Jateng

Eksplorasi Sejarah serta Keunikan Masjid Al Irsyad: Perpaduan Desain Megah dan Makna Filosofis

Theo Adi Pratama | 2 Februari 2024, 16:00 WIB
Eksplorasi Sejarah serta Keunikan Masjid Al Irsyad: Perpaduan Desain Megah dan Makna Filosofis

AKURAT.CO Sejarah, Masjid Al Irsyad, yang menjulang megah di kawasan perumahan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung, Jawa Barat, bukan hanya sebuah tempat ibadah.

Dibangun pada 2009 dan selesai setahun kemudian, masjid ini menonjolkan desain unik yang memikat mata dan mendalam maknanya.

Mari kita telusuri keunikan dan fakta menarik yang melingkupi Masjid Al Irsyad.

Baca Juga: Perjalanan Gereja Kecil Santa Maria: Keanggunan dan Sejarah dalam Batu di Jantung Jakarta Pusat

1. Sejarah Pembangunan dan Fungsi Masjid Al Irsyad

Masjid Al Irsyad, yang berdiri di lahan seluas 1 hektar, menjadi bagian integral dari Al-Irsyad Satya Islamic School.

Dibangun sejak 7 September 2009, masjid ini diresmikan setahun kemudian dan menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi sekolah yang berafiliasi dengan Madrasah Al-Irsyad Al-Islamiyah of Singapore.

Sejarah pembangunannya mencerminkan keharmonisan antara pendidikan dan spiritualitas.

2. Desain Kubus Megah Terinspirasi oleh Ka'bah

Bentuk masjid yang menyerupai kubus besar memberikan kesan megah dan memukau.

Inspirasi desainnya tampak jelas terinspirasi oleh bangunan Kakbah di Arab Saudi.

Garis-garis hitam yang membentuk susunan bata pada dinding masjid menciptakan tampilan yang mencolok.

Batu bata disusun dengan celah di antara bata solid, membentuk dua kalimat syahadat dalam huruf Arab yang menjadi pemandangan indah dari luar.

Baca Juga: Hari Ini Dalam Sejarah: Momen Unik dan Penting pada Tanggal 1 Februari 2024, Mengenang Hari-Hari Khusus di Seluruh Dunia

3. Kaligrafi Tiga Dimensi Raksasa

Keunikan terbesar Masjid Al Irsyad terletak pada teks kaligrafi Arab yang membentuk dua kalimat tauhid pada tiga sisi bangunan.

Kaligrafi tiga dimensi ini dirancang secara raksasa, menjadikan masjid ini sebagai karya seni kaligrafi yang tidak hanya memancarkan keindahan estetika, tetapi juga nilai-nilai spiritual yang mendalam.

4. Identitas Keislaman oleh Ridwan Kamil

Masjid Al Irsyad adalah hasil rancangan Ridwan Kamil, seorang arsitek terkemuka yang juga menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

Desainnya mencerminkan identitas keislaman melalui penonjolan kalimat syahadat raksasa yang terbentuk dari susunan bata yang melingkupi seluruh dinding masjid.

Ridwan Kamil sebelumnya telah menciptakan berbagai masjid megah di Indonesia, menambahkan kekayaan arsitektural negeri ini.

Baca Juga: Sejarah dan Perjuangan Masa lalu: Kisah Perang Diponegoro, Sebuah Epik Perlawanan dan Dampaknya di Tanah Jawa

5. Lampu Penerang Berkonsep Asmaul Husna

Ruang utama masjid menampilkan 99 kotak lampu persegi di atap. Setiap kotak lampu menyala dengan guratan yang membentuk satu Asma Allah.

Melalui konsep ini, 99 Asma'ul Husna dipancarkan, menambah kekhidmatan dan keindahan dalam ruang ibadah masjid.

6. Mihrab dan Mimbar yang Memikat Hati

Mihrab di Masjid Al Irsyad mempunyai bentuk lorong persegi yang terbuka di bagian depan, langsung menghadap ke pegunungan yang indah.

Mihrab dan mimbar diletakkan menjorok di atas sebuah kolam dengan batu bulat berukir lafaz Allah Swt.

Posisinya yang unik dan berani menghadapkan mihrab ke alam terbuka menambah keeksotisan masjid ini.

Baca Juga: Sejarah dan Kebudayaan di Indonesia: Sumur Timba, Jejak Masa Lalu yang Mulai Terlupakan

7. Ruang Terbuka Tanpa Pilar dan Sirkulasi Udara yang Baik

Meski memiliki kapasitas hingga 1.500 jamaah, ruang salat di masjid terasa luas tanpa adanya tiang penopang di tengah.

Keempat sisi dinding masjid menjadi penopang atap, sementara celah-celah angin pada dinding memberikan sirkulasi udara yang baik.

Desain ini menciptakan ruang ibadah yang nyaman dan tidak gerah, tanpa menggunakan AC atau kipas angin.

Masjid Al Irsyad di Kota Baru Parahyangan, Bandung, bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga merupakan destinasi arsitektur dan seni yang memukau.

Dengan filosofi mendalam dan desain yang mencengangkan, masjid ini menjadi saksi bisu kekayaan budaya dan spiritual di Indonesia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.