Jateng

Gunung Raung: Keindahan Alam yang Dibalut Misteri Sejarah dan Horor di Puncak Jawa Timur

Theo Adi Pratama | 10 Januari 2024, 07:00 WIB
Gunung Raung: Keindahan Alam yang Dibalut Misteri Sejarah dan Horor di Puncak Jawa Timur

AKURAT.CO Misteri, Gunung Raung, yang terletak di wilayah Besuki, Jawa Timur, menawarkan pesona alam yang memukau sekaligus menyimpan sejumlah misteri dan sejarah yang memikat hati para penjelajah.

Wilayahnya melibatkan tiga kabupaten, yaitu Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, dan dengan ketinggian mencapai 3.344 meter mdpl, Gunung Raung menjadi destinasi yang mengundang para petualang dengan empat puncak utamanya.

Baca Juga: Misteri Orang Bunian di Sei Lekop, Bintan: Mitos dan Kepercayaan yang Menyelubungi Masyarakat Lokal

Keindahan Alam Gunung Raung

Gunung Raung, dengan filosofi "gunung mengaum" dalam bahasa Jawa, memikat para pecinta alam dan pendaki gunung dengan dua jalur utama yang menarik.

Rute dari utara, terutama dari Sumberwringin, menjadi pilihan populer dengan fasilitas seperti akomodasi, pemandu, dan porter yang mendukung petualangan.

Perjalanan ini memberikan pengalaman mendaki yang memuaskan dalam waktu dua hari.

Bagi mereka yang mencari tantangan lebih besar, mendaki ke Puncak Sejati di tepian kawah Raung melalui rute selatan dekat Kalibaru menjadi pilihan yang menantang.

Kedua rute ini menambah tingkat kesulitan dan menawarkan pengalaman petualangan yang luar biasa.

Baca Juga: Misteri dan Mitos yang Terdapat di Makam Tentara Hindia Belanda di Tanjunguban: Jejak Sejarah yang Menyimpan Cerita Angker

Kerajaan Macan Putih

Mitos tentang Kerajaan Macan Putih menambah kekayaan sejarah Gunung Raung.

Diduga berdiri sejak tahun 1638, kerajaan ini dipimpin oleh Pangeran Tawangulun, keturunan langsung dari raja-raja Majapahit.

Legenda ini menjadi bagian dari daya tarik gunung ini, mengundang para penjelajah untuk menjelajahi lebih dalam lorong-lorong cerita yang tersembunyi di balik kabut Raung.

Legenda Arca Nyei dan Ritual Mistis

Dalam ritual di Gunung Raung, patung Arca Nyei menjadi pusat perhatian.

Arca tersebut menghadap Gunung Raung dan sebagai simbol kesuburan, mencerminkan keyakinan akan keberkahan yang dihadirkan oleh gunung tersebut melalui abu vulkaniknya.

Baca Juga: Misteri dan Mitos Palasik: Sebuah Kisah tentang Ilmu Hitam yang Menyelinap dalam Kehidupan Masyarakat

Tempat-tempat Mistis di Gunung Raung

  1. Pos Pondok Sumur: Pos ini menyimpan kisah mistis dengan sumur dalam tempat pertapaan bagi orang-orang sakti yang mencari kedalaman spiritual. Kisah ini menambahkan lapisan mistis pada atmosfer gunung.

  2. Pos Pondok Demit: Disebut sebagai 'pasar setan', pos ini menambah elemen misteri pada petualangan di Gunung Raung. Kepercayaan bahwa pos ini menjadi tempat jual-beli makhluk halus menciptakan aura misteri.

  3. Pos Pondok Mayit: Ditemukan mayat yang tergantung di salah satu pohon di kawasan ini. Kisah sejarah perlawanan terhadap penjajahan Belanda memberikan dimensi sejarah yang kuat pada Gunung Raung.

  4. Pondok Angin: Tubuh pengunjung dilanda dan didorong oleh angin kencang yang meraung-raung, menciptakan pengalaman unik di tengah pemandangan yang menakjubkan.

  5. Suara Mistis di Malam Jumat: Suara tapak kaki kuda yang terdengar di malam Jumat menjadi objek kepercayaan masyarakat setempat, menambahkan lapisan mistis pada gunung ini.

Baca Juga: Misteri dan Mitos Pulau Hang Tuah: Tempat Persembunyian Legenda Pahlawan Melayu

Aktivitas Vulkanik Gunung Raung

Gunung Raung tercatat meletus beberapa kali dalam sejarahnya.

Letusan terkini yang signifikan terjadi pada tahun 2015, menyebabkan penutupan bandara di sekitarnya karena abu vulkanik.

Letusan sebelumnya tercatat pada tahun 1817, 1843, 1913, dan 1926.

Gunung Raung tidak hanya menawarkan keindahan alam yang luar biasa, tetapi juga memikat dengan misteri dan sejarahnya.

Bagi para petualang yang mencari pengalaman yang melibatkan unsur spiritual dan alam gaib, Gunung Raung menawarkan cerita-cerita yang mempesona di sela keelokan alamnya yang megah.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.