Jateng

Memukau dan Elegan: Perjalanan Sejarah dan Keindahan Arsitektur Masjid Agung An Nur, Landmark Bersejarah Pare

Theo Adi Pratama | 14 Februari 2024, 16:00 WIB
Memukau dan Elegan: Perjalanan Sejarah dan Keindahan Arsitektur Masjid Agung An Nur, Landmark Bersejarah Pare

AKURAT.CO Sejarah, Pare, sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, telah mengukir namanya sebagai pusat kemajuan di wilayahnya.

Dikenal sebagai salah satu kecamatan yang maju, Pare menawarkan berbagai infrastruktur modern seperti hotel mewah, rumah sakit besar, pusat perbelanjaan yang ramai, dan kantor-kantor perwakilan bank yang lengkap.

Salah satu ciri khas yang mencerminkan pesatnya kemajuan Pare adalah keberadaan Masjid Agung An Nur.

Baca Juga: Sejarah dan Kemegahan Arsitektur Masjid Agung Keraton Sumenep: Perpaduan Kebudayaan yang Mengagumkan

Masjid megah ini bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga merupakan pusat syiar Islam yang kental di Pare dan sekitarnya.

Terletak strategis di jalan utama kota, Masjid Agung An Nur menjadi landmark yang tidak terlupakan bagi warga Pare.

Pola arsitektur yang memukau membuat Masjid Agung An Nur menonjol di antara bangunan-bangunan lainnya.

Baca Juga: Sejarah dan Keindahan Arsitektur Masjid Jami Al Baitul Amien Jember: Simbol Keagungan dan Kebanggaan

Konsep arsitektur masjid ini bahkan telah mendapat penghargaan bergengsi dari Kerajaan Saudi Arabia dalam sebuah sayembara internasional.

Dalam sayembara tersebut, masjid ini dinobatkan sebagai juara pertama untuk kategori Perancangan Arsitektural Masjid, mengakui pemanfaatan teknologi modern dalam rancangannya.

Penghargaan ini diberikan dalam rangka memperingati 100 tahun lahirnya Kerajaan Arab Saudi pada Januari 1999.

Baca Juga: Keindahan dan Tradisi Pendidikan Islam: Mengulik Sejarah serta Kemegahan Arsitektur Masjid Luhur Nurhasan di Kabupaten Jombang

Masjid Agung An Nur, yang mengambil nama dari pejuang Islam terkenal di Pare, Kiai Nurwahid, menggabungkan pola dasar arsitektur khas Jawa Klasik dengan sentuhan modern.

Atap masjid yang menjulang tinggi dengan bentuk tajug piramidnya memberikan kesan anggun dan megah.

Kolam yang terletak di area plaza masjid menjadi tambahan yang memperindah panorama, terutama saat refleksi masjid menyatu sempurna dengan air kolam, menciptakan pemandangan yang memesona.

Baca Juga: Mengagumi Sejarah dan Keindahan Arsitektur Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya: Simbol Keberagaman dan Penghormatan

Meskipun mempertahankan gaya Jawa Klasik, Masjid Agung An Nur juga mengalami modifikasi.

Tiang-tiang utama yang disebut sebagai soko guru tidak hanya empat, melainkan digandakan menjadi delapan, disatukan oleh balok pengikat yang bersilangan, menciptakan struktur yang kuat dan kokoh.

Di dalam ruang utama, kesederhanaan menjadi tema utama.

Konsep ruang terbuka memungkinkan pencahayaan alami untuk menyinari ruangan dengan leluasa.

Mihrab yang sederhana dengan tiga lapis garis lengkung dan mimbar yang minimalis menambah kesan kesederhanaan namun tetap megah.

Salah satu keunikan lainnya adalah keberadaan beduk di ruang utama ibadah, menegaskan keutamaan ruang tersebut dalam keseharian umat.

Inspirasi dari arsitek ternama asal Amerika Serikat, John Portman, turut memberikan sentuhan istimewa pada desain masjid ini, memadukan berbagai elemen keunikan menjadi satu bentuk yang megah namun tetap memancarkan kehangatan dan kedamaian.

Masjid Agung An Nur tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol kemegahan dan keindahan arsitektur Islam di Pare yang patut untuk dikunjungi.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.