Jateng

Selamat Datang "Ber Months"! Ini Deretan Bahasa Gaul September yang Viral di Luar Negeri

Theo Adi Pratama | 3 September 2026, 09:08 WIB
Selamat Datang "Ber Months"! Ini Deretan Bahasa Gaul September yang Viral di Luar Negeri
Kalender September 2026 - Magnific

JATENG.AKURAT.CO, Begitu kalender menunjukkan angka 1 September, dunia maya langsung berubah. Timeline media sosial di luar negeri tiba-tiba dipenuhi unggahan bertema musim gugur, meme-meme lucu, dan deretan istilah gaul yang hanya muncul setahun sekali.

Di kalangan anak muda internasional, September bukan sekadar bulan biasa—ia punya identitas tersendiri yang dirayakan dengan berbagai plesetan dan bahasa gaul unik.

Mulai dari "Ber Months" yang menandai dimulainya musim liburan, "Sadtember" yang menggambarkan perasaan melankolis pasca-summer, hingga tantangan-tantangan konyol seperti "No Simp September" dan "Southpaw September".

Fenomena ini menunjukkan betapa kreatifnya generasi muda dalam menciptakan budaya digital yang terus berkembang setiap tahunnya. Lalu, istilah-istilah apa saja yang lagi viral di kalangan anak muda luar negeri saat September tiba? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Dari Sadtember hingga No Nut November: Deretan Plesetan Bulan Akhir Tahun yang Lagi Hits di Kalangan Anak Gaul

"Ber Months": Awal Musim Liburan yang Dinanti

Istilah yang paling populer dan paling sering terdengar adalah "Ber Months".

Ini adalah sebutan untuk empat bulan terakhir dalam setahun—September, Oktober, November, dan Desember—yang dikelompokkan karena semua namanya berakhiran "-ber" (SeptemBER, OctoBER, NovemBER, DecemBER).

Meme "Ber Months" pertama kali muncul pada 1 September 2012, ketika seorang pengguna WordPress memposting meme "Success Kid" dengan tulisan "Today marks the first day of the 'ber' season… Christmas!". Sejak itu, tradisi ini semakin populer sepanjang dekade 2020-an.

Fenomena "Ber Months" bahkan mencapai puncaknya di Filipina, di mana 1 September dianggap sebagai awal resmi musim Natal terpanjang di dunia.

Di sana, penyanyi Jose Mari Chan menjadi ikon "Ber Months" karena lagu-lagu Natalnya mendadak kembali diputar di mana-mana. Istilah ini juga populer di Nigeria dengan sebutan "Ember Months".

Baca Juga: Kalender Jawa September 2026: Catat Daftar Hari Baik dan Hari Naas untuk Hajatan

"Sadtember": September yang Melankolis

Di sisi lain spektrum emosi, ada "Sadtember"—plesetan dari September dan kata "sad" yang berarti sedih.

Istilah ini menggambarkan perasaan galau atau melankolis yang sering muncul di awal September, entah karena musim panas berakhir, liburan usai, atau kehidupan nyata mulai kembali menghantam.

"Sadtember" biasanya diisi dengan unggahan bernada sedih, daftar putar lagu galau, dan keluhan tentang kembalinya rutinitas kerja atau kuliah.

Meski demikian, banyak warganet yang berharap bulan September tidak menjadi "Sadtember" dan justru berusaha menyambutnya dengan semangat positif.

"Wake Me Up When September Ends": Meme Tahunan dari Green Day

Setiap akhir September, satu pertanyaan selalu muncul di media sosial: "Sudahkah Billie Joe Armstrong dibangunkan?" Ini merujuk pada meme "Wake Me Up When September Ends" yang terinspirasi dari lagu Green Day dengan judul yang sama.

Lagu ini sebenarnya ditulis oleh vokalis Green Day, Billie Joe Armstrong, tentang kematian ayahnya pada September 1982 saat Armstrong baru berusia 10 tahun.

Namun, netizen menginterpretasikan judulnya secara harfiah—seolah-olah Armstrong tidur sepanjang September dan harus dibangunkan pada 1 Oktober.

Meme ini sudah bertahan lebih dari dua dekade dan menjadi fenomena tahunan seperti "Mariah Carey Defrosting" yang selalu muncul setiap bulan Desember.

"The September Scaries": Ketakutan Kembali ke Kehidupan Nyata

Pernah merasa cemas saat musim panas berakhir dan rutinitas kembali menghantam? Itulah yang disebut "The September Scaries". Istilah ini menggambarkan "mabuk musiman" yang Anda dapatkan saat musim panas berakhir dan kehidupan nyata kembali merayap.

Gejalanya meliputi mual akibat kotak masuk email yang penuh, scrolling foto-foto liburan di galeri seolah-olah itu adalah obituari bagi kehidupan sosial Anda, dan menatap slide PowerPoint begitu lama hingga Anda bertanya-tanya apakah slide itu menatap balik.

Istilah ini sempurna menggambarkan perasaan canggung saat harus kembali ke kantor setelah musim panas yang santai.

"No Simp September" vs "Simptember": Dua Kubu yang Bertolak Belakang

Di kalangan anak muda, September juga dikenal dengan tantangan "No Simp September" atau NSS. Istilah "simp" merujuk pada seseorang yang terlalu perhatian atau tunduk kepada orang yang ditaksir, sering kali dengan harapan mendapatkan balasan romantis.

Tantangan ini mengajak para peserta—khususnya pria—untuk tidak melakukan perilaku "simping" selama sebulan penuh: tidak memberi donasi ke streamer, tidak menggoda di DM, dan tidak memberi pujian berlebihan.

Di sisi lain, ada kubu "Simptember" yang justru merayakan dan mengapresiasi para "simp". Bahkan ada versi "Super Simptember" di mana peserta boleh "simp" kepada siapa pun yang mereka suka.

Perdebatan antara dua kubu ini selalu menjadi hiburan tersendiri di media sosial setiap September.

Tantangan Konyol Lainnya: "No Shit September" dan "Southpaw September"

Tak kalah absurd, ada "No Shit September"—tantangan untuk tidak buang air besar selama sebulan penuh.

Meskipun 99% peserta disebutkan gagal, tantangan ini tetap menjadi bahan lelucon tahunan.

Beberapa versi bahkan mengklaim tantangan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan kanker usus besar.

Lalu ada "Southpaw September"—tantangan untuk menggunakan tangan non-dominan (tangan kiri bagi yang bukan kidal) untuk aktivitas tertentu selama bulan September. Istilah "southpaw" sendiri merujuk pada orang kidal.

"BER Lock In" dan "The Great Lock-In": Tren Self-Improvement

Di luar tantangan konyol, September juga menjadi momen bagi generasi muda untuk melakukan introspeksi dan perbaikan diri.

Tren "BER Lock In" atau "The Great Lock-In" mengajak anak muda untuk "mengunci diri" dan fokus pada pengembangan diri selama empat bulan terakhir tahun ini.

Alih-alih menunggu resolusi Tahun Baru, tren ini mendorong orang untuk memulai kebiasaan baik sekarang—baik itu target kebugaran, keuangan, atau proyek pribadi yang selama ini terbengkalai.

Tren lain seperti "No Scroll September" mengajak peserta untuk mengurangi penggunaan media sosial.

Meme Lain yang Menghiasi September

Di Rusia, ada fenomena unik setiap 3 September. Lagu "Третье сентября" (3 September) oleh Mikhail Shufutinsky menjadi meme tahunan yang tak pernah mati.

Lirik "Я календарь переверну – и снова третье сентября" (Aku membalik kalender—dan lagi-lagi 3 September) setiap tahunnya membanjiri media sosial Rusia.

Di Meksiko, September dijuluki "Septiembre" atau "Mes Patrio" (Bulan Tanah Air) karena perayaan kemerdekaan, sekaligus "Septiemble" (plesetan dari "tiembla" yang berarti gempa) karena sering terjadi gempa di bulan ini.

Dari "Ber Months" yang meriah hingga "Sadtember" yang melankolis, dari tantangan konyol hingga tren perbaikan diri—September memiliki identitas unik di mata anak muda dunia.

Fenomena-fenomena ini menunjukkan bahwa bulan kesembilan bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momen budaya yang dirayakan dengan kreativitas dan humor tanpa batas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.