Jateng

Jadi Cabor Unggulan di Porprov Jateng 2026, Barongsai Kota Semarang Diharapkan Sapu Bersih Medali

Muhammad Husni Mushonifi | 24 September 2026, 09:33 WIB
Jadi Cabor Unggulan di Porprov Jateng 2026, Barongsai Kota Semarang Diharapkan Sapu Bersih Medali

JATENG.AKURAT.CO, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang menaruh harapan besar kepada Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Semarang untuk mendulang medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Barongsai bahkan masuk dalam daftar cabang olahraga (cabor) unggulan Kota Semarang. Meski baru pertama kali tampil dalam ajang Porprov, KONI Kota Semarang memasang target tinggi untuk Cabor Barongsai dari 10 nomor yang dipertandingkan.

Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, berharap para atlet Barongsai mampu memberikan hasil maksimal di seluruh nomor yang diikuti. Ia bahkan membuka peluang bagi tim Barongsai Kota Semarang untuk meraih emas sebanyak-banyaknya.

"Saya harapannya bisa sapu bersih. Saya melihat organisasi yang dikelola Mas Liluk (sapaan Ketua FOBI Kota Semarang, Wahyoe Winarto) dan teman-teman ini salah satu organisasi yang patut ditiru organisasi lain, dikelola secara profesional," ujar Arnaz, saat "Tilik Atlet", Rabu (23/9/2026) malam.

Menurut Arnaz, meski baru pertama kali dipertandingkan dalam Porprov, Barongsai Kota Semarang memiliki modal prestasi yang cukup kuat. Sejumlah atlet asal Kota Semarang juga telah dipercaya memperkuat tim Jawa Tengah.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan KONI Kota Semarang dalam menempatkan Barongsai sebagai cabor yang diharapkan mampu menyumbang medali bagi kontingen Kota Semarang.

Ketua FOBI Kota Semarang, Wahyoe Winarto, mengatakan persiapan menghadapi Porprov Jateng 2026 terus dimatangkan. Intensitas latihan ditingkatkan dengan menyesuaikan kebutuhan setiap nomor pertandingan.

Pada Porprov Jateng 2026, Barongsai akan mempertandingkan 10 nomor. Dari jumlah tersebut, FOBI Kota Semarang menargetkan sedikitnya lima medali emas.

"Target kita perolehan emas sebanyak-banyaknya. Kalau realistis, dari 10 nomor yang dilombakan, paling tidak lima ke atas," kata Wahyoe.

Sekitar 27 hingga 30 personel dipersiapkan untuk memperkuat Barongsai Kota Semarang. Tim juga terus meningkatkan intensitas latihan menjelang pelaksanaan Porprov.

Sejumlah daerah seperti Solo, Kudus, Tegal dan Rembang dipandang sebagai pesaing yang perlu diwaspadai. Namun, Wahyoe tetap optimistis dengan peluang atlet Semarang.

Kepercayaan diri tersebut salah satunya didukung hasil kompetisi ekspedisi sebelumnya. Dalam salah satu kejuaraan yang diikuti, Barongsai Kota Semarang berhasil membawa pulang tiga medali emas dan satu perak.

Pelatih Barongsai Kota Semarang, Robert menambahkan, persiapan intensif dilakukan sepanjang September. Atlet menjalani latihan hampir setiap hari untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membangun kekompakan.

"Senin sampai Jumat kita tidak pernah off, selalu latihan. Bulan depan kita akan menambah sesi latihan di hari Minggu," ujar Robert.

Ia menjelaskan, kekompakan menjadi salah satu kunci dalam nomor Barongsai. Dua atlet yang berada dalam satu kostum harus memiliki chemistry kuat agar mampu menjalankan setiap gerakan secara presisi.

Karena itu, pergantian pasangan atlet secara mendadak menjelang pertandingan bukan perkara mudah. Atlet membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk membangun koordinasi dan chemistry.

"Kalau di sisi Barongsai itu memang olahraga harus dua orang. Mereka harus punya chemistry. Kalau pergantian di akhir-akhir tidak bisa, karena ini sudah latihan berbulan-bulan," jelasnya.

Robert menyebut seluruh nomor yang diikuti memiliki peluang untuk meraih medali. Salah satu nomor yang menjadi perhatian adalah naga kecepatan.

Pada nomor tersebut, catatan waktu tim Semarang sudah mendekati capaian terbaik di level nasional. Robert menyebut catatan timnya berada di kisaran 45 detik, sementara patokan juara pertama di PON mencapai 43 detik.

"Di kategori naga kecepatan, patokan di PON itu juara satunya 43 detik. Kita sudah bisa 45 detik, selisih dua detik," katanya.

Dengan persiapan yang terus digenjot dan dukungan KONI, Barongsai Kota Semarang kini bersiap menjawab tantangan debutnya di Porprov Jateng 2026.

Target minimal lima emas menjadi salah satu sasaran yang diusung untuk memperkuat perjuangan kontingen Kota Semarang mempertahankan prestasi di ajang olahraga tingkat Jawa Tengah tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.