Jateng

Keunikan dan Misteri Gunung Sindoro: Dibalik Puncak yang Megah dan Cerita Mitos yang Beredar Luas

Theo Adi Pratama | 2 Desember 2023, 08:30 WIB
Keunikan dan Misteri Gunung Sindoro: Dibalik Puncak yang Megah dan Cerita Mitos yang Beredar Luas

AKURAT.CO Misteri, Gunung Sindoro, atau dikenal juga sebagai Gunung Sindara atau Sundoro, adalah gunung api aktif tertinggi di Pulau Jawa, Indonesia.

Dengan ketinggian mencapai 3.150 meter di atas permukaan laut, Gunung Sindoro bukan hanya menjadi tantangan bagi para pendaki petualang, tetapi juga menyimpan banyak mitos dan misteri yang menambah daya tariknya.

Sebelum memutuskan untuk mendaki gunung ini, ada baiknya kita menjelajahi profil, sejarah, dan mitos yang melingkupi keberadaan Gunung Sindoro.

Baca Juga: Misteri dan Pesona Gunung Pancar: Cerita tentang Mitos dan Legenda yang Dibalut dengan Keindahan Alam

Profil dan Puncak Megah Gunung Sindoro

Gunung Sindoro memiliki puncak yang menjulang tinggi hingga 3.136 meter di atas permukaan laut.

Terletak di Jawa Tengah, dekat dengan kota Temanggung, gunung ini adalah salah satu gunung vulkanik aktif yang menarik banyak pengunjung.

Puncak Sindoro memiliki kawah dan jurang, dengan salah satu kawah terbesar yang disebut "Kembang," yaitu kubah lava kecil di puncak gunung.

Sejarah letusan Gunung Sindoro dimulai pada abad ke-19, dengan sejarah letusan yang umumnya bersifat ringan hingga sedang.

Nama "Sindoro" berasal dari bahasa Sanskerta, "Sundara," yang berarti indah.

Letusan pertama tercatat pada tahun 1818, dan sejak itu gunung ini mengalami aktivitas vulkanik berulang.

Baca Juga: Misteri Pos 4 Samarantu Gunung Slamet: Antara Kejadian Nyata atau Gaib yang Menyatu

Mitos-mitos yang Menyelimuti Gunung Sindoro

Legenda Gunung Sindoro:

Konon, legenda setempat mengisahkan tentang keluarga dengan dua anak kembar yang memiliki karakter yang bertolak belakang.

Salah satu anak sopan dan bijaksana, sementara yang lain nakal.

Sang ayah akhirnya menghukum anaknya yang nakal dengan merobek bibirnya.

Anak yang sopan disebut Sindoro dan terkait dengan Gunung Sindoro yang bersebelahan dengan Gunung Sumbing.

Dihuni Jin Baik dan Dijaga Bidadari:

Gunung Sindoro diyakini dihuni oleh jin baik, yang membenci pendaki yang melakukan perbuatan maksiat di kawasan gunung.

Selain itu, ada keyakinan bahwa gunung ini dijaga oleh bidadari yang menjadikan bunga Edelweis di Sindoro wangi semerbak.

Baca Juga: Gunung Slamet: 6 Misteri yang Menyelimuti Keindahan Puncak Tertinggi di Jawa Tengah

Maksiat Sebabkan Gunung Meletus:

Mitos menyebutkan bahwa Gunung Sindoro pernah meletus karena maraknya perbuatan maksiat di sekitar gunung.

Jin baik yang tinggal di sana merasa kesal dan berdoa agar pendaki yang tidak sopan mendapat azab berupa letusan gunung.

Pusat Peradaban Mataram Kuno:

Gunung Sindoro dikaitkan dengan Mataram Kuno, dianggap sebagai pusat peradaban.

Letusan gunung menyebabkan peradaban tersebut hancur, dan artefak sejarah di Temanggung dan Wonosobo dianggap sebagai peninggalan Mataram Kuno.

Pedhut, Kabut Hitam yang Menyesatkan:

Gunung Sindoro dikenal dengan kabut hitam atau "pedhut" yang sering menyelimuti puncaknya.

Kabut ini disebut-sebut bisa menyesatkan pendaki dan kerap membuat mereka tersesat.

Baca Juga: Menguak Misteri Alas Purwo: Sejarah dan Kisah Gayatri Rajapatni Sang Penjaga Hutan Tertua di Pulau Jawa

Jangan Melamun saat Mendaki:

Melamun saat mendaki di Gunung Sindoro dianggap berbahaya karena dapat memberikan kesempatan bagi makhluk halus untuk mengganggu kesadaran pendaki.

Pengalaman ekstrim, seperti seolah-olah melayang di udara, sering dilaporkan oleh penyintas.

Pasar Gaib di Puncak Sindoro:

Lapangan datar di puncak Gunung Sindoro dikenal sebagai spot yang menyimpan misteri.

Beberapa pendaki menyaksikan aktivitas pasar tradisional gaib di alun-alun puncak, menjadikan spot ini terkenal sebagai "pasar gaib" atau "pasar setan."

Cahaya Matahari Terbelah:

Gunung Sindoro pernah menampilkan pertunjukan alam unik berupa cahaya matahari yang terbelah.

Hal ini dikarenakan menjulangnya Gunung Sindoro yang membagi cahaya matahari menjadi dua bagian, menciptakan pemandangan yang memukau.

Baca Juga: Misteri dan Kekayaan Budaya Jawa: Keindahan Alam dan Cerita Mistis yang Menyelimuti Alas Purwo di Banyuwangi

Sindoro sebagai Pusat Energi Feminitas:

Dalam kepercayaan setempat, Gunung Sindoro bersama Gunung Sumbing diyakini sebagai pusat energi yang saling berlawanan.

Sindoro dianggap sebagai pusat energi feminitas, sementara Sumbing sebagai pusat maskulinitas yang bersifat panas.

Gunung Sindoro bukan hanya menantang fisik pendaki dengan ketinggian dan medan yang sulit, tetapi juga memperkaya pengalaman mereka dengan mitos dan misteri yang mengitarinya.

Sebelum memutuskan untuk mendaki Gunung Sindoro, para pendaki perlu memahami bahwa pengalaman mereka mungkin tidak hanya sebatas tantangan fisik, tetapi juga perjumpaan dengan sisi mistis yang membuat gunung ini begitu istimewa.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.