Jateng

Anak dan Ibu Berselisih, Rumah di Krapyak Terbakar Gara-Gara Puntung Rokok

Muhammad Husni Mushonifi | 24 September 2026, 15:06 WIB
Anak dan Ibu Berselisih, Rumah di Krapyak Terbakar Gara-Gara Puntung Rokok

JATENG.AKURAT.CO, Dini hari yang seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat berubah menjadi kepanikan bagi sebuah keluarga di Jalan Mandasia Raya Nomor 18, Kelurahan Krapyak, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Kamis (24/9/2026).

Rumah tersebut terbakar sekitar pukul 02.20 WIB. Kebakaran diduga bermula dari puntung rokok yang dibuang ke atas kasur setelah terjadi perselisihan antara seorang anak dengan ibunya.

Kobaran api kemudian membesar dan melalap bagian belakang rumah beserta sejumlah perabot rumah tangga dan peralatan elektronik. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 02.20 WIB. Tim pemadam kemudian langsung dikerahkan menuju lokasi.

“Menurut informasi yang kami terima, kebakaran gara-gara anaknya marah sama ibunya. Dia sedang merokok, kemudian puntungnya dilemparkan ke atas tempat tidur,” kata Tantri, Kamis siang.

Api Bermula dari Bagian Belakang Rumah

Menurut informasi awal yang diterima petugas, titik api berada di bagian belakang rumah. Puntung rokok yang berada di atas kasur diduga menjadi sumber awal munculnya kobaran api.

Kasur dan sejumlah benda di dalam rumah yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar. Kobaran kemudian merambat hingga menghanguskan bagian bangunan dan barang-barang yang berada di dalamnya.

Rumah tersebut diketahui ditempati satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak.

25 Petugas Berjibaku Padamkan Api

Sebanyak 25 personel Damkar Kota Semarang dengan lima armada dikerahkan untuk memadamkan kebakaran.

Petugas menghadapi tantangan karena akses jalan menuju lokasi cukup sempit. Namun, upaya pemadaman tetap dilakukan hingga kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.15 WIB.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang masih tersisa.

“Sekitar pukul 04.00 WIB, api sudah padam sepenuhnya,” ujar Tantri.

Rumah 35 Meter Persegi Ikut Hangus

Kebakaran mengakibatkan bagian rumah seluas sekitar 35 meter persegi terbakar. Sejumlah perabot rumah tangga hingga peralatan elektronik turut mengalami kerusakan.

Total kerugian material akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp150 juta.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto, membenarkan adanya dugaan puntung rokok sebagai pemicu kebakaran. Polisi masih menangani informasi terkait penyebab kebakaran serta kondisi penghuni rumah.

Puntung Rokok Bisa Berujung Kebakaran Besar

Damkar Kota Semarang mengingatkan masyarakat untuk tidak meremehkan puntung rokok. Bara yang masih tersimpan pada puntung dapat memicu kebakaran apabila dibuang di atas material yang mudah terbakar.

Kasur, sofa, kain, dan berbagai perabot rumah tangga menjadi sejumlah benda yang mudah tersulut apabila terkena bara rokok.

Peristiwa di Krapyak menjadi pengingat bahwa sebuah benda kecil dapat berubah menjadi petaka ketika tidak dipastikan benar-benar padam. Dalam hitungan jam, rumah tempat sebuah keluarga berlindung dan menyimpan berbagai barang berharga harus terdampak kebakaran dengan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.