Mitos dan Sejarah yang Melingkupi Studio Rekaman Lokananta: Gamelan Kiai Sri Kuncoro Mulyo yang Terdengar Berbunyi di Tengah Malam

AKURAT.CO Misteri, Studio Lokananta, yang menjadi saksi bisu sejarah musik Indonesia, menyimpan tidak hanya jejak rekaman para maestro musik tanah air, tetapi juga mitos mistis yang mengelilingi gamelan Kyai Sri Kuncoro Mulyo.
Studio ini, sebagai studio rekaman pertama di Indonesia, telah menyaksikan perjalanan musik Indonesia selama lebih dari 60 tahun.
Artikel ini akan mengulas mitos serta informasi seputar Studio Lokananta yang menjadi tempat bersejarah bagi penggemar musik di Indonesia.
Studio Rekaman Lokananta: Tempat Bersejarah bagi Musisi Indonesia
Studio Lokananta terletak di Jalan Ahmad Yani, Nomor 387, Solo, Jawa Tengah.
Sejumlah musisi legendaris Indonesia, seperti Titiek Puspa, Bing Slamet, Waldjinah, Gesang, dan Sam Saimun, telah menciptakan karya-karya unggulan mereka di studio ini.
Namun, Studio Lokananta tidak hanya berperan sebagai saksi bisu perjalanan musik Indonesia, tetapi juga sebagai tempat yang menyimpan alat musik kuno dengan nilai sejarah yang tinggi.
Baca Juga: Melacak Jejak Sejarah Bangunan Benteng Willem I Ambarawa serta Misteri Adanya Kerajaan Lelembut
Gamelan Kyai Sri Kuncoro Mulyo: Peninggalan Bersejarah
Salah satu mitos yang melekat pada Studio Lokananta adalah kisah gamelan Kyai Sri Kuncoro Mulyo.
Kisahnya bermula dari gamelan tua yang bernama Kyai Sri Kuncoro Mulyo, dibuat pada masa Pangeran Diponegoro dan dimiliki oleh Raden Moelyosoepobro.
Gamelan ini dulunya digunakan untuk mengiringi karawitan, namun sekarang hanya menjadi peninggalan bersejarah.
Menurut cerita turun temurun, gamelan tua ini seringkali terdengar berbunyi di tengah malam tanpa adanya penabuhnya.
Gamelan tersebut memiliki nada dasar bernama Rancakan Lestari Gagrak Mataraman, disesuaikan dengan gaya Surakarta yang menggunakan nada tumbuk enem.
Pada tahun 1937, gamelan ini berpindah tangan ke Raden Moelyo Soehardjo yang tinggal di Keraton Surakarta Hadiningrat.
Pada 12 Oktober 1984, gamelan ini dibawa ke Studio Lokananta.
Mitos Mistis: Gamelan yang Berbunyi Sendiri
Studio Lokananta dihiasi oleh mitos mistis seputar gamelan Kyai Sri Kuncoro Mulyo.
Menurut cerita masyarakat, gamelan ini seringkali berbunyi sendiri di malam hari.
Dahulu, sesajen sering diletakkan di sekitar gamelan sebagai ritual penghormatan terhadap benda-benda pusaka leluhur.
Meskipun saat ini ritual tersebut tidak lagi dilakukan, banyak yang percaya bahwa gamelan Lokananta memiliki kehadiran mistis yang terkait dengan gamelan tua tersebut.
Baca Juga: Hotel Siranda Semarang: Jejak Gemerlap Bangunan Mewah yang Sudah Terbengkalai di Pusat Kota
Gamelan Lokananta: Bunyi yang Membekas
Menurut Anggit Wicaksono, seorang marketing Lokananta, beberapa orang, termasuk satpam dan pelanggan yang sedang menggunakan studio rekaman, sering mendengar bunyi instrumen kenong dan bonang pada malam hari.
Masyarakat lokal mengidentifikasi gamelan ini sebagai Gamelan Lokananta.
Nama Lokananta sendiri berasal dari cerita pewayangan Jawa yang memiliki arti seperangkat gamelan dari kahyangan yang bisa berbunyi sendiri tanpa penabuh.
Anggit menyatakan bahwa Gamelan Lokananta memiliki penunggu, mengingat alat musik ini merupakan salah satu benda pusaka.
Saat rekaman menggunakan gamelan tersebut, ricikan kenong dan bonang selalu roncen atau dihiasi rangkaian bunga melati.
Sayangnya, sejak era kaset pita di Lokananta pada tahun 1994, Gamelan Sri Kuncoro Mulyo sudah tidak digunakan.
Baca Juga: Menguak Misteri Hotel Sky Garden Semarang: Antara Sejarah dan Kisah Mistis yang Menyelimutinya
Kejadian Aneh pada Proses Perekaman
Kejadian aneh pernah menghiasi proses perekaman di studio rekaman Lokananta beberapa tahun lalu.
Saat proses rekaman musik karawitan menggunakan gamelan bukan Gamelan Lokananta, muncul masalah tanpa sumber penyebab yang jelas.
Namun, setelah menggunakan gong dari Gamelan Lokananta, rekaman berjalan lancar.
Mitos-mitos dan cerita mistis seputar Studio Lokananta menciptakan aura tersendiri bagi tempat ini.
Meskipun mungkin sebagian orang skeptis, tak dapat dipungkiri bahwa keberadaan gamelan Kyai Sri Kuncoro Mulyo dan kisah-kisah mistis di sekitarnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta sejarah dan musik Indonesia.
Studio ini bukan hanya tempat rekaman, tetapi juga sebagai wadah yang menyimpan kisah-kisah yang menginspirasi dalam perjalanan panjang musik Indonesia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless






