Misteri Pasar Setan Gunung Lawu: Antara Mitos dan Sejarah Gaib

AKURAT.CO Misteri, Gunung Lawu, yang menjulang tinggi dengan ketinggian mencapai 3.256 meter di atas permukaan laut, bukan hanya dikenal sebagai destinasi pendakian yang menantang tetapi juga sebagai tempat yang menyimpan berbagai misteri dan cerita angker.
Salah satu misteri yang melegenda di Gunung Lawu adalah keberadaan Pasar Setan, sebuah tempat yang diyakini memiliki koneksi dengan dunia gaib dan makhluk halus.
Pasar Setan: Misteri di Lereng Gunung Lawu
Pasar Setan Gunung Lawu telah menjadi salah satu misteri paling terkenal yang melibatkan kegiatan transaksi antara makhluk gaib.
Dalam jurnal berjudul "Mitos-Mitos di Gunung Lawu: Analisis Struktur, Nilai Budaya, dan Kepercayaan" (2017) oleh Mirza Krisna Gita Pratiwi, keberadaan Pasar Setan dihubungkan dengan tataran kosmologis yang terkait dengan hal-hal gaib.
Menurut teori strukturalisme Levi-Strauss, masyarakat setempat mempercayai mitos ini sebagai bagian dari nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Masyarakat tersebut bahkan menghormati hal-hal metafisika, mengakui bahwa di dunia ini tidak hanya dihuni oleh manusia tetapi juga oleh makhluk dari dimensi lain.
Pasar Setan Gunung Lawu diyakini sebagai salah satu tempat di mana transaksi dengan makhluk gaib terjadi.
Baca Juga: Misteri Pos 4 Samarantu Gunung Slamet: Antara Kejadian Nyata atau Gaib yang Menyatu
Keberadaan Pasar Setan
Pasar Setan digambarkan sebagai tumpukan bebatuan dan kegiatan di tempat ini terutama terjadi pada malam hari, khususnya malam Jumat.
Lokasinya, sekitar Pos 5 jalur pendakian Gunung Lawu, menjadi pusat perhatian para pendaki dan masyarakat setempat.
Meskipun wujudnya tidak kasat mata, banyak yang mengklaim bisa merasakan suasananya dan bahkan diajak bertransaksi oleh makhluk gaib.
Baca Juga: Gunung Slamet: 6 Misteri yang Menyelimuti Keindahan Puncak Tertinggi di Jawa Tengah
Sejarah dan Mitos di Balik Pasar Setan
Mitos yang berkembang mengenai Pasar Setan Gunung Lawu terkait dengan sejarah peperangan antara pasukan Prabu Brawijaya V dan Adipati Cepu dari Majapahit.
Lokasi Pasar Setan ini berada di dekat titik bulak peperangan, sebuah tempat yang masih sering dikunjungi oleh para pendaki untuk literasi sejarah.
Menurut buku "Politik Kerajaan Jawa dan Hitam Putih Majapahit" (1978), pasukan Adipati Cepu yang diperintah oleh Girindrawardhana berhasil menggulingkan kedudukan Brawijaya.
Pertempuran di Bulak Peperangan berakhir dengan tidak ada prajurit yang selamat kecuali Raden Gugur, Wongso Menggolo, dan Dipo Menggolo.
Pasar Setan atau Pasar Dieng diyakini berada di sekitar lokasi ini.
Lokasi Pasar Setan dan Pengalaman Mistis
Pasar Setan, juga dikenal sebagai Pasar Dieng, terletak di jalur pendakian Gunung Lawu menuju Candi Cetho.
Jalur ini dikenal sebagai jalur gaib, dan para pendaki sering mendengar suara bising layaknya di pasar ketika melintasi padang ilalang di lereng Lawu yang berangin kencang.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa lokasi ini berada di bawah Hargo Dalem, dan secara fisik merupakan tanah lapang luas dengan batu-batu besar dan pohon edelweis.
Pasar Setan ini, menurut cerita mistis, digunakan sebagai tempat transaksi bagi jin dan makhluk halus penghuni Gunung Lawu.
Suara ramai seperti di pasar sering terdengar, dan pendaki yang mendengarnya diharuskan melempar koin sebagai tanda berkomunikasi dan sebagai bentuk penghormatan.
Kegiatan di Pasar Setan ini dipercayai sebagai salah satu ritual atau interaksi dengan dunia gaib di Gunung Lawu.
Gunung Lawu, dengan segala keindahan alamnya, juga menyimpan sisi mistis yang memikat perhatian para peneliti, pendaki, dan pencinta misteri.
Pasar Setan menjadi bagian integral dari mitos dan sejarah gaib di gunung tersebut, menambahkan lapisan misteri pada pengalaman para pendaki.
Meskipun masih banyak yang skeptis terhadap cerita-cerita mistis, keberadaan Pasar Setan tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang mencari petualangan di Gunung Lawu.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








