Jateng

Mitos dan Sejarah yang Melingkupi Studio Rekaman Lokananta: Gamelan Kiai Sri Kuncoro Mulyo yang Terdengar Berbunyi di Tengah Malam

Theo Adi Pratama | 30 November 2023, 09:00 WIB
Mitos dan Sejarah yang Melingkupi Studio Rekaman Lokananta: Gamelan Kiai Sri Kuncoro Mulyo yang Terdengar Berbunyi di Tengah Malam

AKURAT.CO Misteri, Studio Lokananta, yang menjadi saksi bisu sejarah musik Indonesia, menyimpan tidak hanya jejak rekaman para maestro musik tanah air, tetapi juga mitos mistis yang mengelilingi gamelan Kyai Sri Kuncoro Mulyo.

Studio ini, sebagai studio rekaman pertama di Indonesia, telah menyaksikan perjalanan musik Indonesia selama lebih dari 60 tahun.

Artikel ini akan mengulas mitos serta informasi seputar Studio Lokananta yang menjadi tempat bersejarah bagi penggemar musik di Indonesia.

Baca Juga: Misteri dan Keangkeran Piramida Rowosari: Destinasi Wisata Alternatif dengan Kisah yang Tak Terungkap

Studio Rekaman Lokananta: Tempat Bersejarah bagi Musisi Indonesia

Studio Lokananta terletak di Jalan Ahmad Yani, Nomor 387, Solo, Jawa Tengah.

Sejumlah musisi legendaris Indonesia, seperti Titiek Puspa, Bing Slamet, Waldjinah, Gesang, dan Sam Saimun, telah menciptakan karya-karya unggulan mereka di studio ini.

Namun, Studio Lokananta tidak hanya berperan sebagai saksi bisu perjalanan musik Indonesia, tetapi juga sebagai tempat yang menyimpan alat musik kuno dengan nilai sejarah yang tinggi.

Baca Juga: Melacak Jejak Sejarah Bangunan Benteng Willem I Ambarawa serta Misteri Adanya Kerajaan Lelembut

Gamelan Kyai Sri Kuncoro Mulyo: Peninggalan Bersejarah

Salah satu mitos yang melekat pada Studio Lokananta adalah kisah gamelan Kyai Sri Kuncoro Mulyo.

Kisahnya bermula dari gamelan tua yang bernama Kyai Sri Kuncoro Mulyo, dibuat pada masa Pangeran Diponegoro dan dimiliki oleh Raden Moelyosoepobro.

Gamelan ini dulunya digunakan untuk mengiringi karawitan, namun sekarang hanya menjadi peninggalan bersejarah.

Menurut cerita turun temurun, gamelan tua ini seringkali terdengar berbunyi di tengah malam tanpa adanya penabuhnya.

Gamelan tersebut memiliki nada dasar bernama Rancakan Lestari Gagrak Mataraman, disesuaikan dengan gaya Surakarta yang menggunakan nada tumbuk enem.

Pada tahun 1937, gamelan ini berpindah tangan ke Raden Moelyo Soehardjo yang tinggal di Keraton Surakarta Hadiningrat.

Pada 12 Oktober 1984, gamelan ini dibawa ke Studio Lokananta.

Baca Juga: 3 Bekas Hotel di Jantung Kota Semarang: Jejak Sejarah Kelam Bangunan Kuno yang Penuh Mistis, Salah satunya Hotel Siranda

Mitos Mistis: Gamelan yang Berbunyi Sendiri

Studio Lokananta dihiasi oleh mitos mistis seputar gamelan Kyai Sri Kuncoro Mulyo.

Menurut cerita masyarakat, gamelan ini seringkali berbunyi sendiri di malam hari.

Dahulu, sesajen sering diletakkan di sekitar gamelan sebagai ritual penghormatan terhadap benda-benda pusaka leluhur.

Meskipun saat ini ritual tersebut tidak lagi dilakukan, banyak yang percaya bahwa gamelan Lokananta memiliki kehadiran mistis yang terkait dengan gamelan tua tersebut.

Baca Juga: Hotel Siranda Semarang: Jejak Gemerlap Bangunan Mewah yang Sudah Terbengkalai di Pusat Kota

Gamelan Lokananta: Bunyi yang Membekas

Menurut Anggit Wicaksono, seorang marketing Lokananta, beberapa orang, termasuk satpam dan pelanggan yang sedang menggunakan studio rekaman, sering mendengar bunyi instrumen kenong dan bonang pada malam hari.

Masyarakat lokal mengidentifikasi gamelan ini sebagai Gamelan Lokananta.

Nama Lokananta sendiri berasal dari cerita pewayangan Jawa yang memiliki arti seperangkat gamelan dari kahyangan yang bisa berbunyi sendiri tanpa penabuh.

Anggit menyatakan bahwa Gamelan Lokananta memiliki penunggu, mengingat alat musik ini merupakan salah satu benda pusaka.

Saat rekaman menggunakan gamelan tersebut, ricikan kenong dan bonang selalu roncen atau dihiasi rangkaian bunga melati.

Sayangnya, sejak era kaset pita di Lokananta pada tahun 1994, Gamelan Sri Kuncoro Mulyo sudah tidak digunakan.

Baca Juga: Menguak Misteri Hotel Sky Garden Semarang: Antara Sejarah dan Kisah Mistis yang Menyelimutinya

Kejadian Aneh pada Proses Perekaman

Kejadian aneh pernah menghiasi proses perekaman di studio rekaman Lokananta beberapa tahun lalu.

Saat proses rekaman musik karawitan menggunakan gamelan bukan Gamelan Lokananta, muncul masalah tanpa sumber penyebab yang jelas.

Namun, setelah menggunakan gong dari Gamelan Lokananta, rekaman berjalan lancar.

Mitos-mitos dan cerita mistis seputar Studio Lokananta menciptakan aura tersendiri bagi tempat ini.

Meskipun mungkin sebagian orang skeptis, tak dapat dipungkiri bahwa keberadaan gamelan Kyai Sri Kuncoro Mulyo dan kisah-kisah mistis di sekitarnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta sejarah dan musik Indonesia.

Studio ini bukan hanya tempat rekaman, tetapi juga sebagai wadah yang menyimpan kisah-kisah yang menginspirasi dalam perjalanan panjang musik Indonesia.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.