi jatuh pada 25 September 2026.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.