3 Bekas Hotel di Jantung Kota Semarang: Jejak Sejarah Kelam Bangunan Kuno yang Penuh Mistis, Salah satunya Hotel Siranda

AKURAT.CO Misteri, Kota Semarang, sebagai Ibu Kota Jawa Tengah, bukan hanya dikenal sebagai pusat kegiatan perkotaan yang ramai dan berkembang pesat, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang menarik.
Dalam gemerlapnya, banyak hotel bermunculan, menyajikan kenyamanan bagi para pengunjung.
Namun, seiring berjalannya waktu, beberapa hotel yang dulu begitu terkenal, kini tinggal kenangan dan menjadi saksi bisu sejarah kelam.
Inilah kisah tiga bekas hotel di Kota Semarang yang berubah menjadi tempat angker dan menyeramkan.
Baca Juga: Hotel Siranda Semarang: Jejak Gemerlap Bangunan Mewah yang Sudah Terbengkalai di Pusat Kota
Hotel Siranda: Kisah Tragis di Pusat Kota Semarang
Hotel Siranda, yang terletak di pusat Kota Semarang, dekat Simpang Lima, dulunya menjadi salah satu ikon gemerlap pada era 1980-an.
Namun, hotel yang berdiri megah di Jalan Diponegoro ini sudah tidak beroperasi sejak sekitar tahun 90-an.
Kabar mengenai berbagai penyebab kebangkrutan menyebar, termasuk kasus bunuh diri seorang wanita cantik di salah satu kamarnya.
Isu-isu ini membuat hotel ditinggalkan dan terbengkalai, menciptakan aura angker.
Arwah wanita yang bunuh diri dikabarkan masih menghantui, menakuti tamu yang berani menginap.
Hotel Siranda, yang kini sering dijuluki sebagai tempat sarang kuntilanak dan pocong, menjadi simbol horor di kota ini.
Hotel Sky Garden: Terpaku dalam Keangkeran di Puncak Gombel
Hotel Sky Garden, berlokasi di kawasan Gombel, pernah menjadi tempat menginap favorit berkat lokasinya yang berada di atas bukit.
Namun, pada tahun 1982, pemilik hotel tiba-tiba menutup operasionalnya tanpa alasan yang jelas.
Bertahun-tahun mangkrak, bangunan ini menjadi salah satu spot angker di Gombel, terutama karena dikelilingi oleh hutan kota yang lebat.
Penampakan kuntilanak, genderuwo, pocong, dan wewe gombel sering dilaporkan oleh warga sekitar.
Keangkeran bekas hotel ini bahkan menarik perhatian stasiun televisi sebagai tema liputan tempat angker.
Baca Juga: Melacak Jejak Sejarah Bangunan Benteng Willem I Ambarawa serta Misteri Adanya Kerajaan Lelembut
Hotel Dibya Puri: Keindahan yang Terlupakan di Pasar Johar
Hotel Dibya Puri, dengan bangunan kuno peninggalan Belanda yang megah dan elegan, pernah menjadi tempat menginap favorit di tahun 1847.
Pujian atas keindahan bangunan ini tidak hanya datang dari masyarakat, tetapi juga dari tokoh sejarah Indonesia, seperti RA Kartini.
Namun, pada tahun 2008, kejayaan hotel ini terhenti akibat persaingan dengan hotel-hotel baru.
Kini, setelah dibiarkan kosong, hotel ini menjadi saksi bisu kejadian-kejadian seram.
Warga yang lewat pada malam hari atau penjaga bangunan sering melaporkan penampakan makhluk tak kasat mata di dalam dan di sekitar bangunan.
Konon, ada satu kamar di dalamnya yang dilarang dibuka, menyimpan misteri yang tidak terungkap hingga kini.
Baca Juga: Xiaomi 14 Series: Antara Tanda-Tanda Masuk Indonesia dan Fitur Unggulan, Salah Satunya HyperOS
Bangunan-bangunan ini, yang dulunya menyimpan sejarah gemerlap, kini menjadi saksi bisu masa lalu yang kelam.
Meskipun terbengkalai dan dihantui oleh kisah-kisah misteri, potensi revitalisasi masih terkandung di dalamnya.
Semoga, dengan upaya yang tepat, bangunan-bangunan bersejarah ini dapat diberikan perhatian yang layak dan dihidupkan kembali sebagai bagian berharga dari warisan budaya Kota Semarang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 9Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








